.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Saturday, January 4, 2014

Bertumbuh ke Arah Kristus

Big milestone today : pertama kalinya Jane pipis dan pup di kloset!!
Itu bunyi (eh,ketikan) update status Grace beberapa hari yang lalu. Asli, berasa banget sukacitanya melihat kemajuan Jane. I feel that ^^. Setelah perjuangan untuk melatih Jane berminggu-minggu (sok tau aku :p ), akhirnya…!!! Aku membayangkan, ada lah ya waktunya Grace mengelus dada, ato gregetan ngelatih Jane, kok gak bisa-bisa ya Jane pup di kloset. Mungkin sempet putus asa melihat kegagalan-kegagalan yang terjadi (iya gak sih Grace? ;) ), sampe akhirnya hari bahagia itu tiba.  Woooo…jangan ditanya senengnya, jadi pengen memberitakan pada dunia deh sukacita besar ini, gkgkgkgk. Tapi beneran deh, aku baru sadar, emak-emak di fesbuk macam Grace, Ci Sarah, Mpok Lia, Mama Keiko, dll pasti merasakan sukacita luar biasa lah ya saat melihat perkembangan dan kemajuan yang terjadi pada anak-anak mereka. Apalagi untuk bagian-bagian yang memang dengan sengaja mereka usahakan terjadi dengan berbagai cara, memberikan contoh, latihan, dll.

Akhirnya...
Si Entong bisa tidur sendiri tanpa menyusui…
Si Aming makan sendiri makanannya… (walaupun celemotan)
Si Otong bisa berjalan sendiri untuk pertama kalinya…
Si Ateng mau minum pake sedotan…
Si Oneng mengucapkan kosakata baru dengan jelas dan benar…
Si Eneng ngabisin makannya tanpa acara ngelepeh makanan yang luamaaa buanget (bahasa Indonesianya ngelepeh apa yooo? Itu looo…yang kalo dikasih makan trus ngunyahnya seabad :p)
Dll…
Berbagai perkembangan dan kemajuan-kemajuan kecil yang terjadi pada anak-anak kita (Kitaaaa??? Emang kamu punya anak juga Meg? Gkgkgkgk) membawa sukacita tersendiri pastinya. Ada kebanggaan, kepuasan, dan sukacita tentunya waktu melihat anak-anak tumbuh seperti yang kita harapkan. Orang tua ingin melihat anaknya tumbuh dewasa, tidak ada orang tua yang ingin anaknya selamanya menjadi anak kecil yang gak bertumbuh. Bayi atau anak kecil yang disuapin itu lucu, tapi jika sampai dewasa masih disuapin tiap makan sih amit-amit :p
Sebagai BAPA kita, Tuhan juga mengharapkan anak-anakNya bertumbuh looo…
Kalo dulu kita masih bayi rohani yang mesti disuapin melulu tiap makan, mosok  sih sekian puluh tahun jadi anak Tuhan masih maunya disuapin melulu?
Kalo dulu waktu masih kecil kita menangis-nangis (sambil pake acara guling-guling) saat gak mendapatkan yang kita inginkan, mosok sih belasan tahun kemudian masih melakukan hal yang sama tiap Tuhan gak mengiyakan permintaan kita?
Kalo gini ma, dimana bertumbuhnya?
Lalu, sebenarnya pertumbuhan apa yang diinginkan Tuhan terjadi dalam kita anak-anakNya?
Aku teringat beberapa pengajaran tentang pertumbuhan yang aku dapatkan di KAMBIUM, khususnya di Kelas Bertumbuh.  Dan kali ini aku mau berbagi sedikit (kalo banyak, capek ngetiknya, hahahaha).
Pertama-tama, simak ayat berikut dengan seksama, kemudian tatap mata saya, eh ngga deng :p baca ini aja dulu pelan-pelan dengan bersuara , karena kan iman timbul dari pendengaran dan itu pendengaran akan firman Allah. Jadiiii…baca pelan-pelan, gak usah buru-buru, mesti sabar ya…karena ini lumayan panjang, dinikmati aja bacanya, gak usah ngebut macam pembalap F1 (ini kapan coba bacanya, hahahaha):
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah kepala. Dari pada-Nya lah seluruh tubuh,-yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota-menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih. Efesus 4:11-16
tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah kepala. Efesus 4:15
Pertumbuhan yang diinginkan Allah adalah BERTUMBUH DALAM SEGALA HAL KE ARAH KRISTUS.
Arah pertumbuhan yang diinginkan Allah meliputi beberapa hal sebagai berikut:
1.Arah pertumbuhan : Pekerjaan Pelayanan
untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus. (Efesus 4:12)
Saat kita menjadi anak Allah, kita dipenuhi kerinduan untuk melayani Kristus, kita mengiyakan untuk melakukan semua pelayanan yang kita jumpai. Itu tidak salah. Namun, kita perlu belajar untuk melayani secara efektif dalam tubuh Kristus. Tangan mungkin dapat ‘melihat’ seperti mata, dengan cara meraba-raba misalnya, tapi kita tahu, tugas melihat akan lebih baik dilakukan oleh mata dibandingkan oleh tangan, karena sesungguhnya Tuhan menciptakan setiap hal dengan fungsinya masing-masing.
Dalam pelayanan, kita perlu mengenali panggilan pelayanan kita yang sesungguhnya. Setelah mengenali, kita perlu mencoba dan menguji, bertekun di dalamnya kemudian mengembangkan pelayanan kita. Mungkin kita bisa melakukan banyak hal, tapi tentunya ada hal tertentu yang kita mampu lakukan dan sungguh kita mempunyai keterbebanan akan hal itu. Tidak perlu merasa bersalah menolak saat ditawari melakukan sebuah pelayanan jika memang Tuhan tidak ingin kita melakukannya, kita perlu belajar taat sama Tuhan. Dahulu, saat semangat-semangatnya melayani, setiap ada kegiatan UKM, aku selalu hadir dan berusaha turut ambil bagian, dah kayak maha hadir aja kata kawanku (emang Tuhan), dan aku keteteran membagi waktu antara keluarga, belajar dan pelayanan. Sampai akhirnya aku belajar berkata tidak dalam pelayanan, aku belajar melayani secara efektif sesuai kemampuan dan keterbebananku. Aku belajar untuk gak merasa bersalah saat lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarga dibanding pelayanan.
Saat kita mengenali tugas dan panggilan kita dalam Kristus, kita juga harus berusaha mengembangkan apa yang telah Tuhan percayakan. Ingat kan perumpamaan talenta? Tanggung jawab kita adalah melipatgandakan apa yang kita miliki untuk kemuliaan Tuhan. Bukan untuk kesombongan diri sendiri atau meraih pujian manusia looo….
Pelayanan ini juga mencakup bagaimana kita melayani orang lain melalui perkataan maupun kehidupan kita. Apakah kita dengan aktif berusaha menggunakan setiap kesempatan yang ada untuk memberitakan kabar keselamatan dan mengenalkan Kristus kepada orang lain.
2.Arah pertumbuhan : Pemahaman Pengajaran
sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan benar tentang Anak Allah… sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan… (Efesus 4:13-14)
Pernah gak sih bingung kenapa baptisan di gereja ini begini, dan di gereja anu kok begono? Aku pernah looo…bingung, mana yang bener. Pernah gak bingung, kenapa dalam ibadah gereja A kok pake acara melompat-lompat dan menangis sementara di gereja kita ngga? Aku pernah. Banyak hal yang pernah membingungkanku. Sampai aku mulai belajar firman Tuhan dan mulai memahami bahwa banyak hal sebenarnya gak begitu esensi untuk dipermasalahkan mana yang bener, mana yang ngga. Karena kebenaran yang sebenarnya adalah Kristus. As long as, kita sama-sama menyembah Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, ngapain mikirin perbedaan dalam gereja?
Pemahaman akan hal tersebut gak datang dengan tiba-tiba. Firman Tuhan yang mengajarkan dan memberikan pengertian akan banyak hal. FirmanNya menolong kita mengenal Tuhan dengan benar. Kita perlu bertumbuh dalam pengenalan yang benar akan Tuhan kita. Dan kita tidak akan semakin dalam mengenalNya kalau kita gak mau berusaha membuka Alkitab kita. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, demikian kata Firman Tuhan. Tapi pertanyaannya,  seberapa banyak diantara kita yang berusaha bertumbuh dalam pemahaman akan pengajaran melalui FirmanNya?
Kita perlu bertumbuh dalam pengajaran supaya kita bener-bener gak diombang-ambingkan pengajaran yang menyesatkan. Dan Alkitab mengajarkan kita akan banyak hal, tidak hanya tentang pribadi Allah. Bayangkan kalo kita gak tahu kebenaran FirTu, datang nih orang lain yang bilang kalo Yesus bukan Tuhan dengan berbagai argumen yang begitu meyakinkan.  Nah, kalo kita gak punya dasar iman yang kuat, kita akan meragukan ketuhanan Yesus kan? Atau, kita
3.Arah pertumbuhan : Kedewasaan Karakter
sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus… (Efesus 4:13)
Karakter Kristus adalah tanda kedewasaan seseorang yang mengaku anak Allah. Seseorang yang bertumbuh ke arah Kristus, sudah seharusnya memiliki karakter Kristus. Bagaimana seseorang berhubungan dan memperlakukan orang lain menunjukkan pula kedewasaan karakternya. 
Mari kita mengecek pribadi masing-masing, apakah telah bertumbuh dalam ketiga hal tersebut, atau belum? Kalau belum, berarti kita perlu melakukan segala yang dapat kita lakukan untuk mencapai tingkat pertumbuhan yang diinginkan Tuhan dalam hidup kita. Bayangkanlah, BAPA kita yang di sorga mengamati anak-anakNya di bumi, Ia mengusahakan berbagai hal agar kita semakin bertumbuh. Ia mengamati dan menanti-nanti kemajuan-kemajuan kecil kita.
Setiap kemajuan kecil, pertumbuhan yang nampaknya gak berarti bagi kita, itu berarti banget buat BAPA kita di sorga. Aku bisa lo membayangkan sukacitaNya BAPAku  sewaktu aku mencapai ‘kemajuan-kemajuan kecil’ku…
Akhirnya….
si Mega bisa seharian ini gak ngeluh… (aku sungguh mengusahakan hal ini)
si Mega mau mengampuni si Ateng (sapa pulak Ateng niii, gkgkgk)
si Mega mau mendoakan bosnya itu…
si Mega bisa gak mengkuatirkan masalah itu…
si Mega berhasil menurunkan berat badannya  #eh
Kita perlu memeriksa pribadi kita dalam berbagai hal, sudahkah kita bertumbuh,atau jangan-jangan tiap tahunnya gak ada pertumbuhan apa-apa. Mosok sih Mega di tahun 2010 sama dengan Mega di tahun 2013? Kalo Tuhan Yesus tetap sama dan gak berubah ma gak masalah,lah kalo kita? Kalo ngomong fisik iya lah ya,adalah perubahan, pasti tu. Kalo rohani kita gimana? Pertumbuhan memang pemberian Allah,tapi ada bagian dimana kita harus mau melakukan berbagai hal untuk memberikan kesempatan Roh Kudus bekerja leluasa di dalam dan melalui kita,memberikan pertumbuhan dan bahkan menghasilkan buah-buah yang manis dan lebat bagi kemuliaan Allah.
Maukah kita bertumbuh ke arah Kristus?
Kasongan, 3 Januari 2014
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs