.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, June 17, 2015

Pelajaran Hari Ini


#NulisRandom2015
Hari ke-16

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia; waktu menemukan Dia mereka berkata: "Semua orang mencari Engkau." Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang." Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan. Markus 1:35-39

Bacaan Alkitab yang sangat indah buatku hari ini. Belajar banyak dari Yesus tentang beberapa hal:
- Yesus punya waktu khusus berdoa \(“,)/
Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. (ayat 35)
Bayangkan, Yesus setiap pagi waktu hari masih gelap, bangun dan pergi ke luar, munkin masih ngantuk-ngantuk mngeucek matanya, entah ke mana, ke taman maybe, pokoknya tempat yang khusus untuk berdoa, bercakap-cakap dengan BABE di sorga. Yesus mengawali hariNya bersama BAPA-Nya, bersama mereka menyiapkan strategi pelayanan hari ini, Dia bertanya pada BAPA-Nya apa yang harus dilakukanNya, kemana Dia harus pergi, atau bisa jadi saat itu Yesus juga curhat tentang murid-muridNya, atau Dia sekedar bercakap-cakap pada BAPA-Nya, menikmati quality time bersama pribadi yang paling dikasihiNya, YES…hanya menikmati BAPA-Nya, bertemu muka dengan muka, tenggelam di dalam kasih BAPA-Nya (dah kayak lagu aja ni, hohoho). Nah, kalau Yesus memberikan teladan memiliki waktu doa khusus, bagaimana dengan kita?

- Tiap pagi Yesus berdoa-sudah jadi gaya hidupNya
Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia; (ayat 36)
Lah, kalau hal tersebut bukan kebiasaan Yesus, tentunya sewaktu bangun murid-muridNya sudah heboh mencari Dia kesana kemari karena mereka tidak tahu Yesus kemana dan sedang berbuat apa J Mereka menyusul Yesus karena mereka sudah hapal kebiasaan Yesus setiap pagi.Mereka tahu gurunya sedang berdoa dan mereka tahu dimana harus mencari Dia.

-Yesus tahu tujuan hidupNya
waktu menemukan Dia mereka berkata: "Semua orang mencari Engkau." Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang." (ayat 37-38)
Ini Yesus, gimana sih, orang pada nyariin Dia minta disembuhkan tapi kok Yesus bukannya melayani mereka? Bukankah baik kalau Yesus melayani mereka, kan makin banyak orang yang melihat mukzizat Tuhan? Lalu memuliakan Tuhan? Tapi NO! Dengan tegas, Dia mengajak murid-muridNya pergi ke tempat lain. Yesus kejam ya kesannya, mosok menolak orang yang mencari Dia. Tapi sebenarnya, itu dilakukanNya karena Dia tahu tujuan hidupNya, Dia taat pada jadwal BAPA-Nya, Dia berjalan dalam kehendak BAPA-Nya, Dia ingin menyenangkan BAPA-Nya, dan  bukan sekedar menyenangkan manusia. PanggilanNya adalah memberitakan Injil, Dia datang untuk memberitakan kabar baik itu.

Seringkali kita tidak bisa memilih antara yang baik dan yang terbaik. Ingat, lawan dari yang terbaik bukan yang terjelek, tapi yang baik. Mudah bagi kita terjebak memilih ‘hanya’ yang baik saat sesungguhnya kita bisa memilih yang terbaik. Seringkali kita melupakan misi yang Allah berikan pada kita secara pribadi dan terjebak pada keinginan untuk melayani semua orang, hellloooo…sesungguhnya siapa yang kita layani, manusiakah? Atau Tuhankah?

Kasongan, 17 Juni 2015
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs