.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Saturday, May 14, 2011

Pondasi tu Puentinggg loooo..... ^^

Lukas 6:46-49 (Dua Macam Dasar)

Yesus mengajar dengan keras banget pada bagian ini, rupanya Dia juengkel pol-polan gara-gara buanyak orang yang sering tereak-tereak pada-Nya: Tuhan, Tuhan... dan mendengar apa yang dikatakan-Nya, TAPI gak pernah melakukan perkataan-Nya (Ada yang ngerasa?He he he he ^^’). Yesus bilang, orang-orang seperti ini kongruen (sama dan sebangun)-halah, sok pake bahasa Matematik kamu Meg- dengan orang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar, waktu banjir melanda, rumah ini roboh dan rusak hebat. Hiii...ngeri ya??!!

Di blog ini http://hardi91.wordpress.com/2010/01/04/pondasi-bangunan/ (hasil googling) dikatakan kalo pondasi bangunan adalah kontruksi yang paling terpenting pada suatu bangunan. Karena pondasi berfungsi sebagai”penahan seluruh beban ( hidup dan mati ) yang berada di atasnya dan gaya – gaya dari luar.

Jadi, dasar or pondasi tu penting banget karena:

  1. Menentukan seberapa tinggi bangunan yang akan kita buat

Iya dunk....Masuk akal kan? Gimana mungkin kita dapat membangun bangunan yang tinggi kalo dasarnya gak kuat (apalagi gak ada), hah....sia-sia tuh, tinggal nunggu runtuhnya aja. Bisa-bisa ditiup angin dikit, roboh dah... Tanya dah orang teknik sipil ato arsitek, berani gak mereka buat bangunan tinggi tanpa pondasi.

  1. Menentukan daya tahan bangunan

Dah dibilang kan kalo fungsi pondasi tadi untuk menahan beban di atasnya, nah....kalo pondasinya gak ada, darimana tu bangunan punya penahan untuk beban di atasnya? Mana kuat? Apalagi kalo bangunannya tinggi or gede, pastinya material yang dibutuhkan lebih banyak, material banyak=beban yang berat, piye tuh bisa tahan beban yang berat?

Jangan sampe deh kita dikatain Yesus sebagai orang-orang yang mendirikan rumahnya tanpa dasar (Lukas 6:49). So, bangunlah rumah dengan dasar!!

Gimana membangun dasar yang kuat?

Liat di Lukas 6:47-48

Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukan-Nya-Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan-, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, ia tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun

Ada 3 hal yang harus kita lakukan kalo kita mau membangun dasar yang kuat dalam kehidupan rohani kita:

  1. Datang kepada Yesus
  2. Mendengarkan perkataaan-Nya
  3. Melakukan perkataan-Nya

Ketiga hal ini harus dilakukan, jangan mencoba-coba mengurangi salah satu ato salah dua dari ketiga hal ini, karena nantinya akan berakibat dasar ato pondasi kita gak kuat.

Datang kepada Yesus dan mendengarkan perkataanNya dan minus melakukan perkataan-Nya akan menjadikan diri kita sendiri sebagai penipu. Okelah, dari luar terlihat sebagai orang yang rohani buanget, tapi ntar.....pas badai besar datang, nyata benar karakter asli sang ‘penipu rohani’ ini. Emang sih, kalo Cuma angin kecil, gak akan nampak kalo karakter yang ditampilkan palsu, tapi saat badai datang...nah, mulailah roboh semua kepalsuan yang dibangun. Mau? Gak kan? Makanya, perlu banget nih memperjuangkan ketiga hal di atas setiap hari supaya dasar kita sungguh-sungguh kuat.

Yuk, mari cek masing-masing pondasi kita, dah kuat blom, supaya jangan kita roboh waktu badai datang ^^V

Palangka Raya, 14 Mei 2011

-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs