.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Friday, November 5, 2010

GiVinG

I don't think you ever stop giving. I really don't. I think it's an on-going process. And it's not just about being able to write a check. It's being able to touch somebody's life. Oprah Winfrey




Kamu boleh berhenti memberi bila Allah berhenti memberi kepadamu.



Aku lupa pernah membaca kalimat itu dimana, tapi saat itu aku berpikir, “Waduh, kalo gitu aku gak boleh berhenti memberi dong.....” Secara gitu loh, hidup yang aku hidupi sekarang pun adalah pemberian Allah. Hahahahaha... Iya kan? Berarti seharusnya kita tidak pernah berhenti memberi kan? Seharusnya sih gitu, tapi kenyataannya, banyak orang yang berhenti memberi, banyak orang lebih suka menerima daripada memberi.



Mengapa demikian? Yah......Seperti kita ketahui bersama, suatu pekerjaan hanya dapat kita lakukan bila kita memiliki KEMAMPUAN dan KEMAUAN untuk melakukannya. Hal yang sama juga berlaku dalam ”doing GIVING”.



Mengapa harus punya ’kemampuan memberi’ untuk memberi? Karena tidak mungkin bagi kita untuk memberikan sesuatu yang tidak kita miliki. Bagaimana kita dapat memberikan uang 1 juta kepada seseorang kalau kita tidak punya sepeser pun, ato bagaimana kita memberikan uang 1 juta kalau kita hanya memiliki Rp. 10.000,- ? Bagaimana kita dapat mengajarkan membaca jika kita tidak mampu membaca?



Allah gak pernah menyuruh kita memberikan sesuatu yang gak kita miliki. Dia sangat tau apa yang ada pada kita. Believe me!!



Sekarang, KEMAUAN untuk memberi, hmm....gak ada lagi yang bisa aku katakan tentang hal ini, hanya sebuah pertanyaan, maukah kita memberi?







Kasongan, 29 September 2010

-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs