.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, May 2, 2017

Mazmur 81, 88, 92-93, Matius 27, Amsal 27

Mazmur 81

Mazmur 81:11-12 (TB)  (81-12) Tetapi umat-Ku tidak mendengarkan suara-Ku, dan Israel tidak suka kepada-Ku.
(81-13) Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya; biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri!

👂 Kalo gak mendengarkan suara Tuhan dan gak suka Tuhan siap-siap aja  kalo Tuhan dah gak mau ngasi teguran dan membiarkan rencana kita sendiri. Gak enak kali kalo dah gitu. Selama ini kalo kita berbuat dosa dan Tuhan masih tegur itu tandanya Tuhan GAK MEMBIARKAN KEDEGILAN HATI KITA, berbahagialah. Kalo sampai kita terus melakukan dosa tapi ga ada lagi rasa bersalah atau keinginan untuk tobat yang bahaya, itu artinya kita sudah diserahkan kepada kedegilan hati kita.
Aku jadi ingat, ada dua jenis manusia:
1.Manusia yang berkata kepada Tuhan, "Jadilah kehendakMu"
Atau
2 . Manusia yang kepadanya Tuhan berkata, "Kalau begitu, jadilah kehendakmu".
Aku mau mendengarkan Tuhan dengan cara:
-tekun cari Tuhan dengan berdoa dan baca firmanNya
-taat dengan apa yang dikatakan Tuhan

💗 Kenapa Israel bisa gak menyukai Tuhan? Gak tahu persis sih ya, apa karena merasa Tuhan banyak aturan dan larangan atau karena Tuhan gak memberikan apa yang mereka mau? (Lah, yang Tuhan siapa, yang mesti nurut siapa). Berhati-hati Meg,  kalo kamu mulai ngerasa seperti orang Israel. Setiap firman Tuhan ada maksudnya, gak mungkin Dia ngasal waktu memberikannya.

Mazmur 88

Mazmur 88:13 (TB)  (88-14) Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu.

Judul perikop ini:doa pada waktu sakit payah. Nah lho,  waktu sakit payah malah jadi semakin tekun berdoa,  semakin rajin cari Tuhan, tetap baca Firman Tuhan. Jadi ingat dulu cerita seseorang teman yang menegur teman lain karena pas sehat rajin baca firman Tuhan, pas sakit malah gak baca firman Tuhan. Malahan dibilang gini:Sesakit apa sih kamu sampai gak bisa baca firman Tuhan? Firman itu kekuatan lo.
Awalnya kupikir ngeri juga nih. Tapi aku sih ngambil pelajaran gini,  selagi masih bisa dan ada kesempatan kenapa sih melewatkan baca firman Tuhan dan cari Tuhan?

Matius 27

Matius 27:32 (TB)  Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.

Simon dari Kirene DIPAKSA untuk memikul salib Yesus. Bagaimana dengan kita, Yesus pernah berkata setiap orang yang mau mengikut Dia harus memikul salib dan menyangkal dirinya, apakah kita perlu dipaksa seperti halnya Simon atau kita dengan sukarela ikut memikul salibNya.

Bagaimana memikul salib di zaman sekarang? Salib adalah tanda cinta Tuhan kepada manusia,  Dia rela menderita demi manusia,  salib juga adalah tanda ketaatan Yesus pada BapaNya. Kalau kita ingin memikul salib maka kita harus bersedia taat pada Tuhan dan mengasihi sesama dengan pengorbanan.

Tuhan, aku mau taat dan mengasihi orang lain tanpa harus dipaksa,  aku mau melakukannya dengan sukacita, karena aku mengasihi Tuhan. Amin

Amsal 27

Amsal 27:5 (TB)  Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.

Salah satu hal yang membuatku memilih suamiku jadi pasangan hidupku dulu salah satunya karena dia gak pernah ragu untuk menegurku. Menegurku sebenarnya bukan hal yang mudah karena di luaran reaksiku biasanya gak enak, jadi gak sembarang orang mau menegurku. Tapi suamiku ma gak peduli. Biasanya kan kalo orang pdkt ato pacaran lebih banyak manisnya atau mentolerir kelakuan yang gak bener,  boro-boro dah sama suamiki. Tapi aku bersyukur ada dia yang mau mengambil resiko waktu menegurku,  awalnya memang gak enak tapi lama-lama aku ngerasa diberkati. Menegur seseorang berarti kita cukup mengasihinya sehingga mau mengambil resiko dibenci atau disalah arti.

Aku mau mengambil langkah untuk menegur seseorang,  selama ini ragu karena takut hubunganku dan dia jadi renggang. Tapi aku memutuskan mau mengambil resiko ini demi kebaikannya.

Tuhan,  tolong berikan aku kata-kata yang dari Tuhan supaya teguranku bisa diterima dengan baik. Aku takut hubungan kami rusak, tolong aku berkata-kata ya Tuhan. Amin

Kasongan,  27 April 2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs