.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, September 13, 2011

Akhirnya Rossi Terjatuh Juga


“Akhirnya Rossi jatuh juga Mon....”, demikian ucap Mano pada Mona saat mendengar ceritaku.
Hahahahaha, gak sopan kau kau Manogar!!!



Bukan......!!!
Aku bukan bercerita tentang Valentino Rossi sang pembalap yang berasal dari Itali itu, aku baru saja bercerita tentang kecelakaan yang aku-Megantino Rossi alami (ngarang aja kamu Meg, sejak kapan kamu ganti nama?:p) , aku terjatuh dari motor hari Jumat yang lalu dalam perjalanan Kasongan-Palangka Raya, di daerah Tangkiling aku jatuh sewaktu menghindari sebuah motor ^^’

Sebenarnya, sejujurnya, aku gak mau menceritakan ini, malu booo......Masa pembalap jatuh ^^’
Lagipula, aku males banget cerita, coz aku sudah mengira dari orang-orang yang kuceritakan kejadian yang menimpaku akan keluar kalimat:
“Makanya......dah dibilangin jangan ngebut!!!! Baru rasain sekarang kan akibatnya?”
Oh, pliss dehhhh......Udah kena musibah malah dikatain gitu, jengkel gak sih? :p

Gak perlu lagi dikatain gitu lah teman.....
Bikin aku jadi pengen nonjok kan?
Hahahahaha ^^V

Tapi emang aku MALU menceritakan kejatuhanku, ketahuan kan kalo ternyata aku juga bisa jatuh, padahal kan selama ini tiap dikasi tau ‘jangan ngebut’, aku bakalan ngeles bilang:
 “Iya, ga papa ah, aku ngebut juga liat-liat sikon kok, buktinya selama ini aku gak papa kan? Selamat aja kan?” *sok-sokan.com*

Tapi ternyata, akhirnya....aku jatuh.....Hiks :’(

Tau gak sih, dah dari hari Jumat aku menahan diri untuk gak cerita, paling-paling Cuma cerita sama orang rumah doang, sama teman gereja pun aku cuman cerita sama Edo awalnya, itu juga gara-gara terpaksa, hahahahaha. Hari Jumat dia ngajakin aku latian nyanyi dan aku gak bisa gara-gara masih sakit, lecet tuh aku, blom kering pula lukaku, terpaksa deh cerita alasannya napa aku gak ikut. Sama Fani juga, besoknya aku baru cerita gara-gara dia ngeliat lukaku dan nanya, kalo gak, mungkin aku gak cerita, hehehehehe.

Pokoknya, kalo ada yang nanya aja aku baru mau cerita, itupun bener-bener karena TERPAKSA menjawab, masi sih orang nanya kita cuekin :p

Aku menahan diri buat cerita  apalagi menuliskan kejadian ini di blog dan fb, mak janggg.....MALUUUUU........Pembalap kok terjatuh :’(

Tapi, aku mulai diingatkan:
Cerita ini bukan tentang kamu Meg, ini tentang Allah.
Ini tentang Dia yang menyelamatkanmu.
Tentang Allah yang punya alasan mengapa dia ingin kamu hidup sampai hari ini.

Segala sesuatu bukan tentang Mega.
Segala sesuatu adalah tentang Allah.
Allah masih ingin aku hidup bukan sekedar karena Dia mengasihiku.

Sebab di dalam maut tidaklah orang ingat kepada-Mu; siapakah yang akan bersyukur kepada-Mu di dalam dunia orang mati? Mazmur 6:6

Kalau kecelakaan yang aku alami gak sampai merenggut nyawaku, dan aku masih hidup sampai detik ini, itu karena Allah ingin aku selalu mengingat bahwa hidup yang kuhidupi sekarang adalah milik-Nya. Betapa aku bersyukur pada-Nya yang memberikan kehidupan ini. Aku hidup bukan karena aku kuat, atau karena aku hebat, tapi sungguh aku bergantung pada-Nya Pemilik Hidupku. Aku hidup sampai hari ini, bukanlah hal yang biasa, tapi karena mukzizat dan kasih-Nya saja aku hidup.

“Hebat, kamu cuma lecet sedikit nak.”, komentar mamahku.
Ya. Hebat Mah..... Karena Allahku yang hebat itu menyelamatkanku \(“,)/


Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan. Mazmur 118:17

Aku hidup SUPAYA aku menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN dalam hidupku.
Menyontek Grace Suryani Halim, aku juga mau jadi tukang ceritanya Tuhan ^^V
Hidupku adalah serangkaian kesempatan untukku menyaksikan Tuhan, menyaksikan perbuatan-Nya dan bersaksi kepada orang lain tentang Dia.

Ya Tuhan, terima kasih karena Kau menyelamatkanku, dan masih menjaga hidupku. Mulutku akan menceritakan keadilan-Mu dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya. Amen (bdk Mazmur 71:15)

Apakah ada hal-hal yang terjadi dalam hidup kita dan TUHAN ingin kita menceritakannya kepada orang lain, tapi kita gak mau menceritakannya?
Apa alasannya?
Malu? (Seperti aku ^^')
Atau enggan?
Atau ‘hanya’ karena malas?

Saat kita TIDAK MAU menceritakannya, ingatlah (sekali lagi):
INI BUKANLAH TENTANG SAYA ATAU KAMU. ATAU KITA.
INI TENTANG ALLAH

Ini adalah tentang bagaimana Dia dimuliakan melalui apa yang Dia lakukan dalam hidup kita.

Kalau Allah dimuliakan melalui apa yang kita ceritakan, ceritakanlah....!!

Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya. Amsal 3:27

Kalo Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu, tentunya Dia dapat membuat batu-batu menceritakan tentang Dia kepada dunia ini, jika kita tidak mau melakukannya ^^ Masa kalah sama batu?:p

Mari menyaksikan tentang Allah kita.
Tentang kasih-Nya. Tentang kebaikan-Nya. Tentang karya-Nya.
Tentang Dia!
Bagi kemuliaan-Nya.



Kasongan, 13 September 2011
-Mega Menulis-



1 comment:

Leni Liem said...

huahahahha gw pikir si Rossi bnran jatuhhh, kan dia idola gw gitu loh hohoho
hati2 meg, bawa motor jgn ngebut2 yaa ^^
iya untung km ga knp2 lohh...
bkn sayang motornya loh, tp sayang ama org nya hihi
takecare :)

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs