.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Friday, July 24, 2015

Sesi Pemotretan dan FirmanNya

Beberapa kali saat sesi pemotretan bersama orang lain (tsahhhh...gayamu Meg,pemotretan,macam model aja dah :p) aku belajar tentang suatu hal. Ingat-ingat deh,setelah dipotret (dengan berbagai pose) di studio foto (atau di mana pun),yang dilakukan demikian adalah kita diminta memilih mana foto yang akan kita cetak.Satu demi satu hasil jepretan ditampilkan dan kita mencari-cari wajah kita sendiri,jika di foto tersebut ekspresi kita dah oke (mata gak terpejam,wajah terenyum lebar,pose berubah dari sebelumnya,dll-tergantung definisi OKE menurut masing2 ;p) maka kita akan berteriak,"INI....INI.." (maksudnya kita memilih itu foto untuk dicetak).Terkadang orang yang di foto bersama kita juga akan meneriakkan hal yang sama,namun (seringnya) mereka meneriakkan hal yang berbeda,intinya mereka juga kebanyakan hanya memilih foto dimana dirinya juga terlihat OKE.Hahahaha.Tak jarang terjadi perdebatan foto mana yang akan dipilih #pengalaman.
Pernahkah mengalami hal yang sama? Ilustrasi ini menggambarkan cara kita memperlakukan Alkitab,seringkali kita MEMILIH ayat-ayat yang kita sukai.Dengan mudah kita mengingat, menghapalkan, merenungkan, melakukan, mempercayai,membagikan hanya ayat-ayat yang kita sukai. Kita memilih hanya yang baik dan kita anggap sesuai untuk kita,yang lain?Bye-bye dah.
Beberapa hal yang kita lakukan mungkin sama (yeahhhh...aku juga melakukannya),contohnya:


-Saat menemukan ayat-ayat tentang penginjilan kita berpikir oh ya Tuhan....ini baik,tapi ini untuk hamba-hamba Tuhan saja kan ya?Ini pasti bukan untukku.Padahal Firman Tuhan bilang:
Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti dihukum mati! --dan engkau tidak memperingatkan dia atau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu dari hidupnya yang jahat, supaya ia tetap hidup , orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu.Yehezkiel 3:18
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepadaNya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakanNya?.Roma 10:13-14
Tentu saja,seringkali tidak menyadari kalau kita melakukan hal ini.Tapi,ayat-ayat yang sulit dan tidak ingin kita lakukan,sering sekali kita perlakukan demikian.

-Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.Roma 8:28
Yuhuuuu....kita hapal ayat ini kan?TAPIIII,sesungguhnya ayat ini gak berbunyi seperti itu,lengkapnya demikian:
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia,yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.Roma 8:28
Dengan seenaknya "mereka yang mengasihi Dia,yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah" diganti dengan "kita". Well,tentu saja,kata "kita" lebih enak didengar karena itu seperti menyatakan kalau apapun yang KITA lakukan,Tuhan akan datangkan kebaikan,enak banget kan? Padahal,kalau kita mau jujur-jujuran,benar gak sih kita sudah mengasihi Dia dengan sungguh (mengasihi yang bukan di mulut doang yaaaa...) atau bagaimana kita yakin kalau kita terpanggil dalam rencanaNya? Sadar atau tidak sadar,ayat-ayat Alkitab sering kita CUT dan EDIT sesuai dengan kemauan kita.

-Kita senang dan merasa nyaman saat menemukan ayat-ayat tentang Allah yang Kasih,yang mengampuni dosa,yang kesetiaanNya turun temurun,yang tidak pernah meninggalkan perbuatan tanganNya,Dia yang memelihara kita,dll yang baik-baik dah.Tapi,kita merasa tidak nyaman mengetahui bahwa Dia Allah yang membenci dosa, Dia Allah yang cemburu,Dia Allah yang menghukum orang setimpal dengan dosanya,Dia Allah yang pada suatu hari akan memisahkan orang-orang yang menolak dan menerima Dia,dll.Kita tidak suka dengan Allah yang seperti ini,Allah seperti ini sepertinya kejam dan saklek. Terkadang (atau seringkali) kita berkata,Tuhan yang Maha Baik pastinya Kasih kan?Bagaimana mungkin Dia tega melakukan hal-hal demikian? Akibatnya,kita jadi malas merenungkan ayat-ayat yang demikian,kita hanya membacanya sekilas,lalu melanjutkan ke ayat yang kita sukai saja. Saat kita melakukan hal ini,kita sedang menolak Tuhan yang seutuhnya.Kita tidak akan mengenal Allah kita dengan benar jika kita memilih-milih ayat tentang Dia,kita tidak akan mendapatkan gambaran seutuhnya siapa Dia.Ya, Dia Allah yang penuh kasih,tapi Dia juga Allah yang membenci dosa.Ya, Dia selalu mengampuni dosa kita,tapi Dia tidak akan membiarkan diriNya dipermainkan.Ya, Dia sayang kita seperti bapa sayang pada anaknya,tapi  Dia juga bapa yang mengajar dan mendidik anak-anaknya.Ya, Dia ingin kita hidup bahagia,tapi jauh melampaui itu,Dia ingin kita hidup memuliakan Dia dan semakin menyerupai Dia,itu artinya,jika penderitaan dapat membentuk kita menjadi seperti itu,Dia akan membiarkan kita mengalaminya. Allah kita ingin dikenal dengan benar,jadi marilah kita stop memilih-milih ayat Alkitab.

-Mari kita lakukan tes kilat, tuliskan 5 ayat Alkitab yang paling kamu hapal.
Sudah? Silakan cek,dan jujurlah di hadapan Tuhan, ayat tersebut berbicara tentang apa, apakah alasan sebenarnya ayat tersebut begitu lengket di kepala kita?
Sejujurnya,lebih mudah menghapalkan ayat Alkitab yang berbicara tentang berkat dan janji-janji Allah (tentu saja,wong semua itu kita anggap menguntungkan bagi kita),tapi menghapalkan perintah-perintahNya (yang sulit itu) tentunya tidak mudah,karena secara naluri kita tahu,ayat tersebut akan terus-menerus mengoreksi hidup kita,dan kita tidak nyaman dengan hal itu.

Stop memperlakukan Alkitab seperti itu.Kita perlu mengingat kalau Alkitab bukanlah foto-foto yang kita pilih setelah pemotretan,keseluruhan bagian dalam Alkitab adalah satu kesatuan yang utuh dan berbicara tentang Allah kita.Alkitab bukan tentang kita,tapi tentang Allah kita.Ingat-ingat saja,kita tidak akan mengenal Allah secara utuh dan benar jika kita terus memperlakukan Alkitab demikian.Bahkan,kehidupan ini pun bukan tentang kita, it's all about GOD.

Kasongan,24 Juli 2015
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs