.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, November 13, 2013

Perintah Tuhan

Hari Sabtu kemarin ada kebaktian  syukur di rumah kami, keluarga dari mana-mana ngumpul dah. Rame pokoknya rumah. Setelah kebaktian berakhir, seorang omku tahu-tahu bilang gini: "Hayooo....cepat-cepat melaksanakan perintah Tuhan, apalagi yang ditunggu, gak usah pilih-pilih...."
Udah tau kan maksudnya apeee? Dengan bahasa lain kurang lebih nyampenya jadi gini:"Buruan dah laksanakan perintah Tuhan, kawin nohhh....gak usah pilih-pilih lagi."
E tolong ya om, kontan aja aku menjawab kayak gini:"Iya om didoakan aja lah ya, tapi tetaplah ya harus dipilih-pilih, beli baju aja kita milih, apalagi suami."
Dan omku bilang kalo analoginya gak pas, kan kalo baju bisa tuh dibuang kalo bosan, beda dong dengan memilih suami.
Nahhhh...itu dia maksudku om, untuk sesuatu yang bisa kita buang kalo bosan aja, kita pilah-pilih, apalagi untuk suami yang gak mungkin ntar kita buang. Btw, emang ada gitu ya, buang suami ato buang istri? Hahahahaha.
Lagipula, emangnya perintah Tuhan cuma ini po:
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Kejadian 1:28
Masih banyak perintah Tuhan yang lain kok, ya kan om? Hehehehe. Kenapa kita harus ribut cuma karena masalah beranak-pinak ini tetapi mengabaikan yang lain? Bukankah kedua hukum ini yang terutama:
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." Matius 22:37-40  
Aku tahu sih maksud si om baek,hehehe. Dan aku kadang sensitif #ngaku. Cuma sabar ya om menunggu kabar bahagia itu. Huahahahahaha :p
Kasongan,13 November 2013
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs