.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Saturday, August 13, 2011

Uang Palsu & Kasih

Di ruangan  bidang kami, aku adalah tukang belanja barang-barang keperluan kami bersama, tetek bengek dari kopi sachet, mi gelas, gula,  susu, teh, snack,permen,  tisu, pengharum ruangan, dll dah. Awalnya sih belinya pake duit bareng-bareng, nah....daripada ntar bingung lagi pas barang abis (dan duit gak ada), akhirnya aku ambil kebijakan (gubrak, kayak apa aja ya :p) kalo tiap yang ngambil minuman ato makanan HARUS bayar. Bukan cari untung kayak dagang sih, Cuma buat balikin modal awal gitu, jadi kami bisa tetap beli lagi barang, biarpun dah habis ^^V  Nahhhh....Karena di ruangan lain kagak ada yang sedia  kayak kami, seringkali teman-teman dari ruangan lain juga nyerang beli di tempat kami. Kemaren, pas seorang teman bernama Jagau bercanda membayar barang yang diambilnya aku belajar sesuatu yang menarik, teringat buku yang pernah kubaca ^^’

Seperti biasa, siang hari Jagau menyerang ruangan kami dan membeli beberapa makanan dan minuman, sewaktu dia membayar  aku sempat ngerasa heran, tumben langsung bayar, kan biasanya dia ngutang, huahahahahahahaha, piss Gau... ^^V Gak sih, yang bikin aneh waktu itu, sebenarnya si Jagau hanya perlu membayar 3 ribu rupiah doang, eh...masa tau-tau dia ngeluarin 2 lembar uang, selembar 50 ribu, dan selembar 20 ribu. Sok banget sih Jagau ni, pikirku, pamer duit poooo???? Tapi thank’s God, akhirnya dia bayar, gkgkgkgkgkgk ^^’

Err...tapi pas aku megang uang itu, kok aku ngerasa ada yang aneh ya, ukurannya lebih kecil dari uang yang biasanya, emang sih gak terlalu kentara kalo diliat sepintas, TAPI kalo sering megang n liat duit  (sok banget kamu Meg, kayak banyak duit ajee,gkgkgkgkgkgk) PASTI tau  lah ya “SOMETHING WRONG”. Then, pas aku megang dan aku amatin, ternyata ....ITU DUIT PALSU boooo. Hahahahahaha. Dasar si Jagau, iseng banget, gkgkgkgkgk. Sekilas terlihat asli, tapi pas diamatin dan dipegang bner, nyatalah kepalsuannya, alamakkkk.....Gak ada tanda airnya, trus pas dipegang juga mulus lus (kalo uang asli kan agak kasar gitu). Aku ketawa-ketawa lah ya pas nyadar candaan si Jagau kali ini ^^

Nahhh....hal ASLI-PALSU ini nampaknya juga berlaku dalam hidup. Kita bisa mengenali sesuatu itu PALSU HANYA JIKA KITA TELAH MENGENAL  CIRI-CIRI yang ASLI.

Contoh laen, tau lah ya...barang-barang merk kayak tas, parfum, dll. Banyak tuh dijual tiruannya, ada KW 1, KW2, dll dah ntah ampe KW berapa, hahahahahaha.  Indonesia gitu loh, pinter banget bikin tiruan *sigh* Terkadang tiruannya tu super banget, sampe susah bedainnya ma yang asli. Sama juga kayak spare part komputer, kendaraan, mesin-mesin, software, dll. Hanya mereka yang mengenal yang asli yang bisa tau tu barang palsu apa kagak. Buat yang dah ahli, kurasa dia ga butuh waktu lama untuk tau KEASLIAN ato KEPALSUAN suatu barang. WHY? AGAIN, karena dia tau gimana yang asli terlihat!

Suruhlah aku ni bedakan, asli ato palsunya spare part komputer, dan aku akan segera ngamatin dengan seksama, THEN....aku Cuma bingung plus bengong, mana ku tau, aku Cuma tau make doang. Bedalah kalo suruh si Mano yang ngeliat, dia mungkin bisa mengidentifikasi tu barang asli ato palsu. Trus....aku paling males ke bengkel buat servis motor gitu tau ada yang kurang beres, soalnya pernah kejadian, pas aku servis disuruh ganti dengan barang, padahal harusnya gak diganti, mana tu spare part gak asli keluarab pabrik pula. Aarrrrgggggghhhh, emosi saya kalo ingat-ingat lagi.

Nah, barang-barang yang ASLI, kita taulah mutunya. Jarang banget barang palsu lebih baik daripada yang asli. Dan tentunya tiap kita pengen punya barang yang asli ya kan?

Karena itu, bagi yang pengen barang asli, penting banget bagi tuh untuk mengenali ciri-ciri ASLI suatu barang, supaya sewaktu kita dihadapkan pada yang palsu, kita akan segera tau dan ga sempat tertipu! Alarm dalam otak kita akan berbunyi saat merasa ada sesuatu yang berbeda. TEETTTTTTTT....Something wong nih, kata otak  dan hati kita, saat ngeliat barang palsu.

Kalo kita menginginkan barang asli, teruslah berusaha mengenali ciri-cirinya, lihat yang asli, pelajari yang asli gimana. Biar gak dapat yang palsu.

Bagaimana dengan kasih?
Bagaimana rupa kasih yang asli?
Entah siapa yang mulai bilang, “CEMBURU TU TANDA CINTA”, is that true?

Setiap kita pasti punya pengalaman masing-masing dalam hubungan kasih, ada yang baik, ada yang jelek. Seringkali dalam hubungan, kita menyakiti dan menyiksa diri sendiri hanya karena kita gak mengenali mana kasih yang asli dan mana kasih yang palsu. Kita belajar ciri-ciri kasih dari sumber yang salah.

Kalau pacarmu memeluk atau menciummu itu berarti dia ingin menunjukkan kasihnya. SALAH! Itu berarti dia bernafsu, tidak punya pengendalian diri. Itu bukan kasih.
Pacarmu mengajak berhubungan badan padahal blom menjadi istri karena mengasihimu? SALAH! Dia hanya mencari keuntungan sendiri. Dia mau mencuri apa yang bukan haknya. Itu perbuatn pencuri.
Justru karena dia mengasihimu, dia tidak akan menyakitimu, dan mengasihimu dengan kasih yang ASLI, bukan yang PALSU!!

Di buku “Rahasia Wanita Penuh Pesona”, Michelle McKinney Hammond menuliskan demikian:
“Bila seseorang dilatih untuk mengenali uang palsu, mereka tidak akan meneliti contoh-contoh dari uang palsu. Sebaliknya, mereka meneliti uang yang asli selama berjam-jam. Garis-garis yang ada, tekstur kertasnya, warnanya, itu semua akan melekat erat dalam ingatan mereka. Lalu jika mereka diberi uang palsu, maka sensor yang ada dalam otak mereka akan memberikan tanda bahaya, karena yang asli sudah terpatri dalam benak mereka. Begitu juga pengertian yang kita miliki tentang kasih.”

KASIH yang ASLI tuh ada di 1 Korintus 13, kasih yang asli tu harusnya kayak gini:
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. 1 Korintus 13:4-8

Saat kita dah mengenali kasih yang benar, kita tau saat kasih asli datang. Kita gak akan membiarkan diri kita terluka ato diperbudak oleh emosi saja

O, iya....Kalo mau melihat MODEL KASIH yang jelas, pandanglah Yesus! ^^V

OK, selamat menemukan yang ASLI ya....!!! ^^



Kasongan, 13 Agustus 2011
-Mega Menulis-


No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs