.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Sunday, August 14, 2011

Terima Kasih....


Dalam salah satu catatannya, Posa menulis catatan berikut:

 

 

TERIMA KASIH

 

Tadi, tanpa sengaja aku mendengar pernyataan dari seorang Bapak tentang pengalaman hidupnya. Selama bekerja di hutan, ia bergaul dengan penduduk dusun sebuah suku di Papua. Di sana, ia mendapati bahwa kata 'terima kasih' tidak ada dalam bahasa suku itu. Jadi, tidak ada kosa kata yang menyatakan rasa syukur karena pertolongan orang lain, seperti thank you (Inggris), maturnuwun (Jawa), atau lainnya. Entahlah, aku juga kurang jelas. Menurutnya, orang tidak mengucapkan terima kasih untuk bantuan yang diterimanya. 


Kenapa bisa? 


Ya, itulah kekayaan budaya di tempat itu. Mungkin saja anggapan mereka bahwa tidak perlu mengucapkan terima kasih, karena bantuan yang dilakukannya atau yang dilakukan orang lain terhadapnya adalah sebuah kewajiban, adalah sesuatu yang sudah seharusnya terjadi.

 

 

Huaaa....???

Kok bisa ya?! No ‘THANKS’ in this tribe. *SHOCK*

Ingat banget, waktu itu aku langsung SMS Posa dan nanya, beneran gak sih yang ditulisnya, emang suku apa itu namanya, dan Posa bilang namanya, tapi aku lupa deh namanya.

 

Wah..wah...Aku ga bisa bayangkan deh kalo gak bisa bilang ‘TERIMA KASIH’ karena ga ada kosa kata yang menyatakan rasa syukur gitu. Bagiku, itu seperti kehilangan kesempatan untuk mensyukuri setiap hal baik yang terjadi dalam hidupku, dan buatku itu ‘gak banget’.

 

Terima kasih is a simple word....

Tapi efeknya LUAR BIASA!

Bagi kita yang mengucapkannya maupun kepada siapa kita mengucapkannya.

 

Bagi kita yang mengucapkannya, mengatakan ‘TERIMA KASIH’ dapat:

mengingatkan diri kita sendiri betapa kita telah diberkati dengan banyak hal baik

memberikan kita rasa puas dan belajar tidak terlalu banyak menuntut

membuat kita bersyukur

membuat hati kita melimpah dengan sukacita

 

Bagi kepada siapa kita mengucapkannya, a simple ‘TERIMA KASIH’ mampu:

membuatnya juga ber’TERIMA KASIH’ karena masih mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain

melatihnya untuk terus berbuat baik

membuatnya merasa dihargai

 

Mungkin kita jarang mengucapkan terima kasih karena merasa kita pantas mendapatkan segala yang kita dapatkan, ato karena kita merasa kita mendapatkannya karena hasil kerja keras kita. Tapi, jika mengucapkan ‘TERIMA KASIH’ mendatangkan banyak manfaat dan menjadikan kita orang yang lebih baik, mengapa kita tidak mengucapkannya?

 

Yuk belajar bilang, “TERIMA KASIH...” !!

Terima kasih Posa, sudah share ini buatku.... ^^V

 

 

 

 

Kasongan, 14 Agustus 2011

-Mega Menulis-


No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs