.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, February 25, 2015

Akibat Diselingkuhin

Saudara yang dikhianati lebih sulit dihampiri dari pada kota yang kuat, dan pertengkaran adalah seperti palang gapura sebuah puri. Amsal 18:19

Pernah diselingkuhin?
Aku pernah T_T
Sakitnya tuh di sini *nunjuk dada*
Gobloknya aku saat itu, aku terus saja berpikir kalau ada yang salah dengan diriku, aku merenung-renungkan apa yang salah dalam hubungan ini. Padahal nyata-nyata, aku yang diselingkuhin. Lah, dah disakitin kok masih nambah dengan nyalah-nyalahin diri sendiri. Girls, ini ma super duper bego. Sekarang baru nyadar.LOL

Aku pernah mendengar share dari beberapa teman wanita yang diselingkuhin, ternyata kami sama, sama-sama menanyakan hal yang sama setelah tahu diselingkuhin. Kami bertanya-tanya:
Apa sih salahku?
Kurang apa sih aku?
Aku gak tahu, kalau cowok yang diselingkuhin apakah mereka akan berpikir demikian.
Tapi yang jelas, kebanyakan cewek mikirnya gitu.
Saat aku tahu wanita lain itu, aku berpikir,
”Well, dia cantik, aku jelek banget apa ya dibandingkan sampe dia tega kayak gitu.”
“Jangan-jangan si cewek lain itu sifatnya lebih baik dibandingkan aku. Aku kan ngambekan, aku egois, bla..bla..(langsung bikin list kejelekan sendiri)”

Yang paling buruk adalah, sejak diselingkuhin, percaya diri seorang wanita bisa runtuh. Sejujurnya, kalau wanita sudah rusak percaya dirinya, dia tidak akan pernah jadi wanita yang sama lagi.
Dia tidak akan dengan mudah mempercayai perkataan orang-orang di sekelilingnya, apalagi pria.
Dia akan mudah curiga.
Dia akan sulit menerima pujian dari orang lain karena dia merasa itu hanya pemanis bibir, dia tidak mempercayai orang lain dengan mudah.
Dia takut disakiti sehingga menjaga jarak dengan mereka yang ingin mendekatinya.
Dia merasa selalu ada yang kurang dengan dirinya.
Dia tidak puas dengan dirinya.
Dia tidak menyukai dirinya sendiri

I know that.
I honestly know that.
I feel that.

Kita perlu bersabar dengan mereka yang dikhianati,
Mereka butuh waktu untuk mempercayai lagi.
Mereka ingin meyakinkan dirinya kalau tidak semua orang sama.
Mereka perlu banyak waktu.
Plis, bersabarlah dengan mereka.

Kasongan, 24 Februari 2015
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs