.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Friday, June 20, 2014

Masalah Buat Lo?



“Masalah buat lo?”, ini kalimat yang sudah biasa kita dengar lah ya.
Nah, bagaimana kalau kalimat ini diucapkan seorang anak kecil berusia 2 tahun?
Bengong gak tuh #sigh.
Kalau aku sih langsung bengong, terheran-heran dari mana dia mendapatkan kalimat ini. Dan langsunglah aku menanyakan ke Dina, si anak itu. Siapa yang ngajarin dia ngomong gitu, eh langsung dijawab dengan sebuah nama.Nama seorang pegawai omku #tepok jidat.
Kata Ruri adekku, “Mba, kebayang gak kalo Dina ditegur apa sama gurunya pas sekolah nanti trus dia bilang ‘Masalah buat lo?’”


Pokoknya, banyak kali perbendaharaan kata ajaib keluar dari mulut Dina, terkadang bikin geleng-geleng. Terkadang bikin kagum juga.
Bayangkan, si Dina memegang tablet dan sedang membuka sebuah permainan, iseng aku nanya,”Kenapa Din, kok belum kebuka?”
“Tau ni mba, lodingnya lambat”, lah….pingsan daku. Anak umur 2 tahun dah tahu loading segala macam, apa-apaan ini. Ckckckck.
Di lain waktu, Dina ingin meminjam hapeku karena ingin memainkan games yang ada di situ, aku menolak,”Jangan ya Din, nanti ya, batere hape Mba Mega lowbatt nih, mo habis.”
Tahu-tahu si Dina menunjuk charger yang ada di kamarnya dan bilang,”Sini mba, dicas dulu sini!”.
Krik.Krik.Krik.

Benerlah dibilang orang-orang, ngomong di dekat anak kecil tu kudu harus super sangat hati-hati, karena cepet banget mereka menyerap apa yang didengarkannya. Gak Cuma mengucapkannya, mereka dapat mengucapkannya pada situasi yang tepat. Anak kecil tu cerdas banget. Serius.Suwer tekewer-kewer dah.

Tanteku bercerita, suatu hari keponakannya (yang berarti masih sepupuku juga) yang masih balita bertengkar dengan sepupunya yang seumuran. Biasalah, ribut-ribut anak kecil, kalo gak salah gara-gara rebutan mainan. Tiba-tiba dia ngomong,”Kubunuh kamu nanti.”,tanteku terkejut dong. Siapa pula yang mengatakan hal seperti itu sehingga dicopas dengan sempurna, ya gak mungkin lah ya orang rumah ngomong gituan. Itu bukan kalimat yang biasa diucapkan sehari-hari di rumah kan. Usut punya usut, ternyata dia mendengarnya dari sebuah sinetron. Nah lo, serem banget kan. Rupanya saat orang tuanya tertidur, dia masih menonton acara sinetron yang ditonton mamanya. Haissss…

Mengerikan ya?
Plis, hati-hati deh kalo punya anak kecil. Jangan biarkan mereka mendengarkan apa yang gak seharusnya mereka dengarkan.

Kasongan, 18 Juni 2014
-Mega Menulis-



1 comment:

Leni Liem said...

ahahhaha anak sekarang ckckck
pengaruh sinetron ama internet kali ya..kecil2 aja uda pada pny android jd pinter sebelum waktunya

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs