.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Monday, July 18, 2011

Peraturan Ada Untuk Dilanggar, Benarkah?

PERATURAN ADA UNTUK DILANGGAR

Seringkali kita mendengar kalimat di atas diucapkan kan? Ato jangan-jangan bibir kita sendiri yang mengucapkannya? ^^’

Benarkah hal tersebut?
Dalam minggu ini aku menyaksikan berbagai akibat dari peraturan lalu lintas yang dilanggar. Di depan mataku, aku menyaksikan 3 motor bertabrakan dan jatuh gara-gara salah satunya ada yang melanggar lalu lintas. Mendinglah ya kalo yang mengakibatkan tabrakan itu aja yang jatuh, lah ini juga merugikan orang lain. Mana yang paling miris, ada satu motor yang membawa 4 orang (salah satunya balita), duhhh...... Trus, salah satu langganan di warung makan omku, tersenggol mobil jatuh trus kepalanya terlindas truk gara-gara lengah sms-an di motor, trus gak pake helm pula. Seramm.....

Aku turut prihatin lah ya hal-hal tersebut bisa terjadi, tapi itulah akibatnya melanggar peraturan yang ada. Emang peraturan tu sepertinya membatasi kita, merepotkan, dan ribet. Eitttsss, tunggu dulu! Walopun nampaknya seperti itu, peraturan yang ditetapkan tu pasti ada tujuannya. Kebayang gak dunia tanpa aturan, pasti kacau dimana-mana! Peraturan tu ada untuk melindungi kita lho sebenarnya. Liat tuh kasus di atas. Sapa yang dirugikan waktu peraturan dilanggar? Pelanggar itu sendiri kan? Masi mending kalo Cuma diri sendiri yang dirugikan, kalo ikut merugikan orang lain? Apa gak payah nih?

Tertemplak juga jadinya! Allah kita sepertinya punya aturan yang ribet banget kan? Jangan ada Allah lain di hadapanNya, hormati ayah dan ibumu, jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengingini milik sesamamu, jangan bersaksi dusta, dll. Buanyak banget aturan yang kayaknya ribet banget, dan susah untuk dilakukan. Tapi taukah kamu, peraturan yang ditetapkan Allah ada untuk melindungi kita lho.....

Seperti papah ato mamah yang mencegah anaknya yang masih balita bermain di jalan, ato seorang ibu yang melarang anaknya memegang pisau karena takut itu akan melukai dirinya sendiri, demikianlah BAPA kita melindungi kita dengan aturan-aturanNya. DIA tidak mau kita bertindak bodoh dan nantinya melukai diri kita sendiri. Dia BAPA yang mengasihi kita. Namun, seringkali kita melanggar aturannya, tanpa memahami aturannya ada karena kasih.

Dengan peraturan-Nya Allah juga ingin melindungi hati kita. Kalo Allah tidak mau ada hubungan seks sebelum pernikahan, itu karena Dia sangat melindungi kita para wanita. Dia tau penyatuan tubuh juga penyatuan emosional dan hati bagi kita para wanita, Dia menjaga kita.

Kalo Dia ingin kita berdoa setiap saat, itu karena Dia tau kita butuh mendengar suara-Nya setiap saat dan dikuatkan olehNya. Segala aturan, prinsip, hukum ato apapun yang ditetapkan Allah untuk kita lakukan. Itu adalah caraNya melindungi kita.

Menyadari hal ini, aku jadi bersyukur buat aturan-aturan yang ada di sekeilingku, baik yang dari manusia, maupun dari yang bukan manusia-Allah sendiri ^^V Karena aturan ini ada untuk melindungi kita. Tidak perlu negative thinking dan antipati pada segala peraturan yang ada.

Aturan yang dibuat Allah, dengan damai sejahtera terimalah dan percayalah kalo ini untuk kebaikan. RancanganNya adalah damai sejahtera, bukan kecelakaan, ya kan? Artinya segala aturan, prinsip maupun hukum yang dari Allah pun ada untuk kesejahteraan kita.

Aku gak mau seperti kuda liar yang gak bisa dikendalikan, aku harus belajar tunduk, dan belajar hidup dalam prinsip-prinsip Allah, karena sesungguhnya ini yang kuperlukan. Supaya aku aman dalam perlindungan-Nya.

Masih mau melanggar aturan? ^^'




Kasongan, 18 Juli 2011
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs