.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, March 30, 2011

Cara Bersyukur

Hehehehe.....
Baru dapat sesuatu yang menarik dan ngena banget di hati nih,sebenarnya mau ditulis besok coz dah ngantuk, tapi rindu share SEKARANG (lagi dapet feelnya neh, gkgkggkgk). Jadi gini, tadi ngobrol ma Widhi dan sharing cerita tentang kerjaan, betapa serba salahnya kami ni, GAK PERNAH PUAS, GAK BERSYUKUR BANGET.

Coba deh bayangkan...
Kalo pas di kantor gak ada kerjaan, gak dikasi tugas sementara orang lain sibuk buanget, dalam hati berucap, “Duh, emang aku gak bisa kerja ya?Kok gak dipercaya gini sih? Kenapa sih dia melulu yang dipercaya?”

TAPIIIII.....
Giliran dapat kerjaan, buanyak pula, ehhh...bukannya puas dan ngerjain dengan sukacita, malahan dalam hati ngeluh, “Duh, capenya.....!!! Kenapa sih aku melulu yang disuruh ngerjain? Mentang-mentang aku anak baru ya?”

SEE?
Payah banget ya, selalu aja gak pernah puas dengan apa yang dah ada, selalu menginginkan apa yang gak ada.

LUCU YA.....
Apa yang kemaren kita inginkan, bisa jadi hal yang paling gak kita inginkan hari ini.
Dan apa yang kita inginkan sekarang, bisa jadi hal yang paling gak diinginkan besok.
Fiuhhh....

Gimana dong? Kok gak pernah bersyukur ya jadi orang?
Then Widi said,”Seringkali orang gak bersyukur bukan karena gak ada yang disyukuri ya Mba Meg, tapi karena dia gak tau caranya bersyukur.”

JEDEEERRRRRR.....!!!!
Kata-katamu menohokku de’ ^^’

Iya ya....
Bukankah seringkali apa yang gak kita syukuri sekarang adalah hal yang kita syukuri di waktu lain?

Selalu ada yang dapat kita syukuri kok, kita hanya perlu tau caranya, perlu ingat rumusnya doang, trus latihan soal tiap hari, ntar kalo ulangan jadi dah terlatih dah. Hahahahaha, emang mo ulangan Matematika Meg? ^^’

Setelah mengetahui, menimbang-nimbang, akhirnya aku putuskan cara bersyukur(versiku) adalah:
  1. THINK
Pikirkan hal yang terburuk. Yang lebih buruk dari ini bisa aja terjadi kok....!! Tapi nyatanya gak terjadi kan? ;-) Artinya, semua dah disaring sedemikian rupa ma TUHAN, Dia tau kapasitas kita. Dia percayakan masalah/situasi ini karena Dia tau kemampuan kita.

  1. THINK
Apa sih yang TUHAN ingin aku pelajari dari situasi ini? Yakin, apa yang terjadi ni ada tujuannya, semua dah disaring Tuhan sedemikian rupa kok. Semua ada tujuannya. Kita hanya tau masa sekarang, tapi Allah melihat jauh ke depan loooooo......^^’  Dia tau apa yang sedang dikerjakan-Nya.

  1. THINK
Gimana caranya dalam situasi ini kita tetap memuliakan TUHAN. Segala sesuatu adalah tentang TUHAN looooo..... Ada yang lebih besar dari masalah kita, ato penderitaan kita, ato apa yang kita rasakan sekarang. Ini adalah tentang bagaimana Dia tetap dimuliakan dalam masalah kita, dan di dalam hidup kita.


Then, kalo udah BUANYAKKKK mikir, pasti bisa say THANK to God, so simple, masa sih bilang,”Terima kasih Tuhan.” aja gak bisa?! :p

Lah, terima kasih buat apa Meg, masa terjadi hal yang buruk trus bilang makasih. Kemon, belajar dari Ayub dunk, dia bilang, “Masa sih kita mau menerima yang baik dari Allah tapi gak mau nerima yang buruk?”.
INGA-INGA ya....Allah yang memberikan hal yang buruk sekarang (menurut kita), juga Allah yang sama yang telah memberikan buaanyyyaaaakkkkk hal baik bagi kita di masa lalu, dan masa depan nanti.

So.....
Let’s do THINK n THANK.... ^^V

nb:bagi yang mau ngasi resep bersyukur yang lain, mongggooooo.......


Kasongan, 30 Maret 2011
-Mega Menulis-

STT-Stres Tingkat Tinggi

Aarrrgghhhh......!!!!!!!!!!!
*tereak keras-keras*

Gilooo.....stres buanget aku ni, kerja di bawah tekanan dah brapa hari ini, dari hari Jumat kemaren BUANYYAAAAKKKKKKK buanget kerjaan (God, help me please... somebody, help me please... ^^’). Mau nangis aja aku rasanya (eh, hari ni dah nyampe tahap ‘berkaca-kaca’ deng mataku, fiuhh...). Ria, akhirnya aku merasakan yang kau rasakan, mau nangis-nangis gara kerjaan di kantor, hahahaha, it’s my turn ndu.....^^V

Tapi, hari Sabtu yang lalu, sore-sore aku masi sempat sms temanku, isinya kurang lebih gini gini:
So sleepy and so tired. Huaaaaa....banyak banget kerjaaan di kantor hari ni, capeee... ^^’ tapi BERSYUKUR sih, itu artinya aku masih punya pekerjaan. Thank’s God....

Jiah, hari Sabtu tu aku masih bisa ngucap gitu, hahahahaha, bijak sekali ya diriku? Narsis.com
then....KEMAREN aku melupakan apa yang aku ucapkan sendiri!
Aku benar-benar HILANG INGATAN untuk bersyukur, bawaannya pengen ngeluh aja...
Keluhanku kurang lebih gini....
“Duh GOD, capeeee......”
“Kok kayak gini sih?”
“Ngantukkkk....”
“Haduh, kapan habisnya kerjaan ni?”
“Gimana nih? Ga ngerti...”
“Seandainya ada yang bantuin..”
“Kemana aja sih orang-orang..”

Pengen RUNAWAY rasanya, tapi mau kemana? Aje gile lu Meg...maen kabur aja!!!
Beneran dah, kepalaku berasa mau pecah, pulang kantor, sambil naek motor aku tereak di jalan:
Aarrrgggggggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh......!!!!!!!!!!!
*tereak keras-keras*
(untung jalanan sepi, kalo gak kan bisa dikira ****)

Puas tereak. Terdiam.
Dan tersadar....
Emang gak tau diri aku ni, kemaren-kemaren waktu gak ada kerjaan di kantor,pake acara bilang bosanlah...bete lah....gak produktif lah....sia-sialah... dst
Nah sekarang? Giliran banyak kerjaan, malah ngeluh! Cape dehhhhh.....Maumu apa sih Meg?
Mauku GOD.....ada kerjaan di kantor, tapi yang wajar-wajar aja, jangan bikin gilo gini, heheheheehe ^^’ Emang manusia.... gak tau terima kasih!! (bawa-bawa umat manusia yang lain nih ceritanya ^^V).

Aku ditegur Mas Coco,”Lho, kemaren sapa yang bilang bersyukur karena punya pekerjaan?”
Yeah, that’s me mas....
“Iya sihhhh...”, kataku
“TAPIIIII...”, Mas Coco motong omonganku.
“Capeee Mas.....”, lagi-lagi aku ngeles.....
“Kok pake TAPI?”
Nyebelin. Ni orang berempati dikit kek, dasar pria gak berperasaan, hahahahaha, aku tau aku kebanyakan ngeluh. But come on, jangan langsung nembak gitu dunk, mbok bilang gini mas, “Iya Meg, emang capek, ya udah, istirahat dulu....” ato apa kek, yang enak didengar gitu lho. Hahahaha, manja banget ya aku ^^’ EMANNGGGGG......

Meg...
BERSYUKUR tu gak pake bilang, “TAPI”
BERSYUKUR tu membuka mata lebar-lebar untuk ngelihat yang baik dan yang buruk
then PERCAYA....SEMUA BAIK-BAIK AJA kok.....
Just believe, you can through it all with GOD....
BERSYUKUR tu sesederhana menutup mata dan memandang TUHAN dengan mata hatimu,
dan berucap pelan,  “Terima kasih Tuhan...”


Kasongan, 30 Maret 2011
-Mega Menulis-

Sunday, March 27, 2011

Teologi Kucing dan Anjing (Bab 6):Teologi Rasa Nyaman-Membaca dan Mendengar Secara Selektif, Penerapan Selektif dan Teologi Selektif

Fiuh....Bab 6 ni blom nyampe separoh isi buku ini lo, hahahahaha, jadi bagi yang ga sabar nyeleseinnya (aku maksudnya ^^V), sabar ya.... ^^’ Eiwei, aku baru sadar ya kalo aku blom bilang buku Teologi Kucing dan Anjing ini terdiri dari 16 bab, so....please, read slowly yo...

Bab 6. Teologi Rasa Nyaman:Membaca dan Mendengar Selektif, Penerapan Selektif dan Teologi Selektif

Tanpa sadar, kebanyakan orang Kristen memiliki proses penyaringan di dalam pikirannya,akibatnya mereka hanya berfokus pada menghapalkan ayat yang membuat mereka merasa nyaman. Jika kita amati, kita akan menemukan bahwa ayat-ayat tersebut biasanya berhubungan dengan penghiburan dan perasaan aman.

Contohnya,Kucing senang menghapalkan ayat-ayat seperti Mazmur 103:11-13 atau Yeremia 29:11-13 atau Mazmur 40:2-4 (pokoke yang intinya berkatlah...)

Tapi, coba tanyakan pada mereka isi 1 Petrus 1:21 yang berisi panggilan untuk menderita, hmm....
Kucing senang berdoa menggunakan doa Yabes(tau kan doa Yabes?^^’, kucing banget nih aku, apal pal dah...) tapi tidak pernah memanjatkan doa seperti Paulus:

Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya.Flp 3:10

Mengapa mereka tidak menghapalkan ayat ini? Sederhana sekali. Hal tersebut tidak membuat mereka nyaman. Dan teologi Kucing adalah Teologi Rasa Nyaman yang hanya memilih ayat-ayat yang membuat mereka merasa nyaman.

Ketika Kucing melakukan hal ini, mereka mulai selektif dalam mendengarkan pengajaran Allah dan melalaikan kemuliaan Allah.

Membaca dan Mendengar Selektif

Ini contoh yang sangat menarik bagaimana Anjing dan Kucing  membaca ayat dengan cara yang berbeda.
Di bawah ini cara Anjing membaca Yohanes 3:16 (yang ada dalam tanda kurung ialah apa yang dipikirkan Anjing ketika merenungkan ayat itu)

Karena begitu besar kasih karunia Allah (WOWWW.....Allah yang Maha Besar dan Maha Kasih ini mengasihi tanpa syarat? Sungguh mengagumkan)
Akan dunia ini (Mengapa? Kita yang berdosa ini?Kita yang mementingkan diri sendiri ini? Apa Allah yakin?)
Sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Ia mengaruniakan Anak-Nya yang TUNGGGAL? Ia menimpakan hukuman kita atas diri-Nya sendiri? Tapi Ia tidak bersalah!)
Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (maksudnya SIAPA SAJA?Setiap pria, wanita, atau anak-anak? Bahkan orang beragama lain? Setiap suku? Wah, ini memberi banyak pengharapan)
Tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Ia mengampuni setiap yang percaya? Kita yang berdosa ini akan menjadi benar, murni dan dan kudus? Wah, Dia begitu pemurah, Dia Allah yang mengaggumkan)

Sekarang, beginilah cara Kucing membaca ayat itu:
Karena begitu besar kasih Allah (Ya, baiklah, memang hebat. Ini tentang Allah. Mari kita lanjutkan.)
Akan dunia ini (Hei, yang dimaksudkan adalah kita. Semua ini tentang kita. Ini mengagumkan, Dia mlakukan semua untuk kita)
Sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal (Oh ya....Ini tentang Yesus, saya tahu, kita tidak perlu mengulangnya kan?)
Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Hei, yang dimaksudkan adalah kita lagi! Ini hebat! Memang Allah melakukan semua ini untuk kita.)
Tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Wah, hidup yang kekal, aku tidak sabar menunggunya. Pada saat aku sudah di sorga, aku akan bersenang-senang di sana. Menyenangkan. Allah luar biasa.)

Perhatikan bedanya? Anjing terpesona bahwa Allah mengasihi semua orang, sedangkan Kucing hanya berfokus pada kenyataan bahwa Allah mengasihi mereka. Mereka tidak dapat melihat melampaui diri mereka sendiri.
Karena Kucing hanya berfokus pada ayat-ayat yang membuat mereka nyaman, maka akan timbul bahaya lain, yang kita sebut “Penerapan Selektif”

Penerapan Selektif
Jika Kucing hanya membaca bagian tertentu dalam Alkitab, maka wajarlah kalau hanya bagian tertentu saja yang mereka terapkan. Dengan demikian dari pendengaran selektif timbullah penerapan selektif. Kucing hanya menerapkan bagian-bagian Alkitab yang berbicara tentang keuntungan dan berkat bagi mereka, tapi tidak tentang penderitaan. Bagaimana Allah juga ingin kita mengalami penderitaan agi kemuliaan-Nya.

Apakah salah jika hanya mengingat pengajaran tentang berkat? Apakah salah satu pengajaran itu salah? Tidak. Tetapi yang satu diabaikan (Tidak salah, tetapi......)

Mengapa kita tidak belajar:
-          Allah mungkin menghendaki anda dirajam sampai mati (Kisah Stefanus)
-          Allah mungkin menghendaki bala kelaparan menimpa negara anda supaya anda pindah ke negara lain dan membagikan iman anda (Kisah perjalanan Abraham ke Mesir)
-          Allah mungkin menhendaki anda diuji dan sampai harta anda habis, membiarkan anak anda mati dan anda menderita kesakitan (kisah Ayub)

Banyak pelajaran atau ayat mengenai penderitaan yang tidak diketahui Kucing, karena mereka tidak menyukai hal itu. Dan jujur saja, banyak gereja yang tidak mengajarkan tentang itu, karena (sekali lagi), pelajaran tersebut tidak disukai orang. Inti masalahnya adalah teologi Kucing tidak lengkap dan kadang-kadang sama sekali salah. Kalau anda jujur, Teologi Kucing sedang merebak dimana-mana.

Teologi Selektif
Dengan menggunakan teologi selektif, Kucing membenarkan ayat-ayat yang sulit atau “keadaan-keadaan yang rumit” dengan menafsirkan Alkitab menurut kata hatinya. Ingat, jalan pemikirannya didasarkan pada anggapan bahwa “segala sesuatu tentang kita.”

Contohnya, mari kita lihat topik tentang homoseksualitas. Beberapa orang mungkin berkata, “Inilah cara Allah merancang saya. Dia yang membuat saya seperti ini. Saya baik-baik saja. Lagipula, saya setia pada pasangan saya? Apakah ada pihak yang saya rugikan?”

Dengan teologi yang berpusat pada manusia, jawabannya,”Tidak ada.” Tetapi, Allah jelas tidak merestui gaya hidup seperti itu. Itu bukanlah rancangan Allah  meskipun tidak ada pihak yang dirugikan. Dan, kalau Allah tidak berkenan, itu tidak seharusnya dilakukan. Yang penting bukanlah apa yang kita sukai atau yang kita inginkan. Kita harus ingat bahwa segala sesuatu ada demi kesenangan hati-Nya, bukan kesenangan hati kita.

Dengan teologi selektif, apa pun yang dapat membahayakan umat manusia pada umumnya akan ditiadakan oleh Kucing. Mereka akan berdalih dan memilih ‘teologi’ yang kelihatannya benar dan aman bagi banyak orang. Mereka menafsirkan Alkitab dengan cara mereka sendiri sehingga selalu memilih bersikap toleran. Mereka ingin semua orang hidup bahagia. Mengapa? Karena kucing beranggapan, “Segala sesuatu tentang kita.”

Kasongan, 27 Maret 2011
-Mega Menulis-

Thursday, March 24, 2011

(selingan) Teologi Kucing dan Anjing

Bab ini bukan bab ke-6 review Buku Teologi Kucing dan Anjing, bagian ini adalah SELINGAN, hahahaha, ada-ada aja kamu Meg...IYO...beneran kok, di  bukunya, pas bagian ini tertulis:

SELINGAN
SEPULUH BAHAYA TEOLOGI KUCING
HAL-HAL YANG MENJADI SALAH

Eniwei, bahaya-bahaya tersebut adalah:
  1. Kucing memiliki teologi rasa nyaman
  2. Kucing membaca dan mendengar secara selektif
  3. Kucing memiliki penerapan yang selektif
  4. Kucing memiliki teologi selektif
  5. Kucing memiliki teologi kelompok pemenang
  6. Kucing beranggapan hidup itu harus adil
  7. Kucing mengembangkan prioritas yang salah
  8. Kucing memanjatkan doa yang mementingkan diri sendiri
  9. Kucing memeluk humanisme
  10. Kucing merampas kemuliaan Allah

 Oke, that’s all, kita ketemu di review bab berikutnya ya.... ^^

Kasongan, 24 Maret 2011
-Mega Menulis-

Statusnya Mas Coco Hari Ini


Hari ni, pagi-pagi dah onlen, mau posting tulisan di fesbuk dan blogku. Baru buka wall, ternyata ada statusnya Mas Coco, hmm.... 2 jam yang lalu dia tulis status itu. Aku tersenyum membaca statusnya, mengingatkanku pada seseorang, seseorang yang kadang membuatku bersedih saat aku  mengingatnya :’(

Tapi nampaknya, karena baca statusmu Mas, sekarang saat aku mengingatnya aku akan TERSENYUM, with A BIG SMILE  Mas.....  I promise, hehehehe *janji jari kelingking*

O,iya statusnya Mas Coco seperti ini:

Jangan bersedih tentang seseorang yang ada di masa lalumu. Tuhan pasti punya alasan terbaik mengapa dia tidak ada di masa depanmu! Percayalah pada keputusan Tuhan. Karena sampai detik ini, (dan sampai kapanpun) Dia tidak pernah salah.

*kata-kata dalam kurung tu tambahanku sendiri ^^V

Aku mau nge-LIKE status itu, tapi kurasa itu gak cukup untuk ungkapin terima kasihku buat apa yang aku rasakan waktu membacanya, rasanya LEEEEGGGAAAAA...... buanget, I’m so blessed Mas, hehehehe.

 Langsung aku telepon Mas Coco bentar, say thank’s, dan yang aneh, gak lama dia sms dan bilang kalo dia bisa ngucap gitu di statusnya karena tadi malam pas kami bercakap-cakap by phone aku ngomong sesuatu, sehingga muncullah status itu, then He say thank’s to me.

LOH? Aku bengong. Kok Bisa?

Kok bisa dia bilang karena aku?

“Perasaan tadi malam aku gak pernah ngomong gitu kok Mas?”, gitu tanyaku.

Dan sekali lagi Mas Coco mengejutkanku dengan bilang,” Ya itulah Mega, terkadang kita memberi sesuatu sama orang lain, kita merasa biasa-biasa aja tapi sebenarnya ada dampak bagi orang itu.”

Hahahahaha. Sapa menjadi berkat bagi sapa nih? ^^’

Kita gak tau siapa yang akan diberkati TUHAN lewat apa yang kita katakan dan kerjakan, jadi, berusahalah jadi berkat dalam setiap kesempatan yang diberikan kepada kita. Smanggaaattttt...!!!!


Kasongan, 24 Maret 2011
-Mega Menulis-

Pengen Tidur, Hehehe

Kalo pernah tinggal sama anak kecil, pasti pernah ngerasain kalo anak kecil tu kadang (bahasa halus dari seringkali, hehehehe) bisa suangat menjengkelkan. Mungkin kalo masi bayi, Cuma bisa makan,nangis,tidur, ketawa, teriak, bab, ngompol (banyak juga ya...), kerepotan yang dialami HANYALAH karena bayi emang gak berdaya dan gak bisa ngelakuin apa-apa, jadi TOLERANSI para ortu jauh lebih gede dan  (thank’s GOD) Dia jadikan para ortu luar biasa SABARNYA menghadapi anaknya.

BUT, kalo dah seumuran TK ato SD yang SEHARUSNYA dah nurut dan bisa dikasih tau, lalu cuek dan (bahkan) ngelawan pas dikasi tau baek, fiuhhhh..... apa gak emosi jiwa nih awak jadinya ^^’ Pernah lo aku juengkeeeellllll ngeliat kelakuan kurcaci-kurcaci di rumah tanteku (sepupu-sepupuku yang masih kecil), gak bisa dibilangin, dah mulut ampe berbusa (kamu minum sabun Meg?hohohohoho) mereka gak peduli, tetap aja apa yang dikasi tau gak dilakuin, wuih....mangkelnya POOOLLLLLL...!!!

Terkadang, dikasi tau mereka berubah sesaat, tapi besoknya ‘kejahatan’ mereka diulangi lagi, serasa berhadapan dengan penjahat kambuhan dah (lebaaayyyyy......), hehehehehe.....

TAPI, suatu waktu, GOD kasih tau perasaannya ke aku lewat kurcaci-kurcaci ini. Di saat aku seharian tu juengkel n menahan diri ngeliat kelakuan mereka (iya lah, aku numpang tinggal sama ortunya kok mau gak sabar gimana, hahahaha), malamnya mereka dah tidur duluan, dan aku blom tidur gara-gara ada yang aku kerjain. Nah, pas aku dah mau tidur (kami sekamar) , gak sengaja aku ngeliat wajah-wajah kurcaci ini trus aku perhatikan mereka(pengen nyiksa mumpung lagi tidur,gkgkgkgkgkgk....^^V)

BELIEVE ME, they look so sweet when they sleep.

Sejengkel apapun aku hari itu sama mereka, ngeliat wajah tidur mereka, kejengkelanku rasanya ilang lo.....SERIUS!!! Mereka terlihat gak berdaya, jadi pengen meluk lhooo.... (padahal awalnya mau nyiksa, gkgkgkgkgk ^^V, kidding...). Rasanya hatiku penuh dengan kasih ke mereka lo (hmm..... perasaan aja kali Megggg, hahahahaha).

Dan berasa GOD said into my heart: “Kamu juga sama kok kayak mereka Meg...”

Beh.  Terdiam aku, mikir, nanya, “Sama di bagian mana ya GOD?”

Tapi setelah kupikir
Tersadar juga kalo.....

Berkali-kali dalam sehari aku juga sering buanget bikin jengkel BAPA dengan segala kelakuanku, membuat Dia menggelengkan kepala, terheran-heran melihat kenakalanku, (tapi GOD gak pengen nyiksa aku kan?hahahaha ^^’), dah dikasi tau kok diulangin to Meg, kok gak bisa dengerin BAPA.

Yeahhhh.....Same with  THE KURCACIS, fiuhhhh.....

Dan, jadi bertanya-tanya, apa waktu aku tidur juga terlihat gak berdaya gitu ya,
apa Dia yang seharian jengkel ngeliat kelakuanku jadi pengen meluk aku....
apa BAPA memandangku dengan kasih seperti itu ya,
hmmm....jadi pengen tidur aja mlulu, (huahahahahaha, parah kamu Meg ^^’)

GUBRAAAKKKKSSS.......

Gimana ya perasaan orang tua yang seharian ngeliat kenakalan anaknya yang menjengkelkan dan bikin stres, capek dan teman-temannnya. Aku bayangkan kalo aku jadi seorang emak, kayak gitu kali ya, mungkin siang aku boleh lah juengkel buanget, tapi pas malam memandang ‘ketidakberdayaan’ si anak, kupikir hilang lah ya semuanya, berganti dengan kasih sayang yang luar biasa, keharuan dan keinginan untuk memeluk (dan mencium kening mereka).

Tadi malam aku YM-an sama kak Omi, dan dia cerita gimana anaknya yang lagi aktif-aktifnya, cuapek betul emaknya ngeliat dia,tapi.....(ini kesaksiannya) begitu ngliat anaknya tidur, fiuuhhhh.....semua kuesel n capek tu ilang.....Bener kan? ^^V Biar jadi emak aku juga ngerasain dikit kak pengalaman itu, hehehehehe.....

Hmmm....
Sebenarnya....
Di hadapan GOD, kita emang dan (akan selalu) gak berdaya, gak usah nunggu pas tidur juga kita emang gak berdaya kok, kita benar-benar bergantung pada kasih-Nya.

TAPI, aku senang lo membayangkan  kalo waktu-waktu tidur kita adalah waktu dimana BAPA kita memandangi kita-anakNya yang bandel ini,  dengan penuh kasih, saat dimana hati-Nya penuh dengan kasih-Nya pada kita, waktu dimana Dia begitu ingin memeluk kita dan mencium kening kita. Then say,”I love you nak.....”.

Huaaaa........I love You too BAPA.....
JADI BENER-BENER PENGEN TIDUR SEKARANG......Ggkgkggkgkg ^^’


Kasongan, 24 Maret 2011
-Mega Menulis-

Teologi Kucing dan Anjing (Bab 5):Bagaimana Kucing Berbeda

Di bab 5 ini kembali dijelaskan perbedaan Kucing dan Anjing, terutama terletak pada apa yang dianggap penting atau prioritas dalam kehidupannya. O, iya.... bagi yang bingung kenapa kok membahas kucing dan anjing sampe berbab-bab, silakan lihat pembahasan bab-bab sebelumnya ya.... ^^

Bab 5. Bagaimana Kucing Berbeda

Ada berbagai cara untuk melihat prioritas Kucing dan Anjing, yakni dengan mengajukan pertanyaan sederhana, seperti:

Apakah kemuliaan Allah menjadi prioritas tinggi dalam hidup kita atau apakah kita meletakkan prioritas lebih tinggi pada kesempatan menerima berkat-berkat yang ingin dilimpahkan Allah kepada kita?

Apa yang kita pikirkan dan rasakan saat membaca Alkitab sedikit banyak menunjukkan apakah kita Kucing atau Anjing. Kucing beranggapan dia tokoh utama dalam Alkitab, memang sih tidak terkatakan oleh mulutnya, tapi sikap dan pemukirannya menunjukkan hal itu. Ada ilustrasi sederhana, Sharon-istri Gerald (salah satu pengarang buku ini) menyukai artis Sean Connery, saat dia menonton film baru Sean Connery dia merasa bosan pada adegan yang tidak menampilkan Sean Connery, karena dia ingin MELIHAT dan MENDENGAR Sean Connery.
Dengan cara yang sama, Kucing mencari manusia dalam setiap adegan di Alkitab. Dia mencari bagian-bagian cerita tersebut dan menerapkannya dalam Alkitab. Mereka tidak dilatih untuk mencari Allah.

Sebagai akibat dari ‘merasa’ menjadi tokoh utama, Kucing percaya Allah ada untuk melayani manusia. Dan karena segala sesuatu tentang mereka, mereka lebih merindukan apa yang mereka peroleh dari Kekristenan ketimbang hal-hal lain. Pada saat mereka membaca Alkitab dan melihat adanya pilihan antara kemuliaan Allah dan berkat-berkat-Nya, mereka secara alami lebih merindukan berkat Allah.

Ketika Allah menginginkan dia Kucing menderita demi nama-Nya, Kucing akan berpikir, “MUSTAHIL Allah menghendakinya mengalami penderitaan, Allah begitu mengasihi saya”. Pada dasarnya Kucing memiliki “Teologi Rasa Nyaman”, apapun yang dilakukan Allah untuk menjadikan mereka merasa nyaman, mereka sambut dengan gembira.

Perubahan prioritas ini terjadi karena iblisa tahu bahwa kehidupan dan segala ciptaan adalah bagi Allah dan kemulian-Nya, oleh karena itu, sejak ia memberontak dan berusaha merampas kemuliaan Allah, ia berusaha meneruskan itu pada kita. Perhatikan Yesaya 14:12-14. Semua dimulai dari AKU HENDAK.

Iblis berusaha mengalihkan fokus manusia kepada sesuatu yang aman dan dekat dengan hati Allah, tetapi yang menjauhkan mereka dari kemuliaan Allah. Iblis membuat kita beranggapan bahwa segala sesuatu tentang kita dan Allah telah mengerjakan segala sesuatu bagi kita. Iblis membesar-besarkan hal itu sehingga itu akan jadi fokus yang lebih tinggi daripada kemuliaan Allah.

Fokus Kucing bukan lagi pada Allah memuliakan diri-Nya melalui memberkati kita, tapi menjadi kita menerima berkat-berkat dari Allah.

Apakah Allah ingin memberkati kita? Ya. Ia bersukacita dalam memberkati kita.
Tetapi Ia tidak ingin berkat itu mendapat prioritas yang lebih tinggi daripada kemuliaan-Nya.
Ia ingin agar kemuliaan-Nya terpancar melalui berkat-berkat-Nya, bukan diabaikan.

Kucing begitu terpaku pada keinginan Allah untuk memberkati mereka dan tidak lagi memandang kemuliaan Allahsebagai prioritas utama. Tommy Tenney dalam bukunya The God Chaser (aku juga rekomendasikan banget buku ini loooo....), mengatakan demikian,”Ironisnya justru berkat ayahnya itulah yang sebenarnya ‘membiayai’ perjalanan anak bungsu ini menjauhi wajah Bapanya.”

Bagi kucing, hidup kekristenan berkisar pada dirinya sendiri atau sekitar “gereja kita”. Sedangkan  Anjing berdoa bukan saja untuk pendeta dan gereja mereka, tapi kerajaan Allah secara luas. Apakah salah jika kita berdoa untuk gereja kita?Tidak, tentu saja tidak. Tetapi doa itu mungkin kurang lengkap. Kucing perlu belajar untuk lebih pedulu bagi kerajaan Allah yang lebih luas.

Kebanyakan hal ‘mementingkan diri sendiri’ ini tidak disampaikan langsung secara verbal dan tak terlihat dengan jelas. Beberapa contoh untuk mendeteksinya.

Empat Orang Sakit

Pada tahun 1999 gempa hebat melanda Turki, laporan resmi menyatakan 18.000 orang meninggal, ratusan ribu cedera dan banyak sekali yang kehilangan tempat tinggal. Sepanjang minggu, hampir semua media memberitakannya, mustahil orang tidak tahu tentang musibah itu. Dan hari Minggu, orang Kristen di Amerika, di gereja tertentu, jemaat memanjatkan doa untuk empat anggota jemaat mereka yang dirawat di RS, tanpa ingat mendoakan ratusan ribu orang yang terluka di Turki, yang beberapa di antara mereka akan menghadapi kekekalan tanpa Kristus. Mengapa mereka tidak berdoa agar korban musibah tersebut melihat kemuliaan Allah melalui program bantuan Kristen? Coba renungkan.

Mereka berdoa untuk empat orang di sebuah kota yang memiliki sarana medis yang terbaik, para dokter yang baik, dan peralatan yang terbaik pula, orang-orang yang kehidupan kekalnya sudah terjamin melalui darah Kristus, tetapi tidak satu pun mereka yang menyinggung keadan di Turki.
Apa yang coba disampaikan mereka? “Segala sesuatu tentang kita!”

Apakah pemimpin gereja sedang mengatakan bahwa mereka tidak peduli akan dunia?
Tentu saja tidak. Mereka mengenal dan mengasihi Tuhan. Tetapi tanpa mereka sadari, iblis telah mengkomunikasikan apa yang sebenarnya tidak mereka maksudkan sama sekali. Ingat, yang menjadi masalah biasanya bukan apa yang dikatakan, melainkan apa yang tidak dikatakan. Hal itu tidak salah, tetapi tidak lengkap.

Kasongan, 24 Maret 2011
-Mega Menulis-

Wednesday, March 23, 2011

Teologi Kucing dan Anjing (Bab 4):Apa Bedanya Anjing

Kalo di bab 3 sebelum ini dibahas tentang Teologi Kucing yang tidak salah, tapi tidak lengkap, di bab 4 ini akan dijelaskan perbedaan yang membedakan Anjing dan Kucing (Hahahaha, ini cuma istilah ya, untuk lebih jelasnya baca ringkasan buku ini bab 1, 2, dan 3 yaaa... ^^’)

Bab 4. Apa Bedanya Anjing

Tiga orang duduk di gereja. Mereka kelihatannya sama. Mereka melakukan tindakan yang sama. Tetapi yang satu bisa sangat berbeda, tergantung pada sikap hatinya. Tergantung dari apa yang dia percayai tentang tentang siapa yang terutama dalam Alkitab.
Anjing mengetahui bahwa Allah adalah tokoh utama dari Alkitab, dan mereka melihat bagaimana Yesus menghormati Bapa-Nya. Anjing tahu bahwa Yesus hidup untuk kemuliaan Bapa-Nya dan karena itu ia juga harus demikian.

Alkitab memberitahu kepada kita bahwa Yesus bukan saja selalu menunjuk pada kemuliaan Bapa, tetapi juga Dia mati terutama untuk kemuliaan Bapa-Nya. Lihat Yohanes 12:27-28, Yesus sedang membayangkan penderitaan-Nya di kayu salib, Dia berkata,
“Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan?Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini?Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini. Bapa, muliakanlah nama-Mu.
Ia berfokus pada kemuliaan Bapa-Nya. Kemuliaan Bapa-Nya adalah prioritas terutama.
Jangan pernah meragukan kalau Yesus begitu mengasihi manusia, tetapi kasih-Nya kepada kita adalah hal kedua setelah hidup bagi kemuliaan Bapa-Nya.

Pernahkah terpikir oleh anda bahwa kerinduan untuk memuliakan Bapa-Nya merupakan landasan utama mengapa Ia ingin menjawab doa? “Saya kira Ia melakukannya karena ingin memberkati kita”, kata Kucing. Jawaban itu tidak salah, tetapi tidak lengkap. Anjing mengetahui jawaban yang lebih dalam.
Dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Yohanes 14:13-14

Yesus melakukan pekerjaan-Nya untuk memuliakan Bapa. Dalam doa-Nya, Yesus berkata:
Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.”
Yesus melakukan pekerjaan-Nya untuk mendatangkan kemuliaan bagi Bapa-Nya!
Lalu, mengapa kita melakukan yang kurang dari itu?!!

Sekarang, ada pertanyaan yang sederhana,
“BAGI SIAPA ALLAH HIDUP?”
Coba pikirkan!Apa yang mungkin menjadi pilihan Allah? Ada banyak jawaban, tapi kami akan coba menawarkan 4 jawaban saja. Mari kita renungkan keempatnya:
  1. Ciptaan -> Semua ciptaan bersifat sementara, suatu hari akan lenyap (2 Petrus 3:10). Kenapa Allah yang kekal harus hidup untuk sesuatu yang bersifat sementara? Maka kita coret dari daftar ya....
  2. Malaikat -> malaikat telah jatuh dalam dosa dan gak ada tanda-tanda pertobatan, coret lagi ya dari daftar.... ^^
  3. Manusia -> come on....apa kita yang berdosa ini layak dijadikan tujuan hidup? Be honest lah.....Liat Markus 7:20-22, apa kita layak dijadikan tujuan hidup Allah?!! Yang bener aja! Coret lagi yoooo... ^^’
Jadi, apa pilihan yang ada untuk dijadikan tujuan hidup-Nya?
DIRI-NYA SENDIRI!!!
Alkitab mengatakan Dia adalah: Raja segala Raja, Tabib Agung, Yang Benar, Gembala yang Baik, Pencipta segala sesuatu, Kasih, Perlindungan Terhadap Badai, Allah yang setia, Allah yang Maha Tahu, Satu-satunya Allah yang baik, Allah yang penuh belas kasihan, dll.
Nah, kalo kita disuruh memilih, kita akan hidup untuk siapa?Orang mungkin akan berkata,”Saya akan hidup untuk Allah karena keberadaan-Nya dan karena perbuatan-Nya. “ Lalu, kenapa Allah harus bersikap yang lain dari itu?
Allah hidup untuk Allah. Dia hidup untuk memancarkan kemuliaan-Nya dengan miliaran cara yang berbeda.

Kucing mungkin akan membantah dan berkata,
 “Kalau begitu,mengapa Kristus mati untuk kita?”
Anjing tahu bahwa kematian Kristus adalah untuk alasan yang menyenangkan hati Bapa.
1.       Gambar Allah tinggal di dalam kita. Oleh karena itu, pada saat Kristus menebus kita, Ia sedang menebus gambar yang terajut di dalam keberadaan kita.
2.       Allah sedang memenuhi tujuan dan rancangan awal-Nya, yaitu agar Dia bersekutu dengan manusia.
3.       Allah menyatakan hakekat keberadaan-Nya . Ia adalah Kasih dan Ia mengasihi ciptaan yang berdosa. Ia sedang menyatakan kasih itu tanpa syarat, Ia juga penuh belas kasihan dan rahmat.
Oleh karena itu, Ia hidup untuk menyatakan diri-Nya dengan menyatakan diri-Nya serta segala keberadaan-Nya dan memancarkan kemuliaan-Nya.

Segala sesuatu dalam kehidupan, bukan hanya dalam kekristenan, pada akhirnya akan mendatangkan kemuliaan bagi Bapa. Kemuliaan-Nya menjadi tujuan akhir. Segala sesuatu yang lain hanyalah sarana untuk mencapai tujuan akhir itu.

Hal inilah yang menjadikan Anjing berbeda, dia menyadari bahwa segala sesuatu adalah bagi kemuliaan Allah.

Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. Roma 11:36

Kasongan, 23 Maret 2011
-Mega Menulis-

Teologi Kucing dan Anjing (Bab 3):Tidak Salah, Tetapi Tidak Lengkap

Kalo di bab 2 buku Teologi Kucing dan Anjing menjelaskan beberapa perbedaan antara Teologi Kucing dan Anjing (bagi yang belum membacanya, silakan klik di sini), nah di bab 3 dijelaskan bagaimana seringkali teologi kucing tidak salah, tetapi tidak lengkap. Simak ya....

Bab 3. Tidak Salah, Tetapi Tidak Lengkap
Teologi kucing tidak memberikan gambaran akurat dan seutuhnya tentang firman Allah, kehendakNya, atau hukum-hukumNya. Teologi kucing tidak salah, tetapi tidak lengkap.
Yok kita lihat contoh bagaimana teologi itu dijalankan dalam kehidupan Kristen:
Berkat-berkat
Salah satu bidang terpenting di mana teologi Kucing tidak lengkap adalah dalam hal MENGAPA DIA DIBERKATI.
ALLAH MEMBERKATI KITA DENGAN ALASAN
Lihat Kejadian pasal 12, dan belajarlah dari alasan ALLAH memberkati Abraham.

Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar,
dan memberkati engkau
serta membuat namamu mashyur;
dan engkau akan menjadi berkat.
Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau,
dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau,
dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.
(Kejadian 12:2-3)

Allah memberkati Abraham SUPAYA ia akan menjadi berkat, bukan saja untuk orang-orang di sekitarnya, tetapi juga semua kaum di muka bumi. Allah memberkati kita untuk alasan yang sama.
Kucing senang  menyimpan berkat bagi dirinya sendiri daripada menyalurkannya, berbeda dengan Anjing yang menikmati berkat yang diberikan Allah dengan menyalurkannya kepada orang lain.
Tanpa sadar kita sering menerapkan teologi ini dalam hidup kita, kita hanya melihat gambaran kecil dari apa yang disampaikan Allah dalam firman-Nya, kita tidak melihat secara lengkap maksud dan tujuan Allah. Teologi Kucing menyebabkan kita memusatkan pada apa yang Allah lakukan bagi kita dan bukan pada apa yang Allah ingin lakukan di dalam kita dan melalui kita.

Teologi Kucing yang tidak salah tetapi tidak lengkap ini akan berakibat langsung tentang bagaimana Kucing berdoa. Kucing berdoa bukan minta lebih banyak kesempatan menjadi berkat agi orang lain, melainkan hanya untuk kepentingannya sendiri,rumah yang lebih besar, kenaikan gaji,mobil yang lebih bagus. Mereka tidak menyadari berkat Allah mempunyai tujuan, yaitu memancarkan kemuliaan-Nya, memashyurkan nama-Nya, dan menjadi berkat bagi orang dari segala bangsa.
Kita harus memandang bukan hanya pada berkat-berkat, melainkan juga MENYADARI ALASAN-ALASAN DI BALIK BERKAT YANG ALLAH BERIKAN.

Roma 11:36 merangkumnya secara lengkap:
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin

Seberapa banyakkah? SEGALA SESUATU
Bukan yang terbanyak. Bukan banyak. Bukan sebagian besar, tetapi SEGALA SESUATU.
Seperti itulah seharusnya kita memandang berkat-berkat.

Kasongan, 23 Maret 2011
-Mega Menulis-

Tuesday, March 22, 2011

Belajar dari Vio:Makan Sendiri

Leonard Oktavio Bajenta, biasa kami panggil Vio, 2 minggu kemaren suangggaaattttt merepotkan tiap jam makannya, susah banget makannya, dah disediakan makanan DAAANNNN DUSUAPIN, dia gak mau, fiuuhhhh...pusinglah emaknya. Orang tua mana yang gak gregetan ngeliat anaknya gak mau makan, sakit kan kalo terus-terusan gini. Sakit hatilah pasti sang emak ^^’ O, iya Vio ni balita berumur 1,5 tahun-sepupuku. Berbagai macam cara dah dicoba tanteku, dari yang ngajak Vio makan sambil main/nonton tv-biar lengah, diajakin jalan, diganti menunya-sapa tau dia bosan, dll dah.

Dan, tiba-tiba misteri terpecahkan, tiba-tiba beberapa hari lalu Vio makan buanyak, nyaris porsi orang dewasa, dan tau gak rahasianya apa? Dia makan sendiri, TANPA DISUAPIN!! Hahahaha, rupanya selama ini dia ngeliat semua orang di sekitarnya makan SENDIRI pake sendok, gak pake acara disuapin, dan anak sekecil itu dah belajar kalo SEPERTI ITULAH MAKAN SEHARUSNYA, nyendok sendiri, nyuap sendiri, hebat ya...... d^^b keren deh Vio....

Tau gak yang ironis banget, Vio sekecil itu dah PENGEN BELAJAR MAKAN SENDIRI, tapi ada lo orang Kristen yang udah gede tapi doyannya disuapin, gak mau makan sendiri, dia udah ngerasa puas kalo makan disuapin. Toh sama-sama kenyang pikirnya, ngapain makan sendiri? Ya to?

Ah, mana ada sih Meg...!!!!Ngawur kamu?! Ngarang aja.

Ih, beneran kok.

Coba ya pikir, TUHAN udah nyediakan makanan paling enak sedunia-FIRTU,  dan as I know FIRMAN TUHAN adalah makanan rohani bagi setiap kita yang ngakunya orang Kristen. Tapi nyatanya, ada orang Kristen yang hanya mau makan kalo disuapin, iye kalo tiap hari ada yang nyuapin, lah kalo Cuma nunggu tiap hari Minggu di Gereja, apa ntar lama kelamaan ga jadi orang Kristen yang sakit? Fiuhhh.....

Roh kita, seperti halnya tubuh jasmani kita perlu dikasih makan tiap hari, supaya tetap kuat dan bisa bertumbuh dengan baik hingga jadi dewasa. Kebayang gak kalo kita Cuma makan makanan jasmani seminggu sekali, jadinya piye tuh?Aku gak pernah nyoba sih, yeaahhhh...mungkin kita akan tetap hidup (ada penelitian yang bilang biarpun ga makan, asalkan minum kita masi bisa hidup untuk beberapa waktu) TAPIIIIII pertumbuhan kita akan terganggu dunk, ITU PASTI.

Nah, karena kita dah tau harus makan makanan rohani tu harus  tiap hari, ayu dunk, mulai makan sendiri, gak usah nunggu ada pendeta yang nyuapin, iya kalo tiap hari disuapin, lah kalo Cuma tiap Minggu? Behhhh......mau dapat kekuatan darimana?

Tiap hari, Senin-Selasa-Rabu-dst kita melakukan aktivitas yang berbeda tiap harinya, kadang kita beraktivitas lebih banyak, beban kerja kita jadi lebih banyak, makanya gak heran kita makan makanan lebih banyak ato dengan menu beda untuk mengimbangi aktivitas kita, kalo gak mungkin bisa colapse, hehehehe. Sama aja, tiap hari, Senin-Selasa-Rabu-dst, roh kita menghadapi banyak masalah, dikecewakan, disuruh menunggu, dikhianati, dll, tiap hari TUHAN menyediakan FirTu untuk kita ‘lahap’ supaya kita mampu menghadapi masalah yang PASTI kita hadapi tiap hari, dan PASTINYA lagi berbeda tiap harinya. So, masih mau CUMA DISUAPI MAKAN TIAP MINGGU doang?

Ga ada yang salah dengan ‘disuapi’ orang lain, seringkali TUHAN memakai orang lain untuk memberi roh kita kekuatan, tapi kalo kita jadi bergantung sama orang lain, kita akan KECEWA lo suatu hari nanti.Orang lain blom tentu mampu menyuapi kita tiap hari. Kita tetap perlu belajar makan sendiri, supaya roh kita bertumbuh dengan baik, masa kalah sama Vio sih, Vio aja MAU BELAJAR MAKAN SENDIRI, masa kita ngga? Maluuuuu.....

Emang sihhhh.....acara makan Vio jadi kayak medan perang, makanan bergelimpangan kesana kemari, ya  iyalahhhh...anak sekecil itu belajar makan sendiri, apa gak huebooohhhhh, tapi dia makan banyak lo, hahahahaha, dan dia kenyang. Mulai sekarang, dia akan belajar betapa enaknya makan sendiri. Gak gampang, apalagi dia terbiasa disuapin. Tapi, emang itulah proses. Saat kita belajar memberi makan sendiri roh kita, mungkin akan seperti Vio yang makanannya berhamburan kesana kemari karena dia gak tau mulai darimana, cara megang sendok pun beda ma kita yang udah biasa. Karena terbiasa disuapi, pada awalnya kita akan merasa kerepotan dan gak nyaman. Tapi yakin deh, seperti Vio yang sebentar lagi dia akan lihai makan sendiri, dan akan lebih menikmati waktu-waktu makannya, kita pun demikian ^^V

Selamat belajar makan sendiri ya.....!!!

Kasongan, 22 Maret 2011
-Mega Menulis-

Monday, March 21, 2011

Teologi Kucing dan Anjing (Bab 2):Beberapa Perbedaan Antara Teologi Kucing dan Teologi Anjing

Sebelumnya, sudah  dibahas isi Bab 1 Teologi Kucing dan Anjing di tulisanku sebelumnya klik sini, nah sekarang giliran Bab 2 yang isinya ngebahas beberapa perbedaan antara teologi kucing dan anjing, jadi kita bisa ngecek diri kita masing-masing, penganut teologi kucing ato anjing, hehehehe, ini bukan ngecek dan menghakimi orang lain lo, tapi DIRI KITA SENDIRI.
Ternyata, banyak hal, dalam hidup yang aku gak sadar, di beberapa aspek, aku dah jadi ‘kucing’, hmm.... :’( Oks, lanjut yo....

BAB 2. BEBERAPA PERBEDAAN ANTARA TEOLOGI KUCING DAN ANJING
Dari luar, kucing dan anjing kelihatan sama. Kita tidak dapat membedakan keduanya. Dari luar mereka nampak sama. Mereka sama-sama:
-pernah mengundang Kristus dalam hidup mereka
-berdoa
-bersaat teduh, dll
Mereka melakukan banyak hal yang terlihat sama dari luar, tetapi SIKAP HATI MEREKA BERBEDA.
Perbedaan Kucing dan Anjing terdapat  dalam banyak aspek, tapi hanya beberapa yang aku masukin (lengkapnya baca di bukunya yeee...) :

Dua Sikap Menuju Surga
Analoginya gini,bayangkan, letak surga dan neraka berhadapan, neraka di ujung kanan dan surga di sebelah kiri, kucing/anjing berada di tengah surga dan neraka, namun mereka ingin masuk surga dengan ALASAN YANG BERBEDA.
Kucing MELIHAT DAN MENGHADAP NERAKA, dia fokus melihat neraka dan ketakutan, lalu berjalan mundur (menuju surga) sambil berkata, “Saya tidak mau masuk neraka. Saya tidak mau masuk neraka.”, nah masuk surga lah dia akhirnya. Kucing tahu dia harus mengundang Kristus agar selamat, tapi fokusnya Cuma kehidupannya sendiri. Ia memandang Kristus hanya sekilas.
Anjing ingin masuk surga dengan alasan yang berbeda, dia berjalan menuju surga dengan PANDANGAN MENUJU SURGA. Neraka di belakangnya dan surga di depannya, dia berkata, “Saya telah menemukan seseorang yang begitu mengasihi saya, yang telah menyelamatkan hidup saya, saya harus menyerhakan hidup saya kepada-Nya.”
“Hal kerajaan surga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.” (Matius 13:44)
Perhatikan bahwa orang itu pertama-tama menemukan harta, KEMUDIAN ia pergi menjual seluruh miliknya dan membeli ladang itu, dia melakukan karena SUKACITANYA. Nah, berapa banyak orang Kristen yang hidup tanpa sukacita? Banyak! Pada dasarnya keselamatan hanya dianggap sebagai “asuransi kebakaran”, sekedar menjauhi neraka, mereka tetap memusatkan perhatian pada diri sendiri. Mereka tidak pernah menemukan harta. Tidak ada sukacita dalam berjalan menjauhi neraka. Kelegaan? Ya. Sukacita? Tidak.

Doa
Sesungguhnya, anjing dan kucing mungkin mengucapkan doa yang tepat sama, tetapi mempunyai arti berbeda. Misalnya doa:”Tuhan kami mohon Engkau memberkati gereja kami.”
Kucing hanya berdoa untuk gereja mereka dan bukan untuk kerajaan Allah yang lebih luas, fokusnya selalu (dan hanya) gereja mereka. Tapi anjing berdoa agar Allah menyatakan kemuliaanNya melalui gerejanya agar menjangkau mereka bagi kemuliaan Allah.
Apakah Anjing berdoa meminta berkat? Ya, tetapi itu bukan fokus utamanya, melainkan yang kedua. Dan apabila ia berdoa untuk diri sendiri, doa itu biasanya dengan tujuan agar ia dapat memberikan dampak yang lebih berarti bagi kehidupan orang lain. Apakah Anjing akan berdoa untuk rumah dan mobil yang lebih besar dan bagus? Ya, jika hal ini benar-benar merupakan kebutuhan bagi mereka, bukan hanya keinginan mereka.

Masih banyak perbedaan-perbedaan lain lagi:
-Kucing rindu untuk dihibur di gereja, Anjing rindu untuk menyembah Allah dan memancarkan kemuliaan-Nya
-Kucing senang dengan pengetahuan akal, mereka mementingkan detil dalam Alkitab, tetapi kurang dapat mempraktekkannya. Anjing menyukai hal-hal yang mendekatkan dia dengan Allah. Dia lebih tertarik menaati Tuhan daripada hanya sekedar tau tentang Dia.
-Kucing memiliki teologi “rasa nyaman”.  Dia akan melakukan kehendak Allah sepanjang itu membuatnya nyaman. Anjing memiliki teologi ketaatan. Apapun kehendak Allah, dia berusaha menaatinya.
-Kucing menghendaki anak-anaknya mendatangkan kemuliaan baginya. Anjing menghendaki anak-anaknya mendatangkan kemuliaan bagi Allah.
-Kucing menganggap Allah adalah sarana mencapai tujuan.  Bagi Anjing, Allah sendiri yang menjadi tujuan.
Perbedaan-perbedaan ini dapat dilanjutkan terus-menerus ^^’


Kasongan, 21 Maret 2011
-Mega Menulis-

Teologi Kucing dan Anjing (Bab 1)

Teologi Kucing dan Anjing adalah salah satu buku yang sangat aku suka dan recommended banget lah bagi setiap orang yang mengaku pengikut Kristus, karena sesuai tulisan di sampul depannya, tujuan buku ini benar-benar ‘dalem’ ^^ Tertulis di cover depannya:

TEOLOGI
KUCING & ANJING
MENGINSTROPEKSI HUBUNGAN KITA DENGAN ALLAH
HIDUP DENGAN KERINDUAN UNTUK MEMULIAKAN ALLAH

Buku ini termasuk jarang ditemukan di toko buku rohani, jadi aku rindu banget mensharekannya. Apa yang kusampaikan hanyalah ringkasan dari apa yang disampaikan pengarangnya, Bob Sjogren dan Dr. Gerald Robison. Dan aku menyarankan, bila memungkinkan, untuk membaca bukunya langsung, ga Cuma baca apa yang  aku ringkas ini, ok? ^^ O, iya bagi yang berminat mengadakan seminar Teologi Kucing dan Anjing dapat menghubungi lewat e-mail:ugindo@telkom.net
Ok, check this:

BAB  1. TEOLOGI KUCING DAN ANJING

Ada lelucon mengenai kucing dan anjing yang melukiskan perbedaan kucing dan anjing dengan sangat baik.
Anjing berkata,”Kau mengelusku, Kau memberiku makan, Kau memberiku tempat tinggal, Kau mengasihiku, Kau pasti Allah.”
Kucing berkata,”Kau mengelusku, Kau memberiku makan, Kau memberiku tempat tinggal, Kau mengasihiku, aku pasti allah.”
Sifat-sifat yang dikaruniakan Allah pada kucing (“Engkau ada untuk melayaniku”) dan anjing (“Saya ada untuk melayanimu”) seringkali mirip dengan sikap teologis yang kita miliki dalam cara pandang hubungan kita tentang Allah dan hubungan kita dengan-Nya.

Orang berteologi kucing (selanjutnya akan kita sebut ‘kucing’) ga pernah benar-benar mengatakan,”Aku pasti allah.” Dia tau secara alkitabiah kalo itu salah.  TAPI sikap perbuatan dan sikap hatinya menunjukkan kalau “segala sesuatu tentang aku” atau “segala sesuatu tentang kita!Allah melakukan segala sesuatu untuk kita!Allah bukan saja mati untuk kita, Dia hidup untuk kita.”

Ketaatan, Kemuliaan dan Berkat

Baik Kucing dan Anjing menginginkan ketaatan dalam hidup mereka, tetapi dalam cara yang berbeda. Anjing belajar taat kepada majikannya, Kucing menginginkan majikannya taat kepadanya.
Kebanyakan dari manusia  lebih tertarik kepada Allah melayani manusia daripada manusia melayani Allah. Sikap ini tercermin dalam kehidupan doa mereka.

Fokus doa Kucing terletak pada kehidupannya, kebutuhannya, keinginannya. Ia hanya mencari kepentingannya sendiri. Yang utama bukan tentang Allah, melainkan tentang dia.

Fokus doa Anjing adalah kemuliaan Allah. Ia belajar dari Paulus dalam Roma 15:8-9

Yang aku maksudkan ialah, bahwa oleh kebenaran Allah Kristus telah menjadi pelayan orang-orang bersunat untuk mengokohkan janji yang telah diberikan-Nya kepada nenek moyang kita, dan untuk memungkinkan bangsa-bangsa, supaya mereka memuliakan Allah karena rahmat-Nya.”

Kita semua telah diselamatkan untuk suatu alasan: SUPAY A KITA MEMULIAKAN ALLAH KARENA RAHMAT-NYA.

Seandainya Segala Sesuatu Tentang Kita

Coba renungkan. Seandainya anda Allah dan anda akan menciptakan suatu lingkungan untuk umat manusia, tidakkah anda akan merancang segala sesuatu untuk mereka? Tetapi lingkungan tidak dirancang untuk kita, tetapi untuk Allah.

“Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di surga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa;segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.” (Kolose 1:16)

Allah menciptakan segala sesuatu dengan cara yang disukai-Nya karena penciptaan bukan untuk kita!Penciptaan dilakukan untuk Dia dan untuk menyenangkan hati-Nya!

Sekilas Penglihatan-penglihatan di dalam Kitab Wahyu

“Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.” (Wahyu 4:9-11)


Segala sesuatu yang diciptakan Allah, diciptakan-Nya untuk kesenangan-Nya.

 Anda tahu apa artinya? Artinya:
-Sebagian besar bumi tertutup air karena itu mendatangkan kesenangan kepada Pencipta
-Anak kuda dapat berjalan pada saat dilahirkan, sedangkan manusia baru bisa merangkak sembilan bulan kemudian, karena itu kehendakNya.
-Tubuh kita menjadi tua dan lemah agar kita menaruh pengharapan kepada Allah.
-Kita perlu tidur untuk mengingatkan bahwa kita bukan Allah yang tidak pernah terlelap atau tidur.
KEHIDUPAN BUKAN TENTANG KITA, MELAINKAN TENTANG ALLAH

Membaca bab ini membuatku menyadari bahwa sungguh I’m nothing, aku hidup hanya karena Allah dan dan hanya untuk kemuliaan-Nya. Tidak ada tempat untuk kemuliaan diri sendiri, SEGALA SESUATU ADALAH TENTANG ALLAH. Dan aku menyadari kalo aku sering berlaku ‘KUCING BANGET’, fiuhhh.... ^^’ Ampuni aku BAPA.....


Kasongan, 21 Maret 2011
-Mega Menulis-

20 Things About Me


Ngeliat di blognya Kak Shinta tulisan 20 THINGS ABOUT ME click here  , jadi pengen maen juga, hahahahaha..... I love playing games ^^V

Kalo, kamu ku-tag, plis ikut main dung, coz I want to know u more, hehehehehe .....then, jangan lupa tag aku juga ya. Kan tujuan permainan ini adalah untuk mengenal dirimu lebih lagi. So, check this out, this is ME..... ^^’

Caisalpinia pulcherrima
1.        ‘Bout my name. Pernah mau dinamain  Maranatha Caisalpinia Pulcherima, tapi akhirnya malah jadi  Alphaomega Pulcherima Rambang. Alphaomega diambil papah dari alphabet Yunani, pulcherima dari nama ilmiah tumbuhan Caesalpinia pulcherrima (papahku dosen Kehutanan jadi apal banget nama-nama latin tumbuhan), Rambang tu nama keluarga. Dipanggil Mega (biasanya), Alpha (dosen di kampus), Mogmog (teman-teman dekat), Rima (waktu kecil sama mamah), Ndut.

2.       Waktu kecil punya cita-cita jadi dokter (klasik banget yeee....),tapi gak lulus ujian masuk universitas, yo wes...^^’ Trus sempat pengen jadi pendeta, wuihhh...gak nyangka kan? Konon kata mamah, suatu hari pulang sekolah minggu dengan khusuknya aku berdoa, pas ditanya mamah kenapa ternyata gara-gara dikasih tau kakak sekolah minggu kalo satu orang di suatu rumah diselamatkan, seisi rumah juga, jadi aku berdoa...Gile, sepolos itulah aku waktu itu...

3.       GAK BISA MASAK.... baru-baru aja latian turun ke dapur, fiuhhh......

4.       Lebih milih beli buku dibanding baju. Bercita-cita someday punya perpustakaan pribadi dengan lemari buku yang guede n tingginya ampe langit-langit kamar(itu looo....yang kalo ngambil bukunya perlu pake tangga segala), hehehehe. Buku-buku koleksiku udah aku sampul plastik, dikasih kode tiap bukunya segala plus CAP/STEMPEL kayak di book rental.

5.       Selain membaca, Love WRITING bangets akhir-akhir ini.

6.       Suka NICHOLAS CAGE, dunno why....

7.       Gak suka olahraga..... Satu-satunya olahraga yang dengan senang hati aku lakukan adalah BERENANG. Pernah latihan tenis waktu SD, bahkan dikursusin segala, tapi Cuma 3 bulan, fiuuhhhh.....Gak bisa main bulu tangkis sampe sekarang, pernah diece habis-habisan Cuma gara-gara gak bisa servis, suebeellllllnyooooo, emang knapa kalo gak bisa servis? Penting yo??? ^^’

8.       Rumah impianku adalah rumah yang kecil (coz aku moody banget urusan bersih-bersih, kalo rumah gede kan cape boooooo) TAPI dengan kolam renang pribadi di dalam rumah, jadi bisa brenang kapanpun aku mau, hehehehe. O,iya, letaknya di daerah pegunungan yang dingin, coz aku gak suka kepanasan.

9.       Pernat tes temperamen dan hasilnya aku Melancholic Phlegmatic tapi banyak yang bilang seharusnya aku ni.... SANGUIN MELANCHOLIC, hahahahaha

10.   Pengen punya kemampuan BACA PIKIRAN ORANG LAEN.

11.   Orang yang cerewet n terlihat rame banget kalo dah bareng banyak orang, TAPI sangat menikmati dan menyukai waktu-waktu sendiri, BAHKAN ada waktunya mualeessssss buanget ktemu orang, pengen berdiam aja di kamar.

12.   Gak pernah bosan nonton serial GREY’S ANATOMY (suka quotesnya dan ngeliat karakter Chistina Yang)  dan FRIENDS (huaaa.....dah lama ni ga nonton kelakuan Chandler, Joey, Phoebe, Monica, Ross n Rachel ^^)

13.   Dari SD suka baca komik dan sampe sekarang masi suka baca KOMIK ^^’

14.   Hadiah pertama yang kuterima dari seorang cowo adalah sebuah dompet, hehehehe..... Dimana dirimu sekarang cowo? Huahahahahaha  e”,)

15.   Menyukai wisata kuliner, food hunter dah, apalagi di tempat baru, sama kayak kak Grace, hehehehee.....Suka nyobain makanan baru.

16.   Pengen bisa berbagai bahasa asing, sampe-sampe beli buku buat belajar bahasa:Jepang, Itali, Jerman, Spanyol, Mandarin TAPI emang gak bakat n gak tekun belajar, yo wes...GAK ADA YANG BISA, hahahahaha

17.   Pelajaran favoritku adalah MATEMATIKA, tapi paling gak suka sama yang namanya MENGGAMBAR, asli gak punya jiwa seni dah aku ni, bahkan sewaktu TK bisa-bisanya dah mikir kalo gak ada pelajaran menggambar, aku adalah anak yang paling bahagia di dunia.

18.   Bermusikalitas rendah (kata seora ng teman), gak bisa baca not, tapi suka MENYANYI. O,iya satu-satunya alat musik yang bisa kumainkan Cuma recorder ^^’

19.   Film kartun yang paling aku suka tu Aladdin, dan adegan yang paling kusuka waktu Aladdin sama Jasmine naik karpet terbang dan nyanyi lagu A Whole New World, hmm....

20.   Punya 3 Alkitab : 1 Alkitab lamaku yang dah penuh stabilo n oretan, 1 Alkitab untuk anak-anak yang ada gambarnya, dan  1 Alkitab bahasa Inggris(NIV).


Palangkaraya, 20 Maret 2011
-Mega Menulis-


Palangkaraya, 20 Maret 2011
-Mega Menulis-
blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs