.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Saturday, August 17, 2013

Pelajaran "Cukup" dari Rudi



Kemarin membaca berita tentang Rudi Something (aku lupa nama lengkapnya), yang terkait kasus mafia migas di Indonesia, terdapat link berita yang mengatakan ia digaji Rp.80 juta/bulan agar tidak tergoda dalam kasus-kasus demikian. Tapi apa dikata, hanya 3 bulan dia menempati jabatannya dan dia didapati terlibat kasus ini. Belum terbukti dan disidangkan sih dianya tapi bagian Rp.80 juta/bulan itu cukup membuatku amaze.

Mungkin di tempat lain, negara lain, ato bahkan kota lain, penghasilan segitu gak ada apa-apanya, tapi buatku pribadi sih kalo dah penghasilan segitu gedenya masih aja kurang dan sampe terlibat kasus. Wowww!!! Betapa memang manusia gak pernah mengenal kata puas ya. Kata “cukup” seolah-olah gak ada dalam kamusnya. Eh, ada deng kata cukup, dengan catatan kalo yang mendampinginya adalah kata-kata seperti: masalah, penderitaan, penyakit, dll ^^’ Kalo yang enak-enak sih, gak mengenal kata cukup nampaknya, apalagi uang, fiuhhh.....

Mudah bagiku menghakimi si Rudi ini dan bilang dia gak mengenal kata cukup.
Padahal, dalam beberapa hal bisa jadi aku sama.
Dipikir-pikir, lagi, kata “cukup” hanya bisa benar-benar kita miliki saat menyadari betapa kaya dan lengkapnya hidup kita saat memiliki Kristus dalam hidup.

Kasongan, 16 Agustus 2013
-Mega Menulis-



2 comments:

Stephanie Gunawan said...

Setujuuuuuu!!! kita cukup saat punya Kristus!!!!

Mega said...

Hahahaha
Komennya semangat amat Tep..:p

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs