.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, June 24, 2010

Sembunyi ato…..??!!!!!

Hahahaha, judul yang aneh, mungkin gak bakal nyambung sama isinya. Tapi waktu aku baca Kejadian, ketawa juga ngeliat Adam dan Hawa sembunyi waktu ALLAH nyari mereka.Kebayang ga sih main petak umpet sama ALLAH? (khayalanmu terlalu banget Meg). Maen petak umpet sama ALLAH, gak mungkin menang lah ya…..Yang ada selamanya kita jaga (kecuali ALLAH membiarkan diriNya ditemukan) Hohohohoho

Dari dulu aku anggap mereka sembunyi coz mereka malu telanjang, tapi kan konyol juga sih (halah, baru mikir sekarang kamu Meg) buat apa malu coz telanjang, TUHAN kan Maha Tahu, Dia yang menjadikan kita. Iya gak sih?


Kupikir-pikir sekarang, mereka tu malu coz mereka tau kalo dah berbuat salah, dah berbuat dosa, dan ada hukuman atas dosa-----jadi lebih baek sembunyi-----pikir mereka. Sejujurnya, sama lho, aku ngalamin sendiri, tiap aku berbuat dosa, aku jadi ‘sembunyi’ dari ALLAH, jadi menjauh dari ALLAH, coz aku ngerasa gak layak, gak pantas berada dekatNya! Dosa membuatku melarikan diri dari ALLAH. (Sama aja Meg, kamu kayak Mbah Adam dan Hawa, hohohoho). Naluri pertama dari dosa adalah menyembunyikan diri dari ALLAH, itu yang mengerikan. Membuat kita jauh dari ALLAH.


Sebenarnya, tau gak hal yang paling luar biasa, YESUS sudah memulihkan hubungan kita dengan ALLAH, sehingga kita gak perlu bersembunyi lagi, karena kita tau bahwa kita dapat mengandalkan kasih dan anugerah ALLAH melalui Yesus. Yesus telah menggantikan kita menerima hukuman ALLAH di kayu salib, semua telah tuntas waktu Yesus mati di kayu salib di Golgota. Saat kita mengakui dosa kita dan menerima Yesus sebagai Juruselamat, maka kita gak perlu bersembunyi lagi,apapun dosa kita.


Sekarang, saat aku berbuat dosa, aku ga perlu lagi sembunyi, dengan keberanian (dan rasa malu yang besar) aku bisa datang kepada ALLAH, mengakui segala dosaku dan terus mengandalkan kasih karunia yang sudah diberikanNya melalui Yesus, lalu percaya kalo saat aku mengaku dosa-dosaku, Dia ALLAHku yang setia dan adil, yang mengampuni segala dosa dan menyucikan aku dari segala kejahatan.


Seringkali, waktu aku sudah mengakui dosa-dosaku, aku masih merasa bersalah, masih merasa jadi terdakwa. *Hey Meg, ingat kata Kak Johan dulu, IMANmu seharusnya ga tergantung sama perasaanmu, tapi berdasarkan fakta (firman Tuhan)!* Perasaanmu bisa berubah-ubah, gak jelas gitu deh perasaanmu ^^v tapi Firman Tuhan tu tetap, selama-lamanya ya dan amin. ALLAH bilang dalam firmanNya, sekarang ga ada lagi penghukuman buatmu karena kamu dah menerima Yesus sebagai Juruselamat. Dengan penuh kberanian kamu bisa datang menghadap tahta kasih dan karuniaNya, mengakui dosa-dosamu dan menerima pengampunanNya. Jangan pernah mendukakan ALLAH dengan meragukan apa yang telah dikatakanNya Meg ^^’


TAPI, kalo kita belum menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi kita, nah.....segeralah mengaku dosa dan menerima Yesus sebagai Juruselamat, ato sembunyi aja ,itupun kalo bisa, hahahahaha, karena ga ada yang bisa sembunyi dari murka penghakimanNya. Ga ada yang bisa luput dari penghakimanNya. Jadi, pilih aja, mau sembunyi atau berdamai dengan ALLAH melalui Yesus sebagai perantara kita? ^^v Kalo aku sih ga mau sembunyi melulu, ga bebas, hehehehehehe.


-Kazo, 20 April 2010-

Love You sangat BAPA,

MEGA

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs