.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Saturday, February 25, 2017

Keluaran 7-9, Kisah Para Rasul 1, Amsal 1

Keluaran 7-9

Keluaran 7:5 (TB)  Dan orang Mesir itu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, apabila Aku mengacungkan tangan-Ku terhadap Mesir dan membawa orang Israel keluar dari tengah-tengah mereka."

Tulah-tulah :
1. Air menjadi darah
2. Katak
3. Nyamuk
Keluaran 8:19 (TB)  Lalu berkatalah para ahli itu kepada Firaun: "Inilah tangan Allah." Tetapi hati Firaun berkeras, dan ia tidak mau mendengarkan mereka — seperti yang telah difirmankan TUHAN. 

Pada tulah-tulah sebelumnya​, para ahli sihir di Mesir berusaha dan dapat meniru tulah yang dibuat Allah, tapi pada tulah ketiga mereka mulai mengakui bahwa ini perbuatan Allah. Anehnya Firaun masih saja mengeraskan hatinya.

4. Lalat pikat
Keluaran 8:22-23 (TB)  Tetapi pada hari itu Aku akan mengecualikan tanah Gosyen, di mana umat-Ku tinggal, sehingga di sana tidak ada terdapat pikat, supaya engkau mengetahui, bahwa Aku, TUHAN, ada di negeri ini. Sebab Aku akan mengadakan perbedaan antara umat-Ku dan bangsamu. Besok tanda mujizat ini akan terjadi."

Mulai tulah keempat hingga ketujuh, Allah menunjukkan perbedaan antara orang Mesir dan orang Israel, mana yang umatNya dan mana yang bukan.Pada saatnya nanti, akan nampak perbedaan umatNya dan bukan.

5. Penyakit sampar pada ternak
6. Barah
7. Hujan es

Hingga tulah ketujuh Firaun masih saja mengeraskan hatinya! Astagaaa...! Semoga aku gak mengeraskan hatiku waktu Tuhan menegurku, aku berdoa supaya punya hati yang lembut dan mau dengar-dengaran sama Tuhan. Kekerasan hati Firaun pun Allah pakai untuk memuliakan namaNya, setiap tulah dibuat dengan maksud tertentu:
Keluaran 9:14, 16 (TB)  Sebab sekali ini Aku akan melepaskan segala tulah-Ku terhadap engkau sendiri, terhadap pegawai-pegawaimu dan terhadap rakyatmu, dengan maksud supaya engkau mengetahui, bahwa tidak ada yang seperti Aku di seluruh bumi.
akan tetapi inilah sebabnya Aku membiarkan engkau hidup, yakni supaya memperlihatkan kepadamu kekuatan-Ku, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi.

Rupanga Tuhan punya maksud dan tujuan yang lebih besar dari yang kelihatan oleh mata manusia, sekilas saja orang cuma mengira kalau Tuhan hanya mau membebaskan orang Israel, tapi ternyata ngga. Kalau ada keadaan yang aku gak mengerti, aku harus belajar untuk bertanya sama Tuhan dan gak mengandalkan pemikiranku sendiri.

Kisah Para Rasul 1

Kisah Para Rasul 1:8 (TB)  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Yerusalem dan Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi bicara tentang ruang lingkup kesaksian kita.
Yerusalem -> Keluarga inti
Yudea -> Keluarga jauh
Samaria -> Orang-orang yang kita kenal tapi gak kenal Kristus,misalnya teman kantor, tetangga sebelah rumah, dll
Ujung bumi -> Mereka yang gak kita kenal di tempat2 jauh
Tuhan mau aku jadi saksiNya di manapun aku berada.

Tuhan, jadikanlah aku saksiMu di Yerusalemku dan Yudeaku dan Samariaku dan ujung bumi.Amin

Amsal 1

Amsal 1:8 (TB)  Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu

Aku sering kali meremehkan ajaran papa mamaku karena aku sok tau dan merasa lebih pandai dibanding mereka, pikirku cara dulu sudah gak up to date dengan perkembangan zaman, lagipula beberapa hal gak masuk logikaku. Hari ini aku diingatkan tentang hal ini. Aku perlu belajar diam dan mendengarkan mereka lebih dulu, karena biasanya aku keburu malas duluan mendengarkan kalau sudah ngerasa gak sreg, padahal bisa saja ada penjelasan yang masuk akal dengan nasehat mereka. Sepanjang jelas-jelas gak bertentangan dengan Firman Tuhan dan memang itu baik untuk dilakukan, kenapa aku menyia-nyiakan nasehat mereka?

Tuhan, ampuni aku kalau sering mengabaikan nasehat orang tuaku. Tolong aku Tuhan, untuk diam dan mendengarkan lebih dulu supaya bisa berespon dengan benar. Berikanku hikmat dalam bersikap dan meresponi nasehat mereka ya Tuhan.Amin

Kasongan,  1 Februari  2017
-Mega Menulis -

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs