.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, March 18, 2014

Ini Aku Utuslah Tuhan



Baru-baru ini ada pelantikan pejabat eselon 3 dan 4 yang baru di kabupaten kami, gak ada kejutan, karena sudah biasa banget tuh seseorang ditempatkan di tempat-tempat tak terduga :p Well, walopun tetap aja little bit funny kali ya ngedengar seseorang yang notabene lulusan teknik S1 dan S2 nya trus ditempatkan jadi sekretaris camat, hahahaha. Gilo juga kerja di pemerintahan kayak gini, PNS dituntut profesional tapi penempatannya suka-suka penguasa.Gak Cuma di kabupaten ini sih, di beberapa kabupaten hal serupa juga terjadi, di beberapa kantor juga terjadi, hahaha. Kagak ada tuh praktek dari “the right man in the right place”. Kata seorang bapak di kantor sih, ya gitu kalo politik dah masuk ke pemerintahan, jadinya semua sistem dah dipengaruhi keinginan si penguasa. Mau tempatin si A ato B di mana aja ma, sesuka dia. Pertimbangan kompetensi? BAH!! Mana ada!
Konyol emang, but it happened.


Penempatan berdasarkan pesanan katanya sih ngga ada, katanyaaa…
Tapi kok aku gak yakin ya, hahaha. Secara, aku dah ngalamin sendiri kalo formasi PNS yang aku tempati sekarang ini pun awalnya ada karena pesanan seseorang untuk anaknya, jadi critanye…formasi ini disediakan untuk anak Bapak A yang notabene sama-sama lulusan Teknik Industri kayak aku. Puji Tuhan, rupanya pas tes CPNS, aku yang dapet, hehehehe. Aku tahu karena anak Bapak A itu bercerita sama seseorang yang aku kenal, dia bilang kalo tuh formasi sebenarnya disediakan buat dia. Eh, gubraks kan….!!! Ckckckck. Nah, silakan bilang aku berpikir negatif, Cuma kalo yang formasi gitu aja bisa dipesan (padahal ini ngajukan ke pemerintah pusat looo), gimana dengan yang lobi tingkat daerah untuk jabatan tertentu?

Teorinya sih, penempatan seseorang harus objektif, dengan pertimbangan-pertimbangan yang masuk akal, seperti latar belakang pendidikan, kompetensi, dan teman-temannya. Sayang ini Cuma teori, seringnya faktor suka ato gak suka lebih kepake. Gak heran deh, kalo banyakan kegagalan ato ketidakmaksimalan (halahhhh….bahasaku :p) dalam pekerjaan. Susah pula rasanya mempercayai pemimpin yang ngasal dalam menempatkan bawahannya, apalagi saat mengetahui ada kepentingan-kepentingannya di baliknya. Apalagi kalo unsur subyektif. Aihhh..aku dalam krisis kepercayaan terhadap pemimpinku.
Pemimpin yang mana? Banyak :p
*lah kok curhat*

Kesimpulane, jadi PNS tu harus siap ditempatkan di mana saja (sesuai tanda tangan kontrak awal :p). Kagak perlu protes kalo ditempatin di suatu tempat yang kita gak suka. Toh dari awal dah ada perjanjian, bersedia ditempatkan di mana saja kan? Ini pelajaran setelah berkaca pada pelantikan pejabat minggu lalu. Jadi ntar kalo kejadian sama aku, aku gak protes. Paling-paling jadi penilaian pribadi seberapa pintar (ato goblok) mereka yang berwenang menempatkan seseorang di suatu posisi.

Jadi ingat lagu zaman di UKM dulu:

Kerinduanku selalu berada, di tempat Kau berada

Kerinduanku, selalu bekerja, seperti Bapaku bekerja

Kudengar Kau Tuhan, isi hatiMU

Saat Kau panggil ku siap

Ini aku utuslah Tuhan, ini aku utuslah Tuhan

Kemana pun Kau pimpin ke negeri yang Kau pilih

Ini aku utuslah Tuhan, dan ku kan pergi

Jadi nyanyi deh…:p
Tau gak sih lagu ini, dulu zaman di UKM sering banget nyanyikan lagu ini, lupa sapa yang ngajarin, lupa pertama kali denger dari sapa, Kak Ivon apa ya, zaman-zaman mau Retreat Regenerasi kali ya, lupa deeehhhh, hahahaha. Yang jelas, hari ini baru kepikiran nyari di inet, dan baru tau kalo lagi ini adalah ciptaannya Jonathan Prawira, hahaha, katrok banget ya aku.

Ini nih lagunya:


Terkadang saat BIG BOSS (ini bener-bener bos besar yang bertahta di sorga yeee…) menempatkan kita pada suatu tempat atau keadaan yang kita pikir gak seharusnya kita berada, kita juga protes. Tapi lagu ini bener-bener nguatin deh ^^

Dimanapun kita berada, yang terpenting kita berada di dalam hadiratNya.

Kasongan, 18 Maret 2014
-Mega Menulis-


4 comments:

lusiana pangaribuan said...

Doaku juga ingin bekerja di bagian pemerintah kak, kalau tidak bpn mungkin jadi dosen, smoga bs mengikuti jejak kak mega.

lusiana pangaribuan said...

Dari dulu juga pengen bermisi untuk bekerja di bidang pemerintahan, bpn atau dosen, hehee...
Smoga bs mengikuti jejak kak mega.
Amin

Asyiknya Menulis said...

dulu sempat berharap dapat bekerja di bagian pemerintahan alias pegawai negeri, namun gak kesampaian sampai sekarang :) namun aku tap percaya pekerjaanku sekarang akan membawa dampak yang lebih besar dari sekedar harapanku itu :)

Mega said...

Lusi : Wahhhh...dulu daku juga pengen jadi dosen Lus, cuma berhubung ga ada biaya buat skul S2 dan waktu itu habis aku lulus papahku sakit dan setahun kemudian meninggal, jadi terjun ke dunia kerja deh, hehehe. Jangan mengikuti jejakku ah, Tuhan pasti kasih yang terbaik spesial buatmu ^^

Uli: Dimanapun Tuhan tempatkan pasti Dia punya rencana Li. Sekarang2 aku juga nyadar, yang terpenting bukan tempat kita berada, tapi penyertaanNya. Tenang ajaaaa...kalo Tuhan buka pintu, gak ada yang bisa nutup. Aku dulu setelah lulus 3 tahun lo baru dapat PNS, sempat kerja di tempat lain juga. Tapi ya di situ jadi dipersiapkan sama Tuhan.

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs