.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Monday, September 30, 2013

Rohani, Sekuler dan Belajar Membuat Donat :p



Dear Anggit,
How are you? Sedang kedinginankah? Gak terbayang kalo di Kasongan suhunya sama kayak di sana, pake sweater deh aku sepanjang hari, hehehe. Hari ini lagi puanas-puanasnya, setelah tadi malam hujan deras. Memang aneh di sini, tempat lain kekeringan, eh...disini sering hujan, tiap berapa hari hujan lo, padahal aku dengar tempat lain dah kekeringan aja. Tapi ya itu tadi, jadinya kalo dah gak hujan, puanase pol-polan kayak hari ini ^^’  Maaf ya Nggit, baru sempet bales suratmu  sekarang, little busy last week, huhuhuhu, kata abangku berkatku sedang melimpah :p Gimana di sana, sudah menjalin persahabatankah dengan teman-teman barumu? Kamu pasti ketemu banyak orang yang menarik dan jadi berkat buatmu, menyenangkan bukan ternyata menjalin persahabatan dengan orang yang baru kamu kenal ^^

Sunday, September 29, 2013

Menertibkan Keuangan


Kalo gak salah, dapat link ini dari sharenya Ivan beberapa hari lalu. Penulisnya mengaku bisa bertahan hidup dengan gaji 500 ribu sebulan dan saving 500 ribu sebulan, itu artinya separo dari gajinya yang Rp.1 juta ya booo…. Sesuatu banget kan tuh, meskipun ada bagian yang bikin aku geleng-geleng kuat-kuat :p Gak kebayang deh tiap awal bulan langsung beli 30 kaleng sarden, tiap hari makan sarden? OH NOOOO….!!! :p  Tapi jujur aja aku terinspirasi dengan apa yang dilakukannya, hehehehe. Sekali lagi, bukan bagian sardennya ya, hahaha.  

Saturday, September 28, 2013

Bangsa Israel yang Menginginkan Raja



Huaaaa….
Daku kangen nulis, seminggu kemaren bener-bener sibuk, pulang dari pelatihan di desanya harus bikin laporan dan pertangungjawaban kegiatan, laporan pendataan IKM dan laporan GKM sudah menanti untuk dikerjakan, belum selesai ehhhh…tau-tau ada perintah dari big boss bikin presentasi paparan. Berkatku melimpah minggu ini *sigh* Tarik napas panjangggg…pelan-pelan Meg, selesein satu-satu. Dan here I am, pertanggungjawaban kegiatan dah beres, paparan rebes, laporan GKM dah sekian persen, tinggal laporan pendataan yang belum selesai sama sekali, gkgkgkgkgk, Cuma bisa ketawa ngakak dan berkata:Pelan-pelan Meg…. ^^V

Friday, September 20, 2013

Mempelajari Bahasa



Ci Shinta ato siapa gitu (aku lupa) pernah bilang kalo bahasa Indonesia tu termasuk bahasa yang paling gampang dipelajari.  Jadi kalo ada bule yang pinter bahasa Indonesia tu bukan karena dia pinter, tapi emang bahasa Indonesia yang gampang. Iya juga sih ya kalo dipikir, belajar bahasa Inggris ketemu dengan yang namanya tenses, blom lagi kata kerjanya ada yang beraturan, ada yang ngga, harus ngapalin berapa banyak kosa kata tuh. Bahasa Mandarin juga susye, kata yang sama kalo dibunyikan dengan nada yang beda artinya udah beda. Bahasa Itali kalo gak salah untuk kata bendanya ada yang feminin ada yang maskulin (apa pulak ni...). Berhubung aku bukan orang yang bisa dengan cepat mempelajari suatu bahasa, aku sering kagum gitu sama orang lain yang menguasai beberapa bahasa sekaligus. 

Thursday, September 19, 2013

Pelajaran dari Seorang Anak Tak Bernama



Tau cerita 5 roti dan 2 ikan dunkkk, anak sekolah minggu aja hapal ni, apalagi readers semua kan? BTW, baca kisah ini lagi mengingatkanku pada Mas Coco, seorang kawan sepelayanan semasa kuliah yang kocak banget ^^ Pada suatu hari, sewaktu kami melakukan pelayanan desa binaan, setelahnya, kami selalu duduk bersama mengevaluasi kegiatan hari itu, menikmati makanan seadanya sambil bercanda, tiba-tiba ada yang menanyakan pertanyaan ini:
“Waktu Tuhan memberi makan 5000 orang, tersisa 12 bakul makanan. Kenapa bisa demikian?”
Mulailah kami memberikan jawaban yang ‘rohani’ banget kayak:
“Tuhan mau ajarkan kalo berkatNya selalu berlimpah.”
“Tuhan memberi lebih dari sekedar cukup.”
Dan sejenisnya lah...^^
Eh, ternyata si penanya bilang:”SALAAHHHHH...!! SEMUA SALAH! Mau tau jawabannya?”
“APA?”, kami semua penasaran.
“Makanannya tersisa 12 bakul kareenaaaa....waktu itu gak ada Coco. Hahahahahha.”
Meledaklah tawa kami semua. Wakakakak ^______^
Emang Mas Coco terkenal karena dia seorang Pelahap Maut (kebanyakan baca Harry Potter Nih :p)

Eh, jadi ngelantur nih. Hahahaha.
Jadi ya, hari ini baca lagi kisah Tuhan Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang, dan aku belajar hal baru, kalo sebelum-sebelumnya aku belajar Tuhan Yesuslah roti hidup yang sebenarnya, trus Tuhan Yesus sanggup membuat mukzizat, Tuhan memperhatikan kebutuhan fisik kita dan memenuhinya dengan cara yang ajaib, dan segala yang kita berikan kepada Tuhan bila diberkatiNya maka menjadi berlimpah.Nah, kali ini aku memperhatikan seseorang di dalam kisah itu.

Tuesday, September 17, 2013

Bukan Sekedar Idola

Kali ini aku mau sharing sharingnya Manogar, buat yang belum kenal yang namanya Manogar boleh tuh kenalan, datang aja ke kantorku, hohoho, tapi dia udah beristri looo...Eniwei, kok jadi mempromosikan pria beristri to :p Kembali ke laptop ya. Jadi gini, dia share khotbah pendetanya beberapa minggu lalu yang bilang kalo banyak orang memperlakukan Yesus seperti idolanya.

Sunday, September 15, 2013

[Tags!] Aku Mauuuuu....!!!



Hellooowww...Kembali aku datang dengan [Tags!] ku, postingan dengan tema tertentu dan khusus buat  mengajak blogger yang udah mampir untuk posting dengan tema yang sama di blognya. Gak pake nyebut nama sih, biar yang punya nama gak berasa ditodong, hehehehe, sapa yang mau aja. Oke deh, kali ini aku mau share tentang banyak hal yang aku bilang ingin aku lakukan tapi ternyata aku belum melakukan usaha yang maksimal. Ada kan tuh kita punya mimpi ato keinginan tapi ternyata, we do nothing untuk mengusahakannya, dishare yuk, hal apa aja itu! ^^ Silakan tinggalin alamat blog kalian yang berisi postingan sejenis, aku juga mau baca, hohoho.
 
And this is mine:

Saturday, September 14, 2013

Hidup Memang Gak Adil



Hidup ini emang gak adil. Baru tahu ya Nit?
Pengen deh ngomong gitu ke Nita, gkgkgk, eh..dah aku omongin kalii :p

Friday, September 13, 2013

Good Riddance


GOOD RIDDANCE
Tahu artinya gak?
Ato...Pernah dengar gak kalimat demikian?
Iyeee...itu bahasa Inggris, kalo dicari di kamus artinya kurang lebih kayak gini:
Good                  : bagus
Riddance             : pembebasan

Thursday, September 12, 2013

Semper Fi



Di episode keluarnya karakter Jethro Gibs dari NCIS, dia mengucapkan kalimat yang membuatku penasaran, karena sebelumnya seniornya yang bernama Michael Franks juga mengucapkan kalimat yang sama sebelum meninggalkan NCIS. Kalimat itu adalah:
SEMPER FI

Wednesday, September 11, 2013

And You will Learn



Senang banget membaca  postingan Novi yang berjudul Lesson From My Student   Novi adalah seorang guru looo.... ^^ Dan di postingannya itu, dia berecerita tentang banyak hal yang dipelajarinya dari muridnya. Membaca tulisan Novi, aku jadi teringat seorang ibu guru berumur 50 tahun yang mengajar di Papua, aku pernah mewawancaranya untuk Majalah Pearl  beberapa waktu yang lalu. Aku lupa edisi ke berapa yang jelas temanya tentang Misi. Ibu guru yang mengajar di Papua itu bukan asli sana lo, dia berasal dari Jawa. Kalo mau baca cerita lengkapnya, klik di sini  , rupanya aku juga pernah postingkan di blogku ini, gkgkgkgk.  Ibu itu sangat ramah lo, padahal aku juga kenalnya dari temen doang, dan wawancara juga Cuma dari telepon, tapi dia baek banget, dan berasa bener kecintaannya sama pelayanannya.

Membaca kisah Novi aku jadi pengen membaca lagi wawancaraku dengan ibu guru di Papua itu, dan betapa terkejutnya aku ternyata dia juga bernama Novi, hahaha. Kebetulan? I don’t think so, hehehe. Interesting dunk. Bahkan aku exciting menulis ini. Luar biasa bagiku, 2 guru ini berkata hal yang sama. Mereka sama-sama mengatakan kalau mereka bukan Cuma mengajar, mereka juga belajar banyak hal, bahkan bu Novi berkata demikian:

“Dan sekarang saya merasakan Tuhan kirimkan saya ke sini untuk sekolah loooo.Bukan sekedar melayani. Saya ke sini bukan untuk mengajar saja  Mega. Saya ke sini untuk sekolah. Sekolah kesetiaan, sekolah kesabaran, banyak sekali pelajaran yang Tuhan berikan kepada saya di sini. Dan saya bersyukur diberi Tuhan kesempatan belajar di sini. Saya sungguh-sungguh merasakan dulu belajar Firman Tuhan  dan pelayanan di Jawa, belum merasakan benar-benar Tuhan beker ja di situ. Nah, di sini saya betul-betul merasakan pimpinan Tuhan, dan di sini saya benar-benar gak bisa mengharapkan orang lain selain Tuhan. Saya merasakan benar-benar belajar di sini.


I’m so proud with them. Dua Novi yang sama-sama belajar banyak hal saat mereka mengajar. Padahal, kurasa ada juga guru lain yang hanya sekedar menjalankan tugasnya tanpa mendapatkan pelajaran apa-apa. Hanya mengerjakan tugasnya sebagai rutinitas tanpa menyadari kalo di sekolah mereka terkadang bukan hanya berperan sebagai pengajar, tapi juga sekaligus yang diajar. Kupikir, kedua Ibu Guru Novi ini punya satu kesamaan, mereka sama-sama memiliki hati yang mau diajar. Saat kita punya hati yang mau diajar, tebak apa yang terjadi? Kita akan belajar jauh lebih banyak daripada yang kita kira selama ini. Aku teringat ayat ini:

” Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu. Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.. Mazmur 32:8-9


Tuhan ingin mengajari kita banyak hal, tiap hari mataNya tertuju pada kita. Melihat kesiapan kita menerima pelajaran dariNya. Hati yang siap dan mau belajar adalah sesuatu yang jarang dimiliki masa kini. Kita (aku juga) sering tenggelam dengan rutinitas pekerjaan tanpa menyiapkan hati menerima pengajaran dari Tuhan. Padahal, Tuhan bisa pakai apa saja, siapa saja, bahkan rutinitas dalam pekerjaan  kita untuk mengajari kita banyak hal. 

Mungkin saja guru lain juga melihat hal yang sama seperti yang dilihat Novi, tapi apakah mereka juga mendapatkan pelajaran? Belum tentu.
Mungkin saja selain Ibu Novi di Papua, guru lain di Papua (atau bahkan seluruh dunia) juga sama-sama berhadapan dengan beragam tingkah murid yang menguji emosi mereka, tapi apakah mereka menyadari sedang belajar di sekolah kesabaran? Belum tentu.

Apapun yang kita kerjakan, kita dapat menemukan hal baru setiap harinya untuk kita pelajari, jika kita punya hati yang mau diajar, jika kita mau mengarahkan mata kita kepada Tuhan dan berkata:
Baiklah Tuhan, apa yang Kau ingin aku pelajari dari hal ini?
And you will learn ^^
Selamat Belajar!

Kasongan, 6 September 2013
-Mega Menulis-


Tuesday, September 10, 2013

Pencitraan Pribadi

Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." 1 Samuel 16:7

Monday, September 9, 2013

Jangan Menunggu



Untuk segala sesuatu ada waktunya
Ada waktu untuk menunggu, itu pasti
tapi adakalanya kita tidak harus menunggu

Jangan menunggu orang lain meminta maaf,
berilah maaf tanpa diminta

Jangan menunggu punya waktu banyak untuk melayani,
mulailah melayani sekarang

Jangan menunggu memberi bila punya banyak,
berilah dari sedikit yang kamu punya

Jangan menunggu disapa,
berikan senyummu yang termanis, sapalah orang lain terlebih dulu

Jangan menunggu kepepet baru berdoa,
berdoalah sekarang

Jangan menunggu hal buruk terjadi baru meyesal,
turutilah nasihat sejak kau mendengarnya

Jangan menunggu pekerjaan yang terbaik,
bekerjalah dengan baik sekarang

Jangan menunggu orang lain berbuat baik bagi kita,
berbuat baiklah terlebih dahulu

Jangan menunggu dikasihi,
tapi mulailah mengasihi sekarang

Jangan menunggu hari esok untuk berjalan, berlari, atau menari bila kau mengingkannya,
lakukanlah selagi kakimu ada

Jangan menunggu hari lain untuk belajar setiap kau mempunyai kesempatan,
siapa tahu pelajaranmu hari ini berguna esok

Jangan menunggu esok untuk menyelesaikan pekerjaanmu hari ini,
kamu gak tahu pekerjaan apa lagi yang menantimu esok

Untuk beberapa hal, jangan menunggu....
Karena kamu gak tahu apa yang kamu lewatkan saat kamu menunggu

Kasongan,  6 September 2013
-Mega Menulis

Sunday, September 8, 2013

Your Mission is(not) Finished



Here is the test to find whether your mission on Earth is finished: if you're alive, it isn't.
Richard Bach

Baca kalimat di atas bikin sedih sekaligus senang.
Senang karena masih hidup pastinya.
Sedih karena berarti aku masih punya tugas yang belum selesai. Misi yang diberikan Tuhan buatku belom selese. That’s why I still alive.
Kita semua yang masih hidup berarti punya misi yang perlu diselesaikan.

Saturday, September 7, 2013

Remember Lot's Wife!



Ingatlah akan isteri Lot! Lukas 17:32

Baru kusadari, ini termasuk ayat Alkitab yang singkat selain ‘Tetaplah berdoa’ , hohoho ^^ saat membaca judul perikop bacaan Kedatangan Kerajaan Allah (Lukas 17:20-37), aku baru memperhatikan ayat di atas dan terkejut karena menyadari sebuah keanehan.
Kita disuruh mengingat istri Lot loooo....
Aneh kan?
Eh, masih ngerasa gak aneh po?
Perhatikan ini, emang kenapa harus mengingat istri Lot, emang apa hebatnya, ato apa pentingnay dia sampai kita harus mengingaynya. Kenapa juga gak dibilang:
Ingatlah Daud!
Ingatlah Musa!
Ingatlah Abraham!
Ingatlah Daniel!
Ingatlah Maria!
Eh, kita malah diminta mengingat istri Lot.
Nah looo....,baru heran kan?

Akhirnya, untuk mengingat-ingat istri Lot, aku mencari bagian Alkitab yang menceritakan tentang Sodom dan Gomora (Kejadian 19:1-29)  sambil fokus ngeliat Nyonya Lot, dan kenapa Tuhan mau aku mengingat istri Lot ini, dan aku menemukan:
1.       Tuhan ingin kita menaati firmanNya

"Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap."  Kejadian 19:17
Lari menyelamatkan nyawa. UDAH
Jangan menoleh. #eh
*Nyonya Lot dah jadi tiang garam*

Ya ampun Nyonya Lotttt....ngapain noleh ke belakang segala? Gak dengar ya Tuhan bilang apa tadi, lari terus, JANGAN MENOLEH, jangan berenti lari sampe sungai Yordan. Apa sih susahnya, Cuma ga usah noleh doang, ckckckck. Susah banget sih Cuma nurutin Tuhan gitu doang *sigh*.

Eh, sapa yang bilang nurut sama Tuhan tu gampang Meg?
Susah banget kaleee...
Iya ya, emang susah *nunduk*
God remind me lewat bacaan di atas, kalo menaati Tuhan emang susah.
Bukan karena apa yang diminta Tuhan sama kita susah tapi kitanya susah nurut alias bebal Well, you know the answer guys *sigh*

Perintah Tuhan ke Nyonya Lot gampangggg looooo....Cuma gak usah noleh doang. Bukannya disuruh lari sambil bawa pasir sekarung kok. Tuhan gak mungkin meminta kita melakukan hal yang gak bisa kita lakukan. Dia tahu kita. Dia mengenal kita booo...Jadi kalo kita gak bisa menuruti firmanNya, sudah pasti bukan karena Tuhan nyuruh yang susah, tapi kita yang susah buat taat alias ndableg bin bebal. Melihat kasus Nyonya Lot ini, aku jadi nyadar, betapa sering perintah yang gampang dari Tuhan aja gak bisa kita turutin. Padahal, nyata-nyata dah dibilang kalo perintahNya dilanggar bakal mati lenyap eh...masi aja gak nurut.

Udah dikasi tau akibatnya, masih seks bebas.
Udah dikasi tau bisa bikin mati, masih aja ngo-drugs.
Seolah-olah kita gak menganggap serius konsekuensi dari pilihan kita.
Seolah-olah kita gak menganggap serius perkataan TUHAN.
Ya kan?
Bukannya istri Lot juga tau kalo dia noleh bisa mati lenyap, kok masih noleh?
LUPA kali Meg...
Maybe.
Tapi ini urusan hidup mati lo, gimane bisa lupa?
ASLI, aku bener-bener diingetin lagi untuk menanggapi Tuhan dengan lebih serius. FirmanNya harus ditaati, gak boleh diabaikan!

2.       Jangan terlalu mikirin harta duniawi

Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam. Kejadian 19:26

Aku teringat seseorang yang pernah bilang, Nyonya Lot ini menoleh ke belakang karena ingin melihat bagaimana keadaan rumah, tanah dan segala harta yang ditinggalkannya.  Dia seperti gak rela gitu lah, hmm...mirip kayak pesan yang di Lukas ya. Cekidot.

Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Anak Manusia menyatakan diri-Nya. Barangsiapa pada hari itu sedang di peranginan di atas rumah dan barang-barangnya ada di dalam rumah, janganlah ia turun untuk mengambilnya, dan demikian juga orang yang sedang di ladang, janganlah ia kembali. Lukas 17:30-31

Pas hari Tuhan dah datang tapi masih mikirin harta?
ALAMAAKKKK *tepok jidat*
Looks so silly, huh?
Tapi itu bisa saja terjadi gak sama istri Lot, tapi juga sama kita. Hari Tuhan kita gak tau kapan, dah deket pun kalo kita gak bersedia, kita bisa saja kedapetan sedang ngurusin harta duniawi kita, padahal Tuhan dah di depan mata Tuhan, apa gak serem tuh. Waktu kita mulai mencintai dunia dan segala isinya, bisa jadi juga kita mulai melanggar FirmanNya, menolak mentah-mentah peringatanNya, karena kita menganggap dunia dan isinya jauh lebih menarik *ketok-ketok meja*.Ya Tuhan, tolong jauhkan kayak gitu dariku. Soale aku merinding ngebayanginnya.

3.       Istri Lot menyia-nyiakan kebaikan Tuhan
Dah diluputkan dari Sodom dan Gomora yang mau dimusnahkan, eh...malah memusnahkan dirinya sendiri. Ckckckck. Kurang baik apa Tuhan, mau menyelamatkan mereka sekeluarga. Masih mau memberi kesempata, ngapain juga berbuat bodoh, cape duehhhh...
 #eh,kepalaku macam diketok palu

Emang kamu gak pernah Meg menyia-nyiakan kebaikan Tuhan?
#nunduk dalem-dalem
Hiks.Iyaaaa..... T_T
Aku  juga berkali-kali menyia-nyiakan kebaikan Tuhan, menganggap murah pengorbanan Tuhan Yesus. Dalam sehari aja dah berapa kali aku melanggar FirmanNya, gak terhitung kali. Kalo Nyonya Lot dah jadi tiang garam gara-gara mengabaikan satu firman Tuhan itu, jangan-jangan aku bisa jadi garamnya sekalian, huhuhuhuhu....
Gak mauuuuu....!!!
Aku gak mau kayak Nyonya Lot!

Nyonya Lot, mungkin bukan tokoh yang aku anggap penting selama ini. Tapi hari ini aku belajar banyak dari kesalahan yang dia lakukan. Dan aku gak mau jadi Nyonya Lot kedua. Seremmm....

“Tuhan Yesus, aku berterima kasih kalo boleh belajar dari Nyonya Lot hari ini. Aneh, selama ini membaca firman ini tapi gak nyadar apa yang Tuhan mau. Hari ini aku belajar kalo firmanMu sungguh kaya. Tiap dibaca,Kau selalu berbicara banyak hal yang bahkan gak pernah aku pikir. Terima kasih Tuhan, karena Kau gak pernah putus asa mengajarku. Terima kasih karena aku masih diingatkan kebaikanMu. Engkau sungguh baik. Aku gak mau mengecewakanmu. Mampukan aku Tuhan, I need your grace. Amen”

Kasongan, 5  September 2013
-Mega Menulis-


Friday, September 6, 2013

Kenapa Mau Jadi PNS?



Saat aku bertanya kepada seorang teman, mengapa dia tertarik menjadi PNS, jawaban ini yang aku terima:
1.      Masa Tua Terjamin
Alasannya, dapat uang pensiun seumur hidup. The problem is, apakah uang pensiun itu cukup atau ngga, nah looo....Kemudian, ada wacana belakangan ini, uang pensiun gak akan diberikan per bulan, tapi setelah pensiun langsung total nominal xxx sebagai ganti pengabdian. Masalahnya kali ini, jika tidak bisa mengelola uang ini, dalam beberapa bulan, selesailah, habis. Tamat.

Thursday, September 5, 2013

Pelajaran dari Kupu-Kupu

Aku menemukan sesuatu yang menarik nih.
Maybe udah ada yang pernah liat, maybe blom, tapi cekidot deh:



Teruslah berjuang (calon) kupu-kupu!
Never give up ^^
Semangatttt...\('.')/

Kasongan, 5 September 2013
-Mega Menulis-

Leave Your Choice



God always gives His best to those who leave the choice with him.
Jim Elliot

Percayakah kita kalo Tuhan akan memberikan yang terbaik saat kita menyerahkan kepadaNya kehendak bebas kita?
Maukah kita memilih apa yang dipilihNya?

Wednesday, September 4, 2013

Mengikuti Kata Hati



“Udaaahhh, ikutin aja kata hatimu,....”
Pernah gak denger kalimat ginian saat minta saran kepada sahabat ato siapa gitu, ato jangan-jangan kalimat ini juga pernah kita ucapkan, hohohoho.
Ayo ngakuuuu....:p
Aku pernah looo, hehehehe...
Entah kenapa aku sering jadi ‘tong sampah’ curhatan orang lain, sering juga ada yang minta saran harus gimana-gimane. Berhubung dulu pernah diajarin kalo sebagai konselor kita gak boleh MEMUTUSKAN apapun buat orang yang konseling sama kita, jadi saat aku mendengar curhatan seseorang dan dia meminta saran, yang bisa aku lakukan adalah mengajak mereka melihat opsi keputusan yang bisa dia ambil beserta konsekuensinya, trus ntar silakan dia memilih mau mengambil keputusan yang mana. Itu katanya buat mengajarkan seseorang bertanggung jawab atas pilihan-pilihan yang dia ambil, jangan sampai ntar gara-gara kita memaksakan saran kita,  trus terjadi sesuatu, eh...kita yang disalahkan. Lagipula, ntar kan dia sendiri yang menjalani dan menanggung konsekuensinya, jadi ngapain kita memaksakan saran kita supaya diiikutin. Kalo mesti diikutin ma bukan saran namanya, tapi perintah. Ya kan?

Tuesday, September 3, 2013

Age of Empire, Kedelai dan Ketahanan Pangan



Dulu zaman aku kuliah, paling suka main games yang namanya Age of Empire, kalo udah maen ini, tahan aja duduk di depan komputer seharian, dan Cuma beranjak kalo nyari makan (sementara ntar makannya di depan komputer lagi, paraahhhh). Seru banget nih, game strategi gitu, jadi ceritanya, kita harus ngurusin suatu negara. Masalahnyo, hanya ada beberapa orang di negara tersebut. Gimana caranya bikin negara? Kita harus manfaatin segala sumber daya yang ada. Untuk memiliki banyak kayu, daging, emas, batu atau yang lainnya, maka diperlukan tenaga kerja yang nantinya ada yang ditugaskan untuk menebang pohon dan mengambil kayu, ada juga yang ditugaskan untuk menanam di ladang, memburu hewan, menangkap ikan untuk mendapatkan daging, menambang batu emas untuk mendapatkan emas dan ada juga yang mencari batu.

Monday, September 2, 2013

[Tags!] Mengingat Umur


Gara-gara mampir di blog Sepatu Merah dan liat postingan ini , aku jadi pengen buat juga nih postingan sejenis. Aku bakal bikin postingan dengan tema tertentu dan berlabel [Tags!], aku mengajak blogger yang udah mampir untuk posting dengan tema yang sama di blognya. Gak pake nyebut nama sih, biar yang punya nama gak berasa ditodong, hehehehe, sapa yang mau aja. Tujuannya sih, ngajak supaya aktif nulis, ngbersihin debu-debu di blognya, sekalian meramaikan dunia blogging, hahaha, kan asik tuh, begitu ada yang searching tema tertentu, tau-tau alamat blog kita yang nampang :p (eksisss...^^’). Kalo sudah, silakan tinggalin link blognya di comment, I want to read ur post too.

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs