.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Monday, May 29, 2017

Mazmur 111-118, Amsal 27, Galatia 3

Mazmur 111:1 (TB)  Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.

Membaca pasal ini dan melihat bagaimana Pemazmur mengingat segala perbuatan Tuhan lalu bersyukur, aku diingatkan kalimat ini:
THINK and THANK
Saat kita berpikir dan mengingat segala perbuatan Tuhan,  kebajikanNya, dan kesetiaanNya maka akan memudahkan kita bersyukur. Begitu banyak kebaikan Tuhan, sayangnya kita sering lupa.

Setiap aku merasa ga ada hal yang bisa aku syukuri aku mau THINK and THANK. Pasti aku menemukan hal yang membuatku bersyukur.

Mazmur 112:1 (TB)  Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.

Luar biasa berkat orang yang takut akan Tuhan dan suka pada perintah Tuhan di pasal ini, anak cucunya diberkati, harta bendanya melimpah, bahkan dia menjadi berkat bagi orang yang berkekurangan. Sepintas enak ya melihat berkatNya, tapi ketaatan gak gampang, butuh perjuangan seumur hidup jadi orang yang kesukaannya melakukan perintah Tuhan. Menyukai perintah Tuhan dimulai dengan berkata ya pada setiap hal yang akan menyenangkan Tuhan dan berkata tidak pada hal yang kita tahu mendukakan Tuhan.

Mazmur 115:1 (TB)  Bukan kepada kami, ya TUHAN, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu!

Dalam setiap yang kuperbuat, aku ingin memuliakan Tuhan. Biar Kristus makin besar dan aku makin kecil. Aku gak mau mencuri kemuliaan Tuhan, hanya Dia lah yang layak menerima segala kemuliaan. Terkadang saat aku melakukan sesuatu dengan baik dan berhasil aku merasa kalau itu adalah hasil kerja kerasku. Atau saat aku menerima pujian aku merasa layak karena apa yang aku lakukan. Aku lupa kalau Tuhan lah yang memampukan aku melakukan segala sesuatu. Setiap menerima sesuatu yang baik aku mau memuliakan Tuhan dengan mengingat siapa yang menganugerahkannya buatku, minimal bilang "Terima kasih Tuhan."

Mazmur 116:12 (TB)  Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?

Pemazmur mengingat betapa banyak kebaikan Tuhan, berkali-kali Tuhan menjaga hidupnya dan melepaskan dia dari maut lalu dia ingin membalas kebaikan Tuhan.

Bagaimana denganku?
Pernahkah aku berpikir bagaimana caranya membalas kebaikan Tuhan?
Kupikir gak ada yang kulakukan yang bisa membalas kebaikan Tuhan. Begitu banyak kebaikanNya,  gak terhitung berkat-berkatNya. Aku cuma bisa bilang "Terima kasih Tuhan" dan berusaha menyenangkan Tuhan setiap harinya.

Mazmur 118:29 (TB)  Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Ya Tuhan! Amin.
Aku mau!  Aku mau bersyukur kepadaMu sebab Engkau baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaMu.

Amsal 27:17 (TB)  Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.

Hari ini aku mengingat mereka yang telah mempertajamku,  orang-orang yang membuatku belajar banyak hal. Bahkan dari mereka yang menyakitiku aku belajar banyak hal. Mereka yang berbuat baik maupun jahat pun mengajariku banyak. Walaupun beberapa pelajaran kudapatkan lewat pengalaman menyakitkan bersama beberapa orang tapi kalau melihat ke belakang gak ada yang kusesali, dari mereka yan menyakitiku aku belajar lebih banyak.

Tuhan, aku mengucap syukur buat mereka yang telah memperkaya hidupku dan melalui mereka Tuhan mengajarkan banyak hal. Terima kasih Tuhan,  karena banyak mengajarkan lewat mereka.Amin

Galatia 3:9 (TB)  Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.

Mereka yang hidup dari iman akan diberkati.
Apakah aku hidup dari iman?
Apakah aku percaya telah menerima walaupun belum melihat?
Berkat Tuhan tersedia bagi mereka yang menguatkan iman percayanya pada Tuhan.

Bagaimana menguatkan iman kita?
Iman kita bukan iman yang melompat dalam gelap. Karena kita tahu kepada siapa kita percaya maka kita bisa beriman. Kalau mau menguatkan iman, maka aku harus berusaha mengenal Allah,aku mau setia saat teduh, berusaha mengenal Tuhan lebih dalam lagi.

Aku mau mengenalMu ya Tuhan lebih dari semua yang aku kenal supaya aku makin menguatkan percayaku padaMu. Amin

Kasongan,  27 Mei 2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs