.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Monday, February 13, 2017

Kejadian 27-29, Yohanes 21, Amsal 21

KEJADIAN 27-29

Kejadian 27:9-10 (TB)  Pergilah ke tempat kambing domba kita, ambillah dari sana dua anak kambing yang baik, maka aku akan mengolahnya menjadi makanan yang enak bagi ayahmu, seperti yang digemarinya.
Bawalah itu kepada ayahmu, supaya dimakannya, agar dia memberkati engkau, sebelum ia mati."
Ribka berinisiatif mengajak Yakub menipu Ishak. Bagaimana mungkin seorang ibu mengajak anaknya menipu ayahnya? Gak disebutkan alasan Ribka melakukan itu, apakah hanya karena pilih kasih atau karena Ribka tahu perkataan Allah pada Ishak kalau suatu saat Esau akan menjadi hamba Yakub. Yang jelas, saat kita punya tujuan tertentu kita gak boleh menghalalkan segala cara.
Kejadian 27:20 (TB) Lalu Ishak berkata kepada anaknya itu: "Lekas juga engkau mendapatnya, anakku!" Jawabnya: "Karena TUHAN, Allahmu, membuat aku mencapai tujuanku."
Kok bisa ya, Yakub dan Ribka menipu ayahnya lalu Yakub bilang kalau Tuhan, Allahnya Ishak yang membuat dia mencapai tujuannya. Yakub menipu looooo....!!!
Sekali lagi aku diingatkan saat aku punya tujuan, aku gak boleh menghalalkan segala cara termasuk dosa lalu saat itu berhasil aku bilang karena Tuhan. Tuhan gak mau kita berbuat dosa untuk mencapai tujuan. Seharusnya aku berbuat yang benar dan menanti Tuhan yang menolongku, gak perlu berinisiatif berbuat dosa dan mendukakan Tuhan.

Kejadian 27:41 (TB)  Esau menaruh dendam kepada Yakub karena berkat yang telah diberikan oleh ayahnya kepadanya, lalu ia berkata kepada dirinya sendiri: "Hari-hari berkabung karena kematian ayahku itu tidak akan lama lagi; pada waktu itulah Yakub, adikku, akan kubunuh."
Esau marah kepada Yakub mungkin masih wajar. Tapi yang aneh, setelah kejadian penipuan Yakub dan Ribka, gak ada cerita Ishak menegur istrinya Dan Yakub. Entah karena gak penting untuk dicantumkan makanya gak ada atau memang Ishak gak menegur.Buatku, aku belajar kalau aku harus berani dengan kasih menegur pasangan dan anakku saat mereka berbuat salah karena pembiaran sangat berbahaya

Kejadian 28:6 (TB)  Ketika Esau melihat, bahwa Ishak telah memberkati Yakub dan melepasnya ke Padan-Aram untuk mengambil isteri dari situ — pada waktu ia memberkatinya ia telah memesankan kepada Yakub: "Janganlah ambil isteri dari antara perempuan Kanaan" —
Esau baru sadar kalau perbuatannya yang mengambil 2 istri perempuan Kanaan gak disukai orang tuanya (aku juga baru sadar). Akhirnya Ishak mengatakan isi hatinya dan menasehati Yakub. Aku belajar kalau sebagai orang tua kita gak cuma harus menegur anak-anak saat berbuat salah tetapi orang tua juga perlu menasehati anak-anaknya supaya gak jatuh dalam dosa.
Tuhan, berikan aku hikmatMu supaya bisa menjalani peranku sebagai orang tua dengan benar. Saat aku perlu menasehati maka aku memberikan nasehat Dan saat ada yang salah aku menegur. Melebihi semua itu, aku mau hidup benar dan jadi teladan buat anakku nantinya.

Kejadian 28:21 (TB)  sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku.
Sebelumnya Yakub pernah berkata kalau TUHAN adalah Allah ayahnya. Tapi kali ini, dia berjumpa Tuhan secara pribadi dan Dia bernazar akan menjadikan Allah ayahnya sebagai Allahnya kalau ia selamat kembali ke rumah ayahnya. Rupanya sebelumnya Yakub harus mengalami proses luar biasa sampai dia benar-benar menyembah Tuhan secara pribadi.
Tuhan, aku berdoa buat anak-anakku seperti Yakub yang mengalami perjumpaan dengan Engkau secara pribadi dan gak sekedar ikut-ikutan menyembah Tuhan. Sampai saat itu tiba, tolong aku Dan suamiku menjadi teladan dalam kasih kami sama Tuhan sehingga anak-anak kami rindu mengenal Engkau.Amin

Kejadian 29:23 (TB)  Tetapi pada waktu malam diambilnyalah Lea, anaknya, lalu dibawanya kepada Yakub. Maka Yakub pun menghampiri dia.
Nama Yakub berarti "penipu", dia telah menipu ayahnya dan saudaranya. Menarik sekali, setelah bertemu Tuhan dan dia sungguh bekerja keras malahan ditipu oleh calon mertuanya. Mungkin ada yang berkata ini karma tapi buatku ini adalah kesempatan Yakub untuk belajar kalau penipuan bukanlah hal yang baik apapun alasannya.

Kejadian 29:35 (TB)  Mengandung pulalah ia, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, maka ia berkata: "Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN." Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. Sesudah itu ia tidak melahirkan lagi.
Kasihan sekali Lea, dia harus hidup dengan suami yang gak mengasihinya. Saat dia mendapat anak pun dia berharap anak tersebut akan membuat dia dicintai dan diperhatikan suaminya. Dari anak pertama sampai ketiga dia terus berharap Yakub mencintai dan memperhatikan dia karena anaknya, tapi saat Yehuda lahir dia gak lagi mengharapkan itu, Lea akhirnya bersyukur! Huaaa... Akhirnya Lea sadar kalau ada yang lebih penting dari cinta suaminya. Akhirnya dia bersyukur kΓ rena dia tahu Allah memperhatikannya. Berkat dari Tuhan berlimpah baginya tapi dia gak sadar kalau itu pemberian Tuhan.

Tuhan, ampuni aku kalau aku sering lupa kalau berkatMu sungguh berlimpah dalam hidupku dan aku gak bersyukur

YOHANES 21
Yohanes 21:3 (TB)  Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa. Yohanes 21:6 (TB)  Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. 
Aku pernah membaca kalau waktu yang tepat bagi nelayan untuk melaut mendapat ikan adalah malam hari. Dikatakan di ayat 3 kalau Petrus dkk gak mendapat ikan sama sekali. Sebagai nelayan, Petrus bisa saja menolak perintah Yesus, dia lebih tahu dong kalau susah mendapat ikan di dekat pantai, lagipula hari sudah pagi. Tapi Petrus dkk tetap mau menuruti Yesus. Pada akhirnya mereka mendapat banyak sekali ikan.
Aku belajar:
-Aku gak boleh sok pintar, harus tetap mau mendengarkan saran orang lain.
-Saat kita taat pada Allah,berkatNya tersedia melimpah

Tuhan, aku gak mau sok pintar. Aku mau mendengarkan saran dan nasehat orang lain. Tolong aku juga untuk taat ya Tuhan, bukan sekedar karena mencari berkatMu tapi karena aku mau menyenangkan hatiMu.Amin

AMSAL 21
Amsal 21:9 (TB)  Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar.
Adakah perempuan yang suka bertengkar?
Beberapa versi dalam bahasa Inggris menggunakan kata-kata berikut:
contentious:suka berdebat (gak seia sekata, selalu menentang pendapat orang lain dan menganggap dirinya benar lalu memaksakan pendapatnya)
nagging: suka mengomel (marah dengan mengeluarkan banyak kata)
brawling: berteriak

Aku mengoreksi diriku sendiri, beberapa hari ini aku memang gak berdebat,mengomel atau berteriak. Aku memilih diam dan gak banyak bicara menunggu hatiku tenang, tapi gak enaknya giliran ngomong aku ketus. Duh! Aku harus belajar untuk gak menimbulkan pertengkaran, aku mau bersikap manis pada suamiku.

Tolong aku Tuhan,untuk berkata dengan manis ke suamiku. Sekalipun ada masalah aku mau berhati-hati dengan kata-kataku. Amin

Kasongan, 21 Januari 2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs