.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, October 5, 2011

Aku (Masih) Pecandu Pujian

Zaman dulu banget, aku pernah buat tulisan dengan judul Pecandu Pujian , based on true story tuh. Tokohnya aku, yah...aku dulu menyadari kalo aku pecandu pujian. Nah, SEKARANG kayaknya tuh penyakit kumat deh, hiks, penyakit kambuhan nih. Berasa kalo aku lagi kumat, gara-garanya, sekarang kalo aku dipuji habis melakukan yang baik ato yang bener, I will say:

“Ah ngga, biasa aja....”
Ato....
“Masa sih...???”
Ato....
“Wah, makasih....Tapi kayaknya gak deh.”

Ceritanya aku ORANG-PALING-RENDAH-HATI-SEDUNIA dengan ngomong gitu, PADAHAL jawaban gitu ma aku pengen mancing dipuji lagi *GUBRAKKKK* Apa susahnya sih bilang,”Makasih” doang. Dikasi pujian ya diterima aja dunk, gak usah SOK RENDAH HATI padahal masi minta lagi, hahahahaha, parraaaahhhhh...ITU AKU SIH ^^’

Dulu dah diajar Tuhan masalah ini, makanya kutulis masalah Pecandu Pujian itu, tapi kayaknya aku melupakan ajaran-Nya dan mulai jatuh ke lubang yang sama, hiks....

Terkadang emang susah menerima pujian dengan benar dan anggun kayak yang kubilang dulu ^^’

Temanku Mona contoh lainnya yang susah menerima pujian dengan anggun (hahahahaha, piss Mon....^^V) Kemaren malam, aku spontan memujinya karena suaranya. Believe me, suaranya tu bagus buanget kalo nyanyi, dan dengan enteng aku bilang, “Aku suka dengar Mona nyanyi, bagusss....”. Tau gak reaksi Mona? Dia langsung salting dan ngomongin masalah lain, gak menanggapi omonganku. Si Mano yang mendengar omonganku lagsung bilang,”Wah Mona, malu tuuuuhhhh dia Meg....., pura-pura gak dengar.....”

Aku dan Mano pun tertawa melihat tingkah Mona, hehehehehe, malu-malu harimau tuh Mona :p

DANNNN....
Aku mau jujur lagi, terkadang waktu dipuji aku juga berlaku seperti Mona, wajah memerah tersipu malu (halaaahhhh, listrik mati gimana bisa liat Mona memerah Meg :p ) trus tangan kejang-kejang dan gak lama wajah membiru (apaan coba...Gkgkgkgkgk). Yeah, aku juga saat dipuji kadang sok-sokan gak denger, hehehehehe. Toss dulu Mon..... ^^/

Gak ada yang salah dengan dipuji.
Siapa sih yang waktu dipuji gak seneng?
Yang salah tuh kalo pas dipuji jadi terbang dan lupa daratan.
Lupa siapa yang ada di balik pujian yang kita terima.

Dipuji karena kita melakukan sesuatu yang baik ato memberkati orang lain adalah hal yang baik kan?
Nah, hal yang baik ini datangnya dari siapa?
Dari Tuhan dunkkkk....^^
Kalo gak percaya, liat nih.....

Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. Yakobus 1:17

KAMU DIPUJI orang lain tu pemberian dari BAPAmu di Sorga Meg!
Itu anugerah-Nya, pemberian-Nya semata, bukan ‘sekedar’ hasil usahamu.
So, always remind yourself Meg:
terimalah SETIAP PUJIAN yang diberikan orang lain dengan PENUH KESADARAN kalo itu dari BAPA SORGAWI bagimu, dan bilang......
TERIMA KASIH

Simple, just saying “THANKS”
Gampang si sebenarnya, gak perlu pake embel-embel apa-apa lagi....

Saat kamu mengucapkan “terima kasih” itu, INGAT MEG, saat itu sebenarnya kamu sedang:
...mengucapkan terima kasih kepada Allahmu yang mengerjakan pekerjaan baik di dalam kamu dan melalui kamu
....berterima kasih kepada Allah karena diberi kesempatan menjadi berkat bagi orang lain
.... berterima kasih kepada siapa yang memberimu pujian, karena dia tidak menahan kebaikan dari dirinya kepadamu
.... diberi semangat dan dopping dari Allah untuk terus melakukan yang terbaik
.... dilatih untuk terus berbuat baik
.... diperhatikan, dikasihi dan dihargai oleh orang lain

Saat dipuji, kamu sedang menerima pemberian yang baik dari Allah, ucapkanlah terima kasih Meg!

“TERIMA KASIH....”

BTW, ini akan jadi ayat hapalanku tiap aku dipuji ^^V Untuk mengingatkan diriku SIAPA yang sebenarnya paling menerima kemuliaan atas pujian yang kuterima, YESUS KRISTUS.

Bukan kepada kami, ya TUHAN, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu! Mazmur 115:1





Kasongan, 5 Oktober 2011
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs