.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, June 24, 2010

feeLINg loSsES

“If you don’t feel the losses, if they don’t hurt you and humble you, you wont’t be a good doctor”.

Terkesan sangat dengan salah satu episode serial Grey’s Anatomy (drama serial tentang kehidupan dokter di Amrik sono). Alkisah, ada salah satu dokter yang berbuat kecerobohan dan menyebabkan pasiennya meninggal. Dia dikeluarkan dari rumah sakit tersebut karena kesalahannya tersebut. Ternyata beberapa bulan kemudian, pimpinan rumah sakit memanggilnya kembali dan memberinya kesmpatan bekerja lagi di rumah sakit itu.


Dokter itu kembali dan mulai bekerja lagi, tapi anehnya, dia hanya mengurusi administrasi dan pencatatan-pencatatan, bahkan dia mulai mengangkat dirinya sendiri menjadi asisten pimpinan rumah sakit. Pimpinan lalu memutuskan mengikutsertakan dokter tadi dalam salah satu operasi, keadaan pasien yang dioperasi tiba-tiba jadi gawat di meja operasi lalu meninggal, si dokter menangis, rupanya selama ini dia trauma dan gak mau menangani pasien, dia bilang dia gak bisa lagi bekerja di situ, dia gak sanggup kalo harus melihat orang mati lagi di hadapannya, apalagi kalo itu karena kesalahannya.


Pimpinan rumah sakit lalu berkata, “If you don’t feel the losses, if they don’t hurt you and humble you, you wont’t be a good doctor”.


WOW……!!! Jadi berasa dapat kata-kata penguatan gitu deh aku. Aku jadi berpikir...Bener banget, kalo aku gak pernah ngerasakan kehilangan, kalo aku gak pernah salah, gak pernah kalah, gak pernah jatuh, kalo semua kegagalan yang kualamin gak menyakitiku dan membuatku rendah hati maka aku gak akan belajar melakukan sesuatu dengan lebih baik. Aku gak akan menjadi anak yang baik, menjadi pegawai yang baik, menjadi teman yang baik, ato kakak yang baik, dll dah yang baik-baik.


Dan yang terpenting yang kudapat, kegagalan, kekalahan, kesalahan, kejatuhan, apapun itu bentuknya, adalah cara Tuhan mengingatkan aku kalo aku gak boleh sombong, karena aku bisa gagal. Aku gak bisa melakukan sesuatu sendiri, aku perlu belajar rendah hati karena sesungguhnya hanya Tuhan yang memampukan aku melakukan segala sesuatu.



Kasongan, 16 Juni 2010

JEILU

M E G A

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs