.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Friday, February 1, 2013

MengenalNya Secara Pribadi


Markus 1:29-39

“...Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.” Markus 1:34

Kenapa sih Tuhan Yesus gak perbolehkan setan-setan itu bicara?
Kalo setan tahu bahwa Dia Tuhan, kemudian “berkoar-koar” apa gak bakal bikin banyak orang mengenalNya?
Bukankah baik jika banyak orang mengenal dan mempercayai Dia sebagai TUHAN?


Well, I think Tuhan mau manusia mengenal Dia secara pribadi dan mempercayaiNya bukan hanya dari kata orang, apalagi kata “setan” :p
Dia mau manusia mengecap dan merasakan sendiri betapa baikNya Dia.
Dia mau kita merasakan kasihNya.
Dia ingin kita mengalami mukzizatNya.
Saat kita berkata Dia baik, itu adalah karena kita mengalami sendiri kebaikanNya.
Saat kita bisa bilang Dia menyentuh hati kita, itu karena sungguh kita merasakan sentuhanNya.

Kalau selama ini kita kenal Dia, hanya dari kata orang, atau kata buku, atau kata pendeta, atau hamba Tuhan, atau kata mamah papah, atau kata teman,let’s start to knom Him personally.
Tidak ada yang salah dengan mengenaliNya melalui orang lain, TAPIIIII...mengenalnya secara pribadi jauh melebihi “apa kata orang”.

Ayub setelah diizinkan Tuhan mengalami berbagai hal dalam hidupnya, kehilangan demi kehilangan, berbagai kekecewaan, bertanya jawab dengan Allah secara langsung, pada akhirnya mengakui:
Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Ayub 42:5

Bagaimana dengan kita?
Sudahkah kita mengenal Allah secara pribadi?
Atau hanya dari kata orang?
Jika hanya dari kata orang, sayang sekali, kita melewatkan kesempatan mengenal pribadi luar biasa yang sangat mengasihi kita.

Kasongan,24 Januari 2012
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs