.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, January 26, 2017

Ayub 38-39, Yohanes 14, Amsal 14

Ayub 38-39
Pada saat Allah menjawab Ayub,ternyata Dia meminta Ayub menjawab pertanyaanNya tentang banyak hal. Ternyata hal-hal yang selama ini terlihat alami dan ada di dunia ini adalah pengaturan Allah. Allah mengatur dari hal kecil sampai besar, ga ada yang luput dari perhatianNya. Dia bertanggung jawab atas kehidupan semua makhluk, Dia yang menjadikan semua fenomena alam Dan mengatur segalanya, Dia yang atur semuanya. Seperti Ayub, aku gak mengerti tentang bagaimana Allah mengatur alam semesta ini. Tapi pertanyaan-pertanyaan Allah menunjukkan perbedaan Allah dan ciptaanNya. Aku jadi semakin menyadari betapa hebatnya Allah dan heran sama banyak hal. Siapakah aku ini sampai aku jadi biji mataNya? Apalah aku ini sampai Dia rela mati bagiku?

YOHANES 14
Yohanes 14:13 (TB)  dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak

Kalau Yesus melakukan permintaan kita untuk kemuliaan Allah BAPA. Sekarang waktunya aku mengoreksi diri,apakah yang aku minta adalah untuk kemuliaanNya? Atau cuma untuk memenuhi keinginan-keinginanku sendiri? Aku seringkali meminta sesuatu dalam doaku hanya untuk keinginan dan keperluanku. Ya! Tuhan suka dan mau melakukan permintaan kita. Tapi aku juga harus belajar meminta hal-hal yang memuliakan Dia.Sebelum meminta sesuatu aku mau merenungkan, apakah yang aku minta akan mempermuliakan Dia atau nggak.

Tuhan, ampuni aku kalau selama ini aku meminta tanpa memikirkan Tuhan atau orang lain. Ampuni aku kalau selama ini cuma fokus dengan diriku sendiri. Ajari aku meminta hal-hal yang memuliakanMu Tuhan. Amin


AMSAL 14

Amsal 14:10 (TB)  Hati mengenal kepedihannya sendiri, dan orang lain tidak dapat turut merasakan kesenangannya.

Gak ada yang bisa benar-benar mengerti perasaan seseorang. Sewaktu sedih seringkali aku berharap orang lain mengerti dan dapat menghiburku. Atau waktu senang,aku membagikannya ke orang lain karena berharap dia bisa ikut merasakan apa yang aku rasakan. Hari ini diingatkan kalau orang lain gak akan benar-benar mengerti perasaanku. Cuma Tuhan yang ngerti! Dia tahu semua yang aku rasakan. Dia turut merasakannya. Dan Dia peduli.

Aku minta ampun Tuhan, kalau saat aku mengalami sesuatu, aku mencari manusia lebih dulu. Aku mengharapkan mereka ikut merasakan yang aku rasakan,aku mencari penghiburan dari mereka lalu aku kecewa karena merasa mereka gak mengerti yang aku rasakan. Tuhan, aku mau Cari Tuhan terlebih dulu, karena sekarang aku tahu cuma Tuhan yang benar-benar mengerti.

Kasongan, 14 Januari 2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs