.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Saturday, January 26, 2013

Ria dan Kesaksian Pujiannya


Ya Allah, Kau tahu rancanganMu yang ada padaku
Kau telah sediakan bukanlah rancangan yang jahat
Namun membawa kebaikan

REFF :
Segala yang terjadi untuk membawa kami
lebih mendekatMu selalu
segala yang terjadi biar membuat kami
mengingat akanMu
(Mengingat AkanMu-NIKITA)


Suara Nikita menyanyikan ini di MP3 ku siang hari ini mengingatkanku pada sosok gadis bernama Ria, salah seorang anggota SPP/R (Seksi Pelayanan Pemuda Remaja) di gerejaku di Palangkaraya, tahun lalu dia menyanyikan lagu ini saat ibadah Minggu berduet dengan Koko. Sampai sekarang aku mengingat banyak mata yang banjir air mata mendengarnya menyanyikan lagu ini (aku salah satunya). Lagu ini dinyanyikannya bukan dalam keadaan hidup yang fine-fine saja, atau baru mendapatkan berkat. Mudah berkata kalau rancangan Allah bukanlah rancangan yang jahat saat hal yang baik kita terima, tapi kalau rumah kita baru habis terbakar? I don’t think so. For you know, 3 atau 4 hari sebelum Ria menyanyikan lagu ini, rumahnya baru saja terbakar, hampir semua barang yang ada di rumahnya habis terbakar. Can you imagine?

Aku ingat banget, Ria menyanyikan ini sambil tersenyum looo...Bener-bener suara imannya bernyanyi dengan merdu bahwa segala rancangan Allah adalah baik, bukan kejahatan. Kalau ini Allah izinkan terjadi dalam hidupnya dan keluarganya, ini untuk membawa mereka lebih mendekat pada Allah, untuk mengingat akan Allah. Aku bisa membayangkan berada di posisi Ria, kami sama-sama sudah tidak memiliki papa, mamaku bukan seorang pegawai, adik-adikku masih kuliah juga. Kalau rumah kami terbakar seperti yang dialami Ria, oh pasti hatiku hancur rasanya. Mungkin aku dapat bernyanyi seperti Ria nyanyian yang sama, yapi aku tidak yakin aku bisa tersenyum saat bernyanyi dan betul-betul mempercayai apa yang aku nyanyikan. Itu berat sekali. Bukan karena aku menyayangi harta benda, tapi tetaplah menyedihkan. Ria sungguh kuat. Kalau bukan Allah yang memampukannya, aku gak tahu lagi, apa atau siapa yang memampukannya.

Kesaksian pujian Ria dan Koko , apa yang terjadi pada Ria dan keluarganya  sungguh kesaksian yang luar biasa. Lewat apa yang dia alami, bukan hanya Ria dan keluarganya yang semakin dekat pada Allah dan mengingat Allah. Kami yang mendengarnya pun kembali diingatkan, bahwa apapun yang yang terjadi dalam hidup kami-apa yang terlihat buruk bukanlah rancangan jahat Allah, semuanya terjadi untuk membawa kebaikan. Kami dapat berdiri tegar menghadapi apapun, karena kami tahu melalui semua ini,kami diberi kesempatan lebih mendekat padaNya dan lebih mengenal Allah yang kami sembah.

Saat kumerenungkan apa yang terjadi pada kawanku ini, aku menyadari betapa besarnya Tuhan kita, yang mempunyai berjuta ato bahkan bermilyar cara untuk membawa kita semakin mendekat padaNya, mengingat akan siapa Dia. Betapa heran juga, bahwa melalui peristiwa yang sama pun-kebekaran, Tuhan bisa ajarkan hal berbeda bagi orang yang berbeda. Jadi teringat kebakaran yang dialami Widhi juga, aku pernah menceritakannya di sini  Hal berbeda yang diajarkan Allah kepada Widhi, padahal sama-sama mengalami kebakaran looo....TUHAN kita sungguh luar biasa \(“,)/

Mungkin Tuhan izinkan ‘kebakaran’ lain terjadi dalam hidup kita karena Dia ingin ajarkan sesuatu, gak tahu apa itu, bisa berbeda untuk tiap kita, bahkan ‘kebakaran’ yang sama mengajarkan hal yang beda. Tapi dalam segala sesuatunya, Dia ingin kita makin mendekat padaNya dan semakin mengenalNya.

Kasongan, 23 Januari 2013
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs