.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, July 5, 2011

Day 3-The Word Became Flesh

Kemaren is a hectic day, huaaa......*tereakkkkk* Dari pagi bangun, langsung siap-siap berangkat ke Kasongan. Sarapan pun di Kasongan. Nyampe kantor masih sepi (seperti biasa). Yessss!!! Bisa sate deh. Aku buka bahan bacaan hari itu, dari Yohanes 1:1-28.
Aku berdoa dan kemudian membacanya....
Okey, bacaan terdiri dari 2 perikop,menceritakan tentang Yesus-Firman Allah yang telah menjadi manusia dan kesaksian Yohanes tentang dirinya. Daannnnn....aku baca sekali lagi, sekali lagiiii.....blom dapet apa-apa, ehhh...tau-tau teman seruanganku datang, tumben, lebih cepet dari biasanya dia datang. Yo wes lah, ntar malam aja lagi aku baca, gitu pikirku.

Eh, tau-tau malemnya listrik di rumah mati, hiksss, jadinya gak bisa deh baca. Tapi emang cuapeeee banget sih kmaren, emang ngantukkk..tuukkk.... Aku mencoba tidur di tengah gelap itu, dan malah ingat ayat yang aku baca paginya, gak apal persis sih, tapi berasa gimaaannnnaaa gitu. Lagi gelap gitu ingatnya:
Terang itu (Yesus) bercahaya dalam gelap dan kegelapan tidak menguasainya....
Terang yang sesungguhnya (Yesus), yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia....

Woowwww......!!!
ASLI, di tengah kegelapan gitu, ingat ayat itu, berasa banget JESUS IS NOW HERE!
Huaaaa...... \(“,)/
Like He was teaching me,”Meg, bahkan dalam saat-saat ‘gelapmu’ AKU ada, I always here with you.”
MENYENANGKAN banget lo ngerasain saat-saat gelap bersama Tuhan tadi malam.... (err...hilangkan bagian nyamuk yang mendengung-dengung ^^’)

Nahhhh......tadi pagi, aku baca lagi Yohanes 1:1-28. Hahahahaha, gak puas bacanya kemaren. Lagian mau baca lagi bagian tentang ‘terang’ ini, kan tadi malam Cuma ingat sepotong-sepotong. Ehhhh....pas baca hari ini, aku malah dibukakan tentang Yohanes. Tau gak sih, aku jadi salut banget ma Yohanes Pembaptis. Why?

  1. Yohanes tau diri (alias mengenali sapa dirinya)
Hehehehehehe, I mean, Yohanes mengenali sapa dirinya, dan dia gak berusaha menjadi seseorang yang bukan dirinya.
Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" Yohanes 1:19-21
Waktu ditanyain orang-orang tentang siapa dirinya, dia menjawab apa adanya, dan gak berusaha tampak hebat. Padahal, kalo dia mau, dia bisa kok tampil ‘sok’, hehehehe, bayangin deh, kelahirannya aja merupakan suatu mukzizat yang dikerjakan Allah. Tau kan kalo Yohanes lahir di masa tua ortunya, trus malaikat Tuhan sampe datang kepada bapaknya seblom dia lahir untuk mengatakan kehendak Allah atas dirinya.
Kebayang ga sih kalo Yohanes ngaku-ngaku jadi mesias? Wahh...bisa kacau dunia persilatan ^^V Tapi gak kan? ^^’

  1. Yohanes tau tujuan hidupnya ada di dunia ini
Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Yohanes 1:6-8
Yohanes tau tujuan hidupnya adalah bersaksi akan kedatangan Mesias, and He did his job. Sudahkah kamu tau tujuan hidupmu dan melakukannya Meg? ^^’ Sudahkah kamu bersaksi bahwa YESUSlah terang itu dalam hidupmu?

  1. Yohanes akrab dengan kitab-kitab Taurat dan kitab para nabi
Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." Yohanes 1:22-23
See? Yohanes apal dan bisa mengutip perkataan Nabi Yesaya disini:
Ada suara yang berseru-seru: "Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita! Yesaya 40:3
Kira-kira darimana Yohanes bisa mengutip perkataan nabi Yesaya kalo dia gak pernah membaca ato bergaul akrab dengan kitab-kitab tersebut? ^^V Sungguh memotivasiku bergaul lebih dalam lagi dengan firman-Nya.

  1. Yohanes mengenal Allahnya
Yessss!!!! Mantabbb!! Mak nyusss!! Kereennn....
Dia tau kalo Yesus lah yang dimaksud, dia mengerti kalo Kristus lah yang memampukan kita menerima kasih karunia dan kebenaran. Dia mengalihkan perhatian orang-orang dari dirinya kepada terang yang sesungguhnya, dia mengenali Allah dan mau orang-orang juga mengenalNya.

Hari ni blajar banyak deh dari Yohanes, hehehehehehe. I love this lesson.
Trima kasih buat pelajaran hari ini BAPA. Ajari aku untuk lebih lagi mengenal-MU supaya bisa mengenalkanMu kepada orang lain.
My purpose is to know You and make You known.



Kasongan,5 Juli 2011
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs