.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, May 31, 2011

Hanya Ingin Dekat-Mu


Nyanyian ziarah Daud. TUHAN, aku tidak tinggi hati, dan tidak memandang dengan sombong; aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku. Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku. Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya! Mazmur 131:1-3

Bayangkan seorang raja seperti Daud mengatakan dia sudah tidak menginginkan hal-hal yang besar dan terlalu ajaib dari Tuhan, (kebalikan kita suka minta mukzizat kan?^^’). Sekarang, dia hanya ingin tenang dan diam dekat Tuhan, dan berharap kepada Tuhan saja.

Tau anak kecil yang disapih gak? Bayi biasanya sejak lahir diberi ASI oleh ibunya kan? Nah, kalo lapar dia tinggal nangis sekuenceng-kencengnya, daannnnn....begitu ASI diberikan, tenanglah dia. Pokoknya untuk membuatnya tenang, tiap dia menangis (biasanya) ASI lah yang yang ditawarkan sang emak pertama kali. Nah, si anak kan gak mungkin SELAMANYA dikasih ASI, ya kan??!! Karena seiring bertambahnya usia, si anak membutuhkan makanan keras (kayak besi dan batu :p), si anak membutuhkan makanan tambahan untuk melengkapi kebutuhan gizinya. Lagipula, apa gak ngeri nih kalo SEUMUR HIDUP seseorang masih minum ASI? Hahahahahaha.

Tiba saatnya seorang anak ‘dilepaskan’ dari ASI ibunya, pastinya bukan hal yang mudah kan? Dia sudah terbiasa menyusui dan tiba-tiba makanannya harus diganti, dia harus belajar mengunyah pula. Pastinya dia gelisah dan rewel saat mulai disapih. Seorang tetanggaku pernah menceritakan, kalau sangatlah susah melepaskan kebiasaan menyusui anaknya, berat baginya saat melihat anaknya menangis dan rewel minta ASI, tapi apa boleh buat, dia harus TEGA, demi kebaikan anaknya itu. Setelah agak lama, anaknya baru ‘menerima’ kalau ASI tidak akan diberikan padanya TAPI sebagai gantinya, anaknya memegang payudara emaknya tiap dia rewel dan dia menjadi tenang. Kehadiran ibunya membuatnya tenang dan gak rewel lagi. Bukan keberadaan ASI yang membuatnya tenang, tapi saat dia merasakan kehadiran ibunya, dia menjadi tenang.

Nah, seberapa banyak dari kita yang menginginkan HANYA INGIN DEKAT dengan Tuhan dan menjadi TENANG dengan merasakan kehadiran-Nya, hingga  tidak menginginkan yang lain selain itu?

Waktu baca ayat tadi, aku tertemplak lo.... aku juga meinginginkan banyak hal dalam hidup ini, menginginkan banyak hal-hal yang ajaib dan besar dari Allah, hingga kadang melupakan kalo yang terpenting adalah Sang Pemberi, berada di dekat-Nya dan menikmati kebersamaan dengan-Nya.

Kini, biarlah lagu ini jadi doa dan kerinduanku juga:

Rindu slalu bersamaMu
Tinggal di dalam kediamanMu oh Tuhan
Sbab kusukai hadiratMu
Tak inginku terpisahkan dekat denganMu
Oh itu yang kurindukan
Sbab kudapati kedamaian
Reff:
Kunikmati keindahan dan keagunganMu oh Tuhan
Kunikmati kemuliaanMu, menyembahMu dengan segenap hatiku....


Kasongan, 31 Mei 2011
-Mega Menulis-

Monday, May 30, 2011

The 5 Pillars of Manhood (How Men Should Love & Respect Women)

Pertama kali dengar eh baca tentang The 5 Pillars of Manhood dari blognya Stephanie di sini http://withintakapipisbrainandheart.blogspot.com/2011/02/5-pillars-of-manhood.html?spref=fb  trus dikasih link juga ma Stephanie ke penulis aslinya, Pastor Jaeson Ma di sini http://www.alivenotdead.com/jaesonma/365-DAYS-OF-LOVE-DAY-284-THE-5-PILLARS-OF-MANHOOD-HOW-MEN-SHOULD-LOVE-RESPECT-WOMEN--profile-1088641.html yang judulnya gini The 5 Pillars of Manhood (How Men Should Love & Respect Women). Karena yang nulis ini cowok, tentunya jadi menarik kan? Dan, aku mulai membaca.....
                                                                                                                          
Dengan susah payah aku ngebacanya (maklum, Bahasa Inggris pas-pasan, fiuuhhh.....), dan begitu selesai ngebacanya, yang terpikir adalah: Wuihh....Keren banget!!! Orang lain harus baca ini juga (terutama cowok, hehehehe, iye kan Step? ^^V).

Sempat baca komentar dari yang ngebaca postingannya Stephanie, dan nanya, “Where are the Godly men?”, itu pertanyaanku juga sebenarnya, then Stephanie answered, aku lupa kata-kata persisnya gimana, tapi menurutnya adalah tanggung jawab kita juga, para cewek, untuk membantu para pria being Godly men.

Sekarang, aku coba merepost lagi dalam bahasa Indonesia (dengan bantuan program translate tentunya, huahahahaha) supaya lebih banyak yang membaca dan ngerti, maklum pengalaman pribadi pusing kalo baca dalam bahasa Inggris, harus translate segala, hiks. Errr....berhubung bahasa Inggrisku juga pas-pasan, jadi ampuni daku ya kalo ada yang agak ngaco terjemahannya ^^’ Semoga bisa jadi berkat....

5 Pilar Pria Dewasa (Bagaimana Seharusnya Seorang Pria Mencintai dan Menghormati Wanita)
Aku menghabiskan waktu dengan sekelompok pria di gereja kami untuk mempelajari apa yang perlu dilakukan seorang pria Allah untuk mencintai dan menghormati wanita. Di masa sekarang, pria bukanlah pria, mereka adalah anak laki-laki . Kebanyakan pria masih ingin menikahi ibu mereka, memiliki wanita yang melayani dan merawat mereka, tidak mau mengambil inisiatif atau komitmen dalam hubungan, kebanyakan pria masih hidup dalam ketakutan, tidak mau mengejar panggilan mereka dengan tetap berada di zona aman. Ini menyedihkan, mengecewakan dan standar harus diubah.

Wanita tidak ingin menikah dengan anak laki-laki, mereka ingin menikah dengan seorang pria. Wanita tidak ingin anak laki-laki sebagai pendamping hidup yang harus diurus dan dijaga sepanjang waktu, mereka ingin dipimpin, dikejar dan mengalami petualangan hidup yang menarik. Jika anda pergi ke sebagian besar Gereja-gereja di Barat hari ini, anda akan menemukan bahwa pria Allah sangat sedikit jumlahnya, sebaliknya ada banyak wanita Allah. Sangat mengecewakan, tapi aku mendengarnya dari banyak wanita sepanjang waktu, "Pendeta Jaeson, di manakah pria Allah?"

Hari ini, saudara dan pemimpin dalam komunitas GBS, Daniel Ra menjelaskan Allah menunjukkan kepada kami  "5 pilar kedewasaan" bagaimana seorang laki-laki harus mencintai, menghormati dan melayani wanita. Itu mencerahkan dan menguatkan dari apa yang saya ajarkan kepada para pria selama bertahun-tahun ketika tiba saatnya untuk mengejar wanita Allah, tentu saja tak satu pun dari kita sempurna, kita semua memiliki kesalahan, tetapi kita berusaha untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin, setiap hari berusaha untuk menjadi lebih seperti Allah, menjadi seperti Yesus, menjadi seorang pria beriman yang terhormat.

5 Pilar Kedewasaan Pria:
  1. Memimpin
Seorang pria harus menjadi pemimpin dalam suatu hubungan, dalam perkawinan, dalam sebuah keluarga. Tidak ada alasan. Seorang wanita tidak ingin membuat keputusan untuk suaminya, dia ingin suaminya untuk memimpin dalam hubungan. Seorang pria harus mengambil inisiatif. Seorang pria Allah adalah seorang pemimpin bukan pengikut, seorang pelayan tapi bukan seorang budak, seorang pahlawan dan bukan pengecut. Seorang pria Allah mengenal Allah dengan baik dan karena itu mengenali pula siapa dirinya. Dia pertama-tama harus menjadi pemimpin rohani, emosional, mental dan fisik, dia harus menetapkan standar untuk orang lain yang akan mengikutnya.

  1. Melindungi
Pria Allah akan melindungi pasangannya. Itu berarti dalam hidupnya dia bersedia dan akan selalu memberi perlindungan bagi wanita yang dicintainya. Setiap keputusan yang ia buat dalam hubungan adalah demi melindungi wanitanya. Seorang wanita perlu merasa aman, bahwa dia dilindungi dan aman dengan pasangannya. Dia tidak perlu menebak-nebak, bertanya-tanya apakah dia akan baik-baik saja, atau merasa hati dan pikirannya dipermainkan oleh pria. Pria Allah tidak hanya melindungi wanitanya secara fisik, tapi juga mental, emosional dan spiritual. Yang ada dalam pikirannya adalah keamanan, kesejahteraan dan keutuhan pasangannya.

Untuk para Pria Kristen, jangan  memperkosa seorang saudara perempuan secara emosional, bermain dengan hatinya dan mengatakan  padanya anda hanya saudara atau  teman. Itu omong kosong. Sadarlah!! Anda mengejar seorang wanita Allah karena ia adalah ciptaan Allah yang berharga, jangan mengejarnya hanya untuk mempermainkan emosi mereka, kecuali Anda bersedia menyatakan dengan jelas niat Anda dan  menentukan arah hubungan dari awal. Pemerkosaan emosional sama menyakitkannya bagi seorang wanita seperti perkosaan fisik. Wanita adalah makhluk emosional dan hati mereka bukanlah untuk dipermainkan. Lindungilah hati saudara perempuanmu!

  1. Menyediakan
Pria Allah akan melakukan apa pun untuk menyediakan kebutuhan hidup wanitanya. Ini menyangkut masalah keuangan, bagaimana pemenuhan kebutuhan dasar dan keinginan wanita tersebut. Ketika seorang pria meminta seorang ayah untuk melepaskan putrinya dalam sebuah pernikahan, sang ayah tidak akan bertanya, "Bagaimana kehidupan rohanimu?" Tidak, hal pertama ayah akan tanyakan adalah, "Bagaimana kamu memenuhi kebutuhan anakku?" Karena bagian seorang pria adalah  menyediakan bagi orang lain, terutama istri dan anak-anak. Jika seorang pria tidak bisa menyediakan, dia bukanlah manusia. Tuhan memberi kita tangan dan kita harus menggunakan tangan kita untuk bekerja, tidak ada alasan untuk menjadi malas, Tuhan menciptakan kita untuk memerintah bumi. Wanita tidak diperlakukan sebagai mainan, piala atau barang mewah, wanita adalah ciptaan Allah tertinggi, dia adalah gambar Allah.

Saya memberitahu pria sepanjang waktu, "Perlakukan wanita seperti ratu dan anda akan hidup seperti raja." Jangan pelit,  anda perlu berkorban saat mengejar seorang wanita. Ini tidak hanya dilakukan sekali, tapi perlu dilakukan terus menerus. Wanita diciptakan untuk kecantikan. Mereka diciptakan indah, untuk merasa cantik harus diperlakukan indah. Anda tidak menangani mawar tanpa perawatan, itu adalah sama dengan seorang wanita Allah, anda memperlakukannya dengan kehormatan, hati-hati dan rasa hormat. Praktis, itu berarti anda tidak mengajak seorang perempuan ke tempat ‘murah’  di kencan pertama, anda membawanya ke tempat yang menyakiti dompet anda, tapi itu sangat berharga, karena dia layak mendapatkannya.

Untuk mencintai seorang wanita kita harus menyediakan kebutuhannya pada setiap tingkatan- kebutuhan dasar mental, emosional dan spiritual mereka, jika tidak hati mereka akan mati. Jadilah seorang pria, yang menyediakan bagi wanita anda.

  1. Integritas
Seorang pria Allah adalah orang memegang kata-katanya. Terlalu banyak pria yang mengingkari janjinya, mempermainkan hati wanita, mengencani wanita dan menganggapnya sebuah permainan, dan tidak memiliki hormat pada wanita sama sekali. Ini menjijikkan. Di masa lalu, ketika seorang pria berkata "Peganglah janjiku.” Maka kata-kata itu seolah-olah kontrak yang sebenarnya telah ditulis, karena kata-kata anda adalah reputasi Anda. Berapa banyak pria yang kita kenal sekarang yang mengatakan satu hal, tetapi melakukan yang lain? Pria yang tidak menepati janji mereka, atau menindaklanjuti dengan komitmen mereka. Dalam budaya kita, kita tidak menganggap serius kata-kata, tetapi dalam Tuhan  kata-kata adalah segalanya. Berkat dan kutukan keluar dari mulut yang sama. Apa yang keluar dari mulut kita menentukan apa yang benar-benar dalam hati kita.

Seorang wanita menginginkan pria yang berintegritas. Seseorang yang mengatakan apa yang dia lakukan dan melakukan apa yang dia katakan. Seseorang yang dapat dipercaya kata-katanya. Jadi, sebagai seorang pria anda harus memperhatikannya. Kata tak ada artinya jika tidak didukung dengan tindakan. Jangan katakan maaf kecuali jika Anda bersungguh-sungguh. Jangan katakan maaf kecuali Anda dapat membuktikan  permintaan maaf Anda dengan melakukan hal yang benar. Integritas adalah melakukan apa yang benar, apakah ada orang yang melihat atau tidak. Integritas adalah apa yang anda lakukan ketika tidak ada orang yang melihat. Apakah wanita anda mempercayai anda sepenuhnya? Jika tidak, itu adalah pertanyaan tentang integritas. Jangan mengatakan pada seorang wanita anda mencintainya kecuali anda menunjukkan cinta anda, kata-kata sangat berat. Seorang wanita tahu apa yang dimaksudkan seorang pria dengan kata-katanya.

Jadi hiduplah dengan kata-kata Anda, hiduplah dengan tindakan, jadilah bukti hidup atas keyakinan, nilai-nilai dan komitmen. Jangan terlibat dalam hubungan, kecuali Anda yakin ini adalah apa yang Anda inginkan dan Tuhan sedang memimpin anda berdua untuk melakukannya. Saya sudah menceritakan kesalahan saya di masa lalu, dimana saya masuk ke suatu hubungan tanpa memikirkan tentang konsekuensi dan melindungi hati saudara, saya harus menebus kesalahan dan berhadapan dengan dosa dan kebodohan saya. Percayalah saudara, jangan melakukan apa yang saya lakukan di masa lalu, jangan main-main dalam hubungan, jangan memberi makan keinginan daging anda, melainkan carilah Tuhan, anda harus jujur, blak-blakan dari awal tentang komitmen Anda dan visi Anda untuk hubungan dan tetaplah berpegang pada kata-kata anda. Jadilah pria berintegritas.

Jika Anda mengejar wanita, itu harus dengan tujuan pernikahan. Jika tidak, hentikan permainanmu dan dia. Ini bukan tentang menemukan wanita yang tepat, ini tentang menjadi orang yang tepat. Yang dimulai pertama kali dengan mengenal Allah dan kemudian mengenal diri anda, maka anda akan tahu bagaimana mencintai dan menghormati seorang wanita.

  1. Keberanian
Anda bukanlah seorang pria sampai anda menaiki tembok besar Cina! Ini adalah apa yang dikatakan di tembok besar sebenarnya. Yah, aku telah mendaki tembok besar Cina jadi saya rasa saya harus menjadi lebih dari seorang laki-laki daripada yang lain, hanya bercanda ^^. Apakah intinya? Ini adalah pesan keberanian. Ini adalah pesan petualangan. Seorang pria Allah adalah seorang pria pemberani, seorang pria petualang, seorang pria yang bersedia untuk mengambil risiko dan melakukan hal yang mustahil. Pria lahir untuk hidup dalam petualangan besar. Pria diciptakan untuk bertempur. Pria  diciptakan untuk menyelamatkan keindahan. Pria diciptakan untuk hidup.

Sayangnya, kebanyakan laki-laki tidak hidup. Kebanyakan laki-laki adalah pengecut, penuh ketakutan dan takut gagal.Terpenjara oleh pemikiran mereka sendiri dan apa yang orang lain pikir tentang mereka. Banyak laki-laki adalah anak-anak yang hanya menunggu persetujuan ibu mereka, atau persetujuan orang lain dalam masyarakat. Kebanyakan pria yang saya tahu hidup untuk menyenangkan manusia, bukan untuk menyenangkan Allah. Mereka lebih takut orang lain menolak mereka atau tidak menerima mereka jika mereka memilih mengambil jalan yang berbeda.

Kebanyakan pria mati, hanya sedikit yang benar-benar hidup.

Wanita tidak menginginkan pria atau laki-laki yang baik, wanita menginginkan pria yang memiliki misi, pria petualang, pria  yang berbahaya. Inilah sebabnya mengapa banyak wanita tertarik pada ‘badboys’ karena ‘badboys’ hidup dengan risiko, bahaya, misteri dan tidak dapat ditebak. Pria diciptakan untuk hidup tak kenal takut, untuk hidup oleh iman. Tetapi jika anda berjalan ke sebuah gereja hari ini apa yang anda temukan adalah sekelompok anak laki-laki bermain dengan mainan mereka, bekerja dalam bidang yang dapat diduga-tidak hidup sesuai dengan panggilannya dan hidupnya membosankan. Menyedihkan, tapi sebagian besar pria mendapatkan petualangan dari bermain video game atau menonton TV, apa yang terjadi pada para pria?

Seorang pria pemberani  adalah seseorang yang dalam takutnya memilih untuk bergerak maju dan mempercayai  Tuhan, menetapkan untuk mematuhi Allah berapa pun harganya, karena itulah yang terpenting. Kita membutuhkan pria yang memiliki hati yang hidup, hati yang penuh gairah dan sebuah misi untuk mengubah dunia. Ada biaya yang mahal untuk menjadi seorang pria pemberani, ada harga yang harus dibayar jika kita ingin menjadi pahlawan nyata, itu berarti kita bersedia bertindak berlawanan dengan sifat kita dan mengikuti Tuhan melawan segala rintangan dan hidup dengan kehormatan, keberanian dan kebenaran.

Ketika seorang wanita menemukan seorang pria pemberani, ini akan mendorong dia untuk menjadi semua yang Allah inginkan bagi hidupnya. Sebagai seorang pria, tujuan anda bukanlah menemukan bagaimana  seorang wanita melayani Anda, tapi bagaimana anda dapat melayani wanita anda? Sebagai seorang pria, tujuan Anda bukanlah mengetahui bagaimana seorang wanita dapat melayani semua yang menjadi tujuanmu, tapi bagaimana Anda bisa melakukan semua yang Anda mungkin bisa untuk mewujudkan kepenuhan Allah dan kemuliaanNya dalam hidup wanita anda.

Pria  memimpin, melindungi, menyediakan segalanya, hidup dengan kata-kata Anda dan hidup dalam petualangan bersama Roh Kudus — mentaati Tuhan, bukan manusia dan Anda menjadi sebagaimana rancangan Allah sebenarnya- dan wanita Anda akan mencintai Anda untuk itu.

Gimana para wanita?
Tidakkah ini pria yang kau inginkan?
Hehehehehe.....Pastinya ya.... ^^V
Dan para pria, gimana?
Tidakkah kalian ingin menjadi pria yang demikian? ^^’
Pasti bisa!! Dengan pertolongan Tuhan tentunya. Amin....

Kasongan, 30 Mei 2011
-Mega Menulis-

Friday, May 27, 2011

Nge-Blog Yuuukkkk....!!!!

This is my blog:

Sejak kapan ya nge-blog jadi menarik buatku?
AKU LUPA....Hahahahaha

Awalnya bikin blog Cuma untuk mengamankan tulisan-tulisanku di fesbuk, ingat gak sih kalo taon lalu kenceng isunya kalo fesbuk mau ditutup? Nah, karena itulah blog ini lahir ^^’

Yang bikinin aku blog pertama kali adalah sahabatku Fani, dia onlen mlulu sih  tiap hari (waktu itu aku blom punya laptop n modem, di kantor yang bisa akses internet Cuma di bag.keuangan), makanya aku minta tolong sama Fani. Jadi, kalo mau tau ya, nama blogku ini adalah buah pikirannya si Fani, makanya biasa aja kannnn...????!! Hahahahaha, piss Fan ^^V Becanda bukkk....

Waktu itu fani nanya kok sama aku, apa namanya, aku cuman jawab:TERSERAH....  Untung aja blog ini gak diberi nama “TERSERAH”,hahahahaha.

O,iya....trus  email di gmail yang dipake buat nge-blog ini juga Fani yang buat kok, seblomnya dia juga nanya mau nama email apa, dan seperti jawaban di atas aku Cuma bilang: TERSERAH. Untuk emailku, harus aku akui Fani kreatif, emailku di gmail: megasomega@gmail.com
Lucu kan? Gampang diingat. Hmm....Aku blom pernah bilang ini ke Fani, but I love that name, funny.... :P Tau gak sih, si Fani ni gak nge-blog lhoooo...Aneh ya? Hahahaha, seriusssss!!!

Kesannya aku gak pedulian banget ya sama lahirnya blog ini? IYA, emang kok. Awalnya motivasiku ya itu doang, gak ada niat untuk mendandani blogku menjadi ‘sebagus’ ini (mang sapa yang bilang bagus Meg?:p), gak ada niat ngatur tampilannya, POKOKNYA asal bisa nyimpan tulisanku, yo wes, sudahlah....Gak terpikir juga buat publish ni blog awalnya, toh teman-temanku paling baca tulisanku di fesbuk.

Nahhhh.....baru mulai ngotak-ngatik ni blog setelah aku punya laptop, itupun gara-gara iseng gak ada kerjaan, PARAAAHHHHH..... ^^’
TRUSSSS......pada suatu hari, aku iseng (lagi?) share link blogku ke fesbukq, eh...rupanya ada beberapa teman yang follow, seneng, wah...ada juga yang mampir. Entah kapan (aku lupa) ada picture seorang gadis manis yang gak kukenal di followerku, pas aku coba cari tau, ternyata namanya Kezia dan dia juga sama-sama nge-blog, aku suka baca tulisannya Kezia, sangat memberkatiku lho....Coba deh baca disini http://kezioong.blogspot.com/ Waktu itu blognya Kezia blom didandanin sama Kak Shinta looooo.... Sekarang tambah keren d^^b

O, iya di Fesbuk aku berteman dengan Grace Suryani (yang bikin buku Tuhan Masih Menulis Cerita Cinta itu loooo), nah.... pernah pas aku onlen, Kak Grace share link blog seseorang, karena judulnya waktu itu kayaknya menarik, aku buka deh. Eh...ternyata blognya kak Lia, pertama kali liat langsung jatuh cinta (cieee...). Tulisannya banyak banget yang ‘nendang’ aku, hahahaha, iya...diingatkan banyak hal lewat tulisannya, dan banyak hal menarik yang dia ceritakan di blognya, I love it dahhh...Trus aku coba berteman di fesbuk sama Kak Lia, dan diconfirm, ramah banget dia. Trus kak Lia ni yang nyaranin aku ngutak-ngatik blogku yang kacau balau tu dan buka http://scrappinblogs.blogspot.com/  ,melalui revisi beberapa kali jadilah blogku kayak gini tampilannya, thank’s to you Kak Lia ^^ muacchhh. Kalo mau kenalan ma Kak Lia lewat tulisannya, coba buka deh http://mikeloveslia.blogspot.com

Kemudian (apaan sih ^^’) aku nulis note di fesbuk dan dikomentarin sama Kak Grace, dia bilangcoba deh  liat link ini http://hanshinta1.blogspot.com disitu penulisnya juga nulis hal yang sama temanya dengan yang aku tulis waktu itu. DAANNNN.....mulailah aku berkenalan dengan tulisan-tulisan Kak Shinta. Aku blom baca semuanya, tapi yang sudah kubaca TOP abiezzz dahhh...... Then I follow her....

Ngeliat beberapa blog yang keren-keren tampilan dan isinya, aku jadi senang jalan-jalan ngeliat blog orang lain, trus ngefollow yang aku suka. Senang bisa mengenal banyak blogger yang kreatif dan baek banget. Lewat nge-blog aku mulai kenal yang namanya Kezia, kak Lia, Stephanie, kak Shinta, Echa, Uly, de el el. Senang punya banyak saudara baru.....

Menyenangkan bisa memberkati orang lain lewat apa yang aku tuliskan, JUGA....dikuatkan, dihibur, dan ditegur Tuhan, lewat tulisan orang lain.
Sekarang aku ngerasain, kalo beberapa hari gak nulis di blog ada yang kurang.
Ntar kalo udah posting tulisan, yang aku lakukan adalah ngeliat bagian bawah blogku, dimana disitu ada tampilan postingan baru dari teman-teman yang aku follow blognya. Hehehehe, pengen tau kabarnya Uly di http://atikcbulay.blogspot.com/ gimana ya, Kezia kemana aja nih lama gak nongol tulisannya, foto baru Timmy (baby-nya kak Lia) mana ya, apa lagi nih yang diceritain Kak Shinta, Stephanie ngebahas apalagi ya di http://withintakapipisbrainandheart.blogspot.com/ , foto-foto apalagi yang diupload Felicia di sini http://feliciaester.blogspot.com (dia ni hobi banget motret, hehehe)  , de el el....
 Banyak sih blog yang aku follow, tapi beberapa nama yang aku sebutkan di atas adalah yang rutin nge-blog.

Baru-baru ini ternyata sahabatku Vanny juga ketangkap kering lagi nge-blog (ini bukan Fani yang di atas tadi ya...), eh udah agak lama deng, tapi baru-baru aja dia publish. Senanggggg banget, karena lewat blognya walopun dia di Jakarta, aku bisa tau apa yang sedang dia alami atau rasakan, hehehehe.....tinggal buka http://nonaambone.blogspot.com/

Just wanna say.....Nge-blog asik banget loooo...!!!!
Nge-blog yuuukkkk...!!! ^^V

Kasongan, 27 Mei 2011
-Mega Menulis-

Thursday, May 26, 2011

Jangan Sembarang Pacaran!!

DULU BUANGET (kira-kira zaman penjajahan lah...:p) , kalau dengar ada artis atau orang yang aku kenal meninggalkan imannya demi manusia (alias pasangan hidupnya yang gak seiman), yang di pikiranku pertama kali adalah, “Kok bisa ya?Masa sih Cuma demi cowok/cewe dia bisa mengkhianati Tuhannya?Gak masuk akal!!”.

Gileeee, sombong banget ya aku, seolah-olah aku kebal dengan godaan semacam ini. IYA, aku akui kalau aku sombong banget. Ya iyalah, dengan gampangnya aku ngomong gitu coz aku sedang tidak tertarik dengan pria yang tidak seiman, coba kalo aku dah tertarik (atawa jatuh cinta-gile, apa gak sakit pake acara jatuh gini ya? Hahahaha), mungkin aku akan susah ngomong  gitu, fiuhhhh......

Tapi aku gak bisa ngomong dengan gampang kayak gitu lagi sekarang setelah aku bertemu dengan seorang cowo yang blum percaya Kristus, dan...... kuakui aku sempat tertarik loooo..... He looks better than many Christian man I know. Serius!! Dia perhatian, bertanggung jawab, baek, selera humornya bagus, cara ngomongnya sopan...pan...., dia pintar memotivasi,  de el el dah.... Aku sukaaaa!!! ^^’

Aku bilang ke Tuhan, “Bapa, orang ini baek banget ya, aku sukaaaa...pengennya punya pacar kayak dia”  (Kalo ingat sekarang, aku geleng-geleng, berani-beraninya aku cerita tentang orang ini ke Babe, padahal dia dah beristri dan beranak, huahahahaha, CRAZY ME...!! Yes, he had married, gkgkgkgkgkgk...! Tapi aku terbiasa, telling my Father what’s on my mind even the craziest thing.)

Berulang kali MY WHITE SIDE (kalo ada dark side harusnya ada dark side kan?hehehehehe) said:
Ingat Meg, dia beda denganmu!!
Jangan mendukakan Tuhan Meg!
Stop ur feeling!
Jangan coba-coba dekat-dekat dia!
Dia dah beristri! Dah beranak pula! Gila kamu Meg!!
Meg, ingat Yesus yang sudah mati buatmu!

Serius! Aku tau cinta ini terlarang (gubrakk!!!lebaayyyyy...), tapi aku gak bohong, aku sunggguh tertarik sama orang ini. Waktu aku sharing ke Ria, about this man, She “NGAKAK” (what is ngakak in English?:p) then, she said, “Emang Meg, buah terlarang tu selalu keliatan enak ya...!!”
You’re right dear....Hahahahaha. Singkat, padat dan jelas  aja si Ria ngomong, tapi dia tau kalo itu udah cukup ‘nendang’ buatku.....

“Tuhan, jauhkan orang ini dariku, gak kuat aku gak memperhatikan dia kalo dekat gini”, hehehehe, aku berdoa gitu loooo.....
Dan thank’s God, aku dijauhkan-Nya dari pria ini, hehehehe. TAPI, jujur, aku masih kepikiran deh, dimana lagi ya bisa menemukan pria seperti ini TAPI YANG PERCAYA PADA KRISTUS ^^V

Bersyukur aku TIDAK PERNAH berpacaran dengannya, soalnya kalo perasaan dah maen, gak kebayang deh, pasti susah melepasnya.
Bersyukur, dia dah beristri dan beranak, coba kalo gak.... sedikit lebih susah untuk berpaling, huahahahahaha ^^’
Aku bersyukur buat kesempatan bertemu dan menyukainya, aku jadi belajar dan menyadari kalo emang gak mudah yang namanya perasaan ini, kalau sudah menemukan seseorang yang aku anggap nyaman untuk berbagi hidup, apalagi aku dah cinta, fiuuhhh.... I feel like I can do everything for him, catat ya EVERYTHING!!! Gila kan? IYA sihhhh....gila bagi yang gak mengalami, tapi itulah yang sempat aku rasakan. Jadi, jangan sembarang main hati, konsekuensinya berat bo buat kita para cewek!! ^^’ Awalnya Cuma teman dekat, ato teman curhat, trus pacaran....waktu ditegur kita bilang,”Ah, Cuma pacaran, ga papa kan gak seiman, toh ga nikah juga.” Jangan sembarang pacaran!! Cewe gak mungkin pacaran tanpa melibatkan perasaan, dan masalah hati ni gak gampang!!

Pengalamanku menyukai ‘cowo baek tadi’  membuatku sekarang gak bisa dengan gampang menghujat mendengar ada teman yang meninggalkan Yesus demi cewe ato cowonya, karena kalo dah nyangkut perasaan emang susaahhhhh, yang lebih aku rasakan adalah perasaan SEDIH.....
Sedih karena dia sudah melepaskan bagian yang terbaik dalam hidupnya,
sedih karena dia menukar yang kekal dengan yang fana,
sedih melihatnya semakin jauh dari yang selalu mengasihinya,
sedih karena dia mengambil pilihan yang salah.

Memang gak mudah untuk melepas pria ‘baik’ seperti yang kuceritakan tadi, apalagi kalo sudah sempat berpacaran. Berat pastinya....!!.  Perlu komunitas yang menolong kita untuk tetap teguh dan mau menegur dengan kasih. Perlu keberanian untuk mengambil keputusan yang benar. Perlu iman bahwa Allah telah menyiapkan seseorang yang terbaik. Perlu tunduk...nduk..ndukk... dah sama suara Tuhan.

Gak gampang.....Tapi BISA kok....yang bisa kusarankan adalah:
  1. BERUSAHA menjauh dari si dia, putuskan hubungan kasihmu
Kalo berdoa minta Tuhan jauhkan, tapi kita masih menggenggam erat si dia, kira-kira mungkin gak hubungan ini berakhir? Fiuhhh.....!! Mana mungkin!! Doa tanpa usaha tu boong banget. Kita berdoa minta Tuhan menjauhkan, tapi masih berusaha dekat, sama aja boong.
  1.  BERDOA minta kekuatan dari Tuhan, minta Dia yang memampukan kita.
Usaha tanpa doa sia-sia kan? Iya, karena kalau dengan kekuatan sendiri rasanya gak akan sanggup deh. Apalagi yang kita lawan adalah diri sendiri, keinginan hati kita, fiuhhhh.....pasti susah deh, makanya perlu kekuatan yang lebih besar daripada sekedar tekad kita, perlu Tuhan yang memampukan kita menjauh dari si dia.
  1. MINTA DUKUNGAN dari saudara-saudara seiman
Ceritakan pergumulanmu ke saudara-saudara seiman, supaya mereka bisa terus menerus mengingatkanmu dan tentu saja mendoakanmu. Minta mereka untuk gak segan menegurmu.

Ingat, lawan dari yang terbaik adalah yang baik. Jangan melepaskan yang terbaik hanya untuk mendapatkan yang baik ^^’

“Bapa, jagailah hatiku (dan para wanita Allah yang lain) dengan segala kewaspadaan, supaya kami gak dengan gampang memberikan hati kami ato bahkan melemparkannya ke sembarang tempat. Amin”

Kasongan, 26 Mei 2011
-Mega Menulis-

Wednesday, May 25, 2011

Deret Nama ^^V

Kalo di pelajaran Matematika ada yang namanya deret hitung dan deret geometri, kali ini aku mau memperkenalkan deret nama, hahahahahaha, apaan sih kamu Meg?!!! ^^’
Okeh, ni ada deret nama:
Habel,
HenokH,
NuH,
AbrAHam,
Sara,
IshAK,
yakub,
Dua Anak yusuf (Efraim dan Manasye),
YusuF,
orang Tua Musa,
Musa,
Orang Israel,
RahaB,
GiDeon,
BaraK,
SimsoN,
YefTa,
Daud,
SamuEL,...... (bdk Ibrani 11:1-40)
Seandainya, kita harus menamai kelompok ini dengan sebuah nama, apa nama yang pas?
Kalo di Ibrani 11:1-40 sih dengan jelas dikatakan mereka adalah SAKSI-SAKSI IMAN
Pas aku baca, berasa diingatin, “Tuh Meg, kalo mau belajar bagaimana mempercayai Allah, belajarlah dari mereka! Mereka contoh buatmu!“
Alkitab mencantumkan nama mereka bukan karena mereka sudah sempurna dan sungguh-sungguh mempercayai Allah 100% olwes ol de taim, tapi karena mereka adalah gambaran manusia biasa yang ingin mempercayai Allah dan belajar untuk mempercayai-Nya hari lepas hari. Kalo kita membaca satu persatu kisah saksi iman yang tercantum tadi, kita akan dapati mereka juga sering meragukan Allah, mereka jatuh bangun dalam iman mereka, terkadang lebih mengandalkan diri sendiri dibandingkan Allah. MEREKA MANUSIA BIASA, sama seperti kita.
Aku yakin, gak ada di antara nama-nama tadi yang dari lahir dah langsung percaya pada Allah, ato langsung punya iman sebesar biji sesawi (yang bisa mindahin gunung itu ^^). Kepercayaan mereka tumbuh dari hari ke hari, kadang ada hama keragu-raguan yang menganggu, kadang Allah perlu BERKALI-KALI mengulang janji-Nya, ato Allah terus-menerus menyatakan kehadiran-Nya untuk meyakinkan mereka.
Kalo membangun kepercayaan orang lain kepada kita bukan hal yang mudah, sama halnya dengan mempercayai juga bukan hal yang mudah. Kita, manusia, tidak gampang menaruh kepercayaan kita kepada orang lain, karena sepanjang hidup kita, lebih banyak kita menemui orang-orang yang gak dapat dipercaya dibanding yang dapat dipercaya. Kalau kita susah mempercayai sesama manusia, yang dapat kita lihat kehadirannya, bukankah wajar kalau kita perlu waktu untuk sungguh beriman kepada Allah (yang gak kelihatan ini).
Bayangkan bagaimana proses kita mengenal seseorang sampai akhirnya kita sungguh mempercayainya, perlu proses kan? Untuk dapat mempercayai seseorang, dan mempercayakan seluruh rahasia bahkan hidup kita tidak hanya butuh waktu seminggu atau dua minggu, kita perlu bergaul dengannya secara intens, berusaha mengenalnya lebih sungguh sampai akhirnya kita putuskan dia dapat dipercaya, dan menikmati kebersamaan kita dengannya. Karena kita mengenalnya, kita mempercayainya.
Apakah itu berarti kita akan SELALU mempercayai dia? Gak juga kan? Bahkan sesudah kita memutuskan dia dapat dipercaya, bisa saja ada keadaan yang membuat kita mulai meragukannya. Hanya pengenalan kita akan dia yang membuat kita tetap ingin mempercayainya, bahkan di tengah keraguan.
Karena kita mengenalnya, kita mempercayainya dan tetap ingin mempercayainya di tengah keraguan kita.
Kupikir, Allah gak menginginkan iman membabi buta, yang asal percaya tanpa pengenalan yang sungguh kepada Allah. Allah ingin bersekutu dan menjalin hubungan dengan ciptaan-Nya. Allah bersedia kok melalui proses itu bersama kita, sampai kita mempercayai-Nya dengan sungguh. Dia malah menyukai waktu kita bergaul dengan-Nya, Dia senang waktu kita berusaha mengenal-Nya. Lewat pengenalan kita, kita akan melihat kalau Dia sanggup membuktikan bahwa Dia Allah yang dapat dipercaya dan iman kepercayaan kita kepada-Nya bukan sesuatu yang sia-sia.
Jangan merasa gak layak ato berdosa waktu kita mulai meragukan Allah, itu wajar kok. Kalo kita mau belajar dari para saksi iman di atas, mereka bukannya gak pernah meragukan Allah, Sara meragukan janji Allah, Gideon minta bukti atas kehadiran-Nya, Abraham berbohong untuk melindungi dirinya karena meragukan perlindungan Allah, dll (Ayo dibaca kisah mereka.... ^^v). TAPI mereka tetap melangkah bersama Allah,mereka BELAJAR mempercayai Allah setiap harinya.
Sewaktu kita mulai meragukan Allah, tetaplah belajar mempercayainya!!
Ingatlah deret nama di atas, deret nama saksi iman dalam Alkitab ^^V Ingatlah, bahwa mereka adalah orang-orang biasa, yang juga telah belajar mempercayai Allah sepanjang hidupnya.
Kalau mereka pernah meragukan Allah namun telah menyaksikan betapa Allah sungguh layak dipercaya, kali ini giliran kita menyaksikannya ^^
Kasongan, 25 Mei 2011
-Mega Menulis-

Monday, May 23, 2011

Membahagiakan Orang Lain 20 Tahun Lagi!

Beberapa hari yang lalu Widhi mengirimkan SMS buatku, dan dia bilang betapa dia merindukan masa-masa yang dilaluinya bersamaku dan beberapa teman di Jogja, bahkan dia bilang, seandainya waktu bisa kembali lagi, fiuhhh....lagi melow-melow bergembira nih adekku ^^’ Dan aku balas SMSnya dengan berkata: gak usah di Jogja de’, waktu kita bareng di Jakarta sesaat itu aja bnar-bnar berkesan buatku. Jadi mengenang banyak hal deh.....

Hmm....Banyak sekali kenangan bersama Widhi di masa lalu yang membuatku bersyukur sekarang. Bahkan, tahun-tahun telah berlalu, dan tiap aku ingat, yang aku rasakan adalah rasa syukur yang melimpah, berbahagia pernah mengalaminya bersama Widhi. Lucu ya, bagaimana suatu peristiwa terjadi dan membahagiakan kita saat itu, DANNNN....bertahun-tahun kemudian peristiwa itu masih membuat kita berbahagia ^^’

Sepertinya, kalo kita membuat orang lain berbahagia hari ini, kita juga membuat dia berbahagia 1,5 atau 20 tahun lagi, sewaktu dia mengenang peristiwa itu (“,)

Jika hari ini kita telah membahagiakan orang lain,

Bersyukurlah.....

Tahun-tahun berikutnya mungkin kita ‘masih’ membuatnya berbahagia ^^V

Selamat membahagiakan orang lain yaaaa hari ini...!!!!


Palangka Raya, 23 Mei 2011

-Mega Menulis-

Saturday, May 21, 2011

MINTALAH, maka akan diberikan kepadamu

ForShare: wkt itu aku ikut acara yg ad doorprize yg keren2...aku kebagian tugas ngebagiinnya. Dlm hati aku minta ma Tuhan,”God, aku dapat juga dong, yg kecil-kecil aja jg gpp deh.” Ternyata oh ternyata aku dapat juga tu doorprize, tp cuman:indomie (-.-)’

#Mintalah sesuatu yg besar pd Dia yang Maha Besar#

Keziatata


Itu sms yang dikirimkan Kezia buatku kemaren, aku senyum-senyum pas baca, hahahahaha. SUKAAAA......


HAL MEMINTA ini membuatku teringat suatu malam pas Persekutuan Umum di UKM Kristen waktu kuliah dulu, pas khotbahnya, kak Johan ngasi pengajaran tentang 1 ayat yang (PASTINYA) dah sering kita dengar dan dikutip, ayat tersebut berbunyi :


Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Matius 7:7-8


Wooowwwww.....!!!!

Janji Tuhan yang luar bisa kan?

Sekarang pertanyaannya adalah.....


APAKAH KITA SELALU MENDAPATKAN YANG KITA MINTA?


Hmmm.....

Semua tau kalo jawabannya NGGA

Dan, apakah itu berarti Tuhan dah bohong?

Come on..... Sebelum ngambil kesimpulan gitu, baca dulu den penjelasan ayat tadi. Kita sering berhenti di bagian tadi, padahal, penjelasannya ada di ayat selanjutnya:


Let’s see this...!!!

Adakah seseorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada yang meminta kepada-Nya. Matius 7:9-11

See?

Analogi yang diberikan Yesus keren banget kan, Dia menggambarkan Allah kita sebagai BAPA SORGAWI yang baik dan SELALU memberikan yang baik kepada yang meminta kepada-Nya. Nah, masalahnya, kita tau gak apa yang kita minta? Apakah kita sudah meminta yang baik.


Perhatikan, ilustrasi di bawah ini:

(PERHATIKAN BAEK-BAEK YA....SOALNYA SEKILAS EMANG NAMPAK SAMA, TAPI BEDA LOOOO.....!!!!)


1. Anak minta roti, bapaknya memberi batu.

Anak minta batu, bataknya memberi batu.

Anak minta ikan, bapaknya memberi ular.

Anak minta ular, bapaknya memberi ular.

(Kalo ada bapak macam ini, aku Cuma bisa geleng-gelenglah aku, masa dia hanya memberikan yang BURUK buat anaknya, bapak macam apa bapak yang kayak gini? Pasti dah giloooo ya bapak ini?!!! Cckk...cckkk...cckkk.....*still geleng-geleng*)


2.Anak minta roti, bapaknya memberi roti.

Anak minta batu, bataknya memberi batu.

Anak minta ikan, bapaknya memberi ikan.

Anak minta ular, bapaknya memberi ular.

(Mau gak bapak yang kayak gini? Enak banget kan nampaknya? AAPAAAAAA aja yang kita minta, kita diberi SESUAI apa yang kita minta! ENAK YA??!!!! Errr....Yakin enak? Silakan mikir deh.....)


3.Anak minta roti, bapaknya memberi roti.

Anak minta batu, bataknya memberi roti.

Anak minta ikan, bapaknya memberi ikan.

Anak minta ular, bapaknya memberi ikan.

(Hmmm......bapak yang baek buanget ya, gak peduli apapun yang diminta anaknya, dia selalu memberikan yang baek aja.... TOP MARKOTOP d^^b)


Kalo dah baca baek-baek ilustrasi tadi, kira-kira Allah kita bapak nomor berapa?

.........

...........................

...............................................

*still thinking huh? :p *


Gak usah mikir lagi, pastinya yang nomor 3 dung....

DIA SELALU MEMBERI YANG BAIK, yakinlah.....!!!!

Pertanyaannya sekarang, apakah kita JUGA SELALU MEMINTA YANG BAIK?


SERIUS...

JUJURLAH....

Kita sering gak tau lo apa yang kita minta, banyak kali yang kita minta adalah batu dan ular.


BEDA DUNK sama Allah kita, Dia selalu beri roti dan ikan, Dia selalu memberi yang baik. Dan yang baik bagi kita adalah:


1.Yang membuat kita menyerupai Kristus

Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi SERUPAdengan gambaran anak-Nya, supaya Ia anak-Nya itu menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Roma 8:29


Allah ingin kita menjadi serupa dengan Kristus, dan melalui apa yang Dia berikan atas permintaan kita, Dia mau bentuk kita menjadi serupa dengan Kristus. Kita meminta untuk memenuhi hawa nafsu kita, sedangkan Dia membentuk karakter kita lewat apa yang Dia berikan. Dia sungguh rindu kita makin menyerupai Kristus.


2.Yang memuliakan TUHAN

dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Yohanes 14:13

Dia rindu dipermuliakan melalui setiap apa yang Dia berikan. Dan setiap pemberian-Nya adalah hal yang baik, karena itu bisa membuat kita memuliakan-Nya.


Mungkin kita mengerutkan kening, HERAN, KENAPA SIH yang baik bagi kita semuanya berkaitan tentang ALLAH melulu, padahal ini kan permintaan kita, lalu kenapa Allah memberi YANG BAIK menurut-Nya dan bukan menurut kita. Fiuh.....Betapa kita mementingkan diri sendiri ya?^^’


Padahal, SEHARUSNYA, segala sesuatu (termasuk doa kita) adalah untuk kepentingan Allah, SEGALA SESUATU adalah tentang ALLAH, bukan kita!!! ^^V


Untuk jelasnya, silakan baca ini http://megasthought.blogspot.com/2011/03/teologi-kucing-dan-anjing-bab-1.html Tulisan ini ringkasan dari sebuah bab di buku yang aku suka banget, menolongku hidup dengan kerinduan untuk memuliakan Allah (termasuk lewat apa yang aku doakan).


Hmm.....

Selamat meminta yooo...!!!!



Palangka Raya, 21 Mei 2011

-Mega Menulis-


blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs