.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, November 5, 2013

Berubaaahhhh......!!!

Siapa yang ingin membuat perubahan?
SAYA

Apa yang ingin kamu ubah?
BANYAK HAL (kecuali diri saya sendiri :p), sejujurnya, saya ingin mengubah dunia, lingkungan sekitar, ato well...si A ato si B, orang lain pokoknya.

Mengapa kamu ingin perubahan terjadi?
Karena apa yang terjadi sekarang bukan yang seharusnya terjadi, ini bukan kondisi ideal. Aku tidak menyukai apa yang terjadi. Dunia bisa jadi tempat yang lebih baik seharusnya, orang-orang bisa menjadi lebih baik.

Kapan kamu ingin perubahan itu terjadi?
SEKARANG. Soon lah...kalo gak bisa sekarang. Besok. Maybe. Beneran besok, dalam waktu 1x24 jam, bukan  besoknya orang Jawa, hohohohoho.

Dimana kamu ingin perubahan terjadi?
Di kantor. Di rumah. Di gereja. Di pemerintahan. Di sini. Di sana. Di situ. Di banyak tempat.

Bagaimana kamu mengusahakan perubahan terjadi?
Berdoa.
Menulis.
Berbicara.
Sampai kudapati, sepertinya aku tidak bener-bener membuat perubahan seperti yang aku harapkan.
Karena seharusnya aku berubah.

Apakah kamu ingin berubah?
Ingin.
Tapi sepertinya susah ya...
#alasan
Perubahan rupanya membutuhkan kerja keras, dan terkadang aku ingin sesuatu yang instant. Bener-bener mendoakan diri sendiri supaya konsisten mengusahakan perubahan.Memaksa diri gak berada di zona nyaman dan memakan makanan kemalasan.

Sampai aku mendapati ini:
If you don’t like something, change it. If you can’t change it, change your attitude. Maya Angelou

Rupanya aku yang harus berubah.
Karena sesungguhnya sulit mengubah dunia, aku tidak bertanggung jawab mengubah dunia atau orang lain.
Aku bertanggung jawab atas diriku sendiri.
Sekarang.
Di sini.
Aku mau berubah.

Palangka Raya, 5 November  2013
-Mega Menulis-

3 comments:

Lasma Frida said...

Betolll, Meg. Segala sesuatu berubah waktu kita berubah. Mulai dari sikap hati dan kacamata kita. Kacamata apa yang kita pakai sehari-hari mempengaruhi respon kita pada segala sesuatu dan selanjutnya respon kita akan mempengaruhi sekeliling kita dan bagaimana respon sekeliling kita terhadap kita??? Tergantung kita...

Suka bangettt dengan tulisanmu ini. Jadi diingatkan lagi. It starts from us.

eternal_love said...

BENAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Mega said...

Lasma : Tengkyu Lasmaaa... Emang ye, gampang nyuruh orang berubah, giliran kitanya yang harus berubah, gak terima *curcol* wakakakak

Melisa : makassssiiiiiihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh ^_______^

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs