.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, May 9, 2017

Mazmur 50, 53,60,75, Markus 9, Amsal 9

Mazmur 50:23 (TB)  Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya."

Saat kita bersyukur kita sedang memuliakan Tuhan.
Saat kita jujur dalam jalan kita, maka Allah akan memberikan keselamatan yang dari padaNya.

Memuliakan Tuhan itu ternyata semudah bersyukur, terkadang kita ingin melakukan banyak hal hebat atau memberikan banyak untuk memuliakan Tuhan padahal Tuhan mau kita bersyukur, sesederhana itu. Kalau untuk bersyukur saja kita lupa, bagaimana kita mau melakukan hal lain buat Tuhan?

Mazmur 53:1 (TB)  Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mahalat. Nyanyian pengajaran Daud. (53-2) Orang bebal berkata dalam hatinya: "Tidak ada Allah!" Busuk dan jijik kecurangan mereka, tidak ada yang berbuat baik.

Aku memang gak pernah berkata dengan bibir maupun hatiku kalau tidak ada Allah,  tapi aku merenungkan sikapkus selama ini.
Saat aku khawatir dengan hidupku atau masa depanku, bukankah ini juga sama dengan menganggap Allah gak ada.
Saat aku melakukan berbagai dosa dan kesalahan yang baik yang tersembunyi dari hadapan orang lain maupun dengan pikiranku, bukankah ini sama dengan berlaku seolah Allah ga ada.
Saat aku bersungut-sungut dengan apa yang terjadi dengan hidupku, bukankah ini seperti aku gak percaya kalau Tuhan memberikan yang terbaik saat ini.
Saat aku gak bersyukur kepada Tuhan Sang Pemberi, bukankah aku sedang melupakan kalau apa yang kumiliki ini adalah pemberianNya semata.

Aku gak mau jadi orang bebal. Dalam pikiran, perkataan dan perbuatanku aku mau menyatakan kalau ada Allah dalam hidupku.

Mazmur 60:12 (TB)  (60-14) Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Pernyataan iman ini dikatakan oleh Daud yang menerima kemenangan dari Allah ke mana pun dia pergi.

Saat aku menghadapi medan perangku yang baru atau pergumulan dalam hidup, aku mau menyatakan imanku atas pertolongan Tuhan. Aku mau percaya kalau Tuhan besertaku dan pertolonganNya tepat pada waktunya.

Mazmur 75:9 (TB)  (75-10) Tetapi aku hendak bersorak-sorak untuk selama-lamanya, aku hendak bermazmur bagi Allah Yakub.

SELAMANYA.....!!!🎶🎶
🎼 Aku mau Tuhan 🙋
Aku mau bersorak buat Tuhan.
Aku mau bernyanyi bagiMu ya rajaku.
Aku akan bermazmur bagi Tuhan.
Sebab Engkau baik bahwasanya kasih setiaMu selama-lamanya.
Aku mau menceritakan perbuatan ajaibMu dalam hidupku.

Markus 9:50 (TB)  Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."

Garam hanya akan berguna dan memberi rasa kalau dia keluar dari tempatnya. Selama ini bagaimana dengan hidupku,  sudahkah keluar dari 'tempat garam'  dan mengasinkan. Selama ini kalau garam gak berbaur dengan yang lain, bagaimana akan memberi rasa?

Aku diingatkan untuk tetap bergaul dengan temanku yang gak mengenal Kristus, aku mau hidupku memberi dampak dan memberi rasa. Kalau cuma berkumpul dengan sesama orang percaya, bagaimana yang gak mengenal Kristus bisa mengenal Kristus. Aku gak boleh eksklusif dalam pergaulan.

Amsal 9:4 (TB)  "Siapa yang tak berpengalaman, singgahlah ke mari"; dan kepada yang tidak berakal budi katanya:

Undangan hikmat dan undangan kebodohan diberikan. Setiap hari.
Aku mau pilih ngikut yang mana?
Kalau mau memiliki hikmat, takutlah akan Tuhan, cari wajahNya,  baca firmanNya, lakukan yang benar, taati perkataan Tuhan.
Kalau mau jadi bodoh gampang,  ikuti hawa nafsu, ikuti kata dunia,  jangan melakukan yang benar.

Lebih mudah mengikut keinginan sendiri dibandingkan keinginan Tuhan. Tapi aku mau belajar mengikuti kehendak Tuhan, aku gak mau menjadi bodoh.

Kasongan,  9 Mei 2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs