.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, May 4, 2017

Mazmur 1-2,15, 22-24,47,68 Markus 4, Amsal 4

Mazmur 1:2-3 (TB)  tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Orang yang suka Taurat Tuhan dan merenungkannya dikatakan:
-seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air
-menghasilkan buah pada musimnya
-tidak layu daunnya
-apa saja yang diperbuatnya berhasil
ENAK BANGET YAAAA.... !!!!
Bagian 'apa saja yang diperbuatnya'  berhasil itu WOW banget. Tapi aku diingatkan juga kalau suka dan merenungkan Tuhan maka membuat seseorang dekat dengan Sang Sumber Air Hidup, dengan mudah dia mendapatkan segala sesuatu yang diperlukannya untuk bertumbuh secara rohani.Gak hanya bertumbuh, orang ini juga akan berbuah. Buah di sini adalah buah ke dalam (buah roh, karakter)  dan buah ke luar (membawa jiwa pada Kristus). Dia berbuah pada musimnya. Bahkan dikatakan dia tidak layu daunnya.

Ini jadi refleksi buatku,  kalau aku sungguh suka dan merenungkan Taurat Tuhan seharusnya hal-hal itu terjadi dalam hidupku. Aku berkomitmen untuk menghapalkan 1 ayat sehari dan merenungkannya. Aku mau menyukai dan merenungkan firman Tuhan.

Mazmur 2:10 (TB)  Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia!

Aku memang bukan raja atau pun hakim dunia, tapi aku mau bertindak bijaksana dan menerima pengajaran.
AGAIN,  diingatkan untuk menerima Firman Tuhan dan menyimpannya di dalam hatiku untuk direnungkan. Aku gak mau firman ini menjauh dari mataku.

Mazmur 15:1 (TB)  Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?

Kalau baca Mazmur 15, aku menyadari kalau aku bisa mendekat pada Tuhan dan tinggal di kediamanNya itu hanya oleh kasih karuniaNya. Bukan karena aku sudah 'lolos' syarat-syarat yang ada. Kelakuan gak bercela? Wuihhh.... Aku masih juauhhhhh..   Banget!!!

Aku jadi bersyukur untuk penebusan Yesus atas segala dosaku. Sungguh besar kasih karuniaNya, aku gak layak menerimanya kalau berdasarkan perbuatanku. Semuanya kuterima hanya karena kebaikan dan kemurahan Tuhan.

Mazmur 22:1-2 (TB)  Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Rusa di kala fajar. Mazmur Daud. (22-2) Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.
(22-3) Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab, dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang.

Kenapa Tuhan diam saat Daud berseru kepadaNya?
Aku juga pernah merasakan Tuhan diam saat aku bertanya kenapa,  atau saat aku meminta pertolonganNya. Dalam kesemuanya itu aku belajar kalau terkadang Tuhan diam untuk melihat bagaimana sikap hatiku,  apa aku tetap melakukan yang benar dan mempercayaiNya atau aku memilih jalanku sendiri. Saat Tuhan diam, aku juga belajar kalau itu waktunya aku menanti-nantikan Tuhan. Aku belajar menguatkan kepercayaanku sekalipun belum melihat Jawab-Nya.

Mazmur 23:1 (TB)  Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Bagiku,  kalimat ini bisa bermakna dua hal :
1.  Tuhan adalah gembala Daud yang selalu memenuhi keperluan Daud. Daud yakin dia gak pernah kekurangan karena Tuhan SELALU memenuhi segala keperluannya.
2. Daud gak merasa kekurangan, dia gak memerlukan apa-apa lagi karena merasa Tuhan cukup baginya.

Mudah buatku mengatakan aku gak pernah kekurangan saat aku merasa Tuhan sudah memenuhi segala keperluanku. Tapi, aku mau belajar bahwa APAPUN KEADAANKU aku mau berkata TUHAN CUKUP BAGIKU.

Markus 4

Markus 4:10 (TB)  Ketika Ia sendirian, pengikut-pengikut-Nya dan kedua belas murid itu menanyakan Dia tentang perumpamaan itu.

Banyak orang yang mendengar Yesus berkhotbah tapi sedikit yang mengerti, bahkan di antara murid-murid-Nya  pun ada yang gak mengerti. Tapiiiii..   Karena mereka dekat dengan Yesus maka mereka mendapatkan keistimewaan, mereka dapat bertanya langsung pada Yesus dan Yesus MAU menjelaskan artibdari perkataanNya.

Terkadang kita mendengar firman Tuhan tapi gak mengerti,  atau kita membaca tapi pemahaman kita gak mendalam. Inilah pentingnya kedekatan dengan Tuhan. Dia yang mengilhami bagaimana firman ini hingga dituliskan sehingga kalau aku gak mengerti, aku harus mau bertanya sama Tuhan.

Kalau aku gak ngerti maksud Tuhan saat membaca firmanNya 👉 TANYA TUHAN.

Aku bersyukur Tuhan buat keistimewaan yang Tuhan berikan ini,  saat aku gak mengerti firmanNya maka aku bisa bertanya padaMu dan Engkau akan memberikan jawaban. Terima kasih Tuhan. Amin

Amsal 4

Amsal 4:21 (TB)  janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu.

Kembali diingatkan untuk komitmen menghapal ayat firman Tuhan. Di sini dibilang JANGANLAH SEMUANYA ITU MENJAUH DARI MATAMU. Jadi ngebayangin kalau sejauh mata memandang, liat kesana kemari ada firman Tuhan. Mau gak mau, suka gak suka jadi ingat kan ya 😃 Aku mau googling ah ntar kalo kerjaan di kantoe senggang,  cari gambar gratis yang bisa didownload dan diprint. Mau aku tempelkan di tempat yang sering aku lihat 👉 SUPAYA GAK MENJAUH DARI MATAKU.

Kasongan,  4 Mei  2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs