.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Monday, June 12, 2017

1 Raja 5-6, 2 Tawarikh 2-3, Lukas 10, Amsal 10

1 Raja-Raja 5-6,  2 Tawarikh 2-3

Untuk membangun bait suci diperlukan banyak sekali sumber daya:bahan-bahannya,  tenaga. Begitu banyak! Baca 1 Raja-Raja 5-6 dan 2 Tawarikh 2-3 benar-benar membuat geleng-geleng. Terbayangkan betapa besar dan mewahnya bait suci,  dengan puluhan ribu pekerja saja pembangunannya baru selesai setelah 7 tahun. Dalam pembangunannya terlihat bagaimana Tuhan berkarya, memenuhi segala yang diperlukan Salomo.

Aku diingatkan,  kalau aku membangun apapun maka aku gak boleh melupakan Tuhan. Hanya Dia lah yang bisa membuat apa yang aku kerjakan berhasil. Apa yang kubangun ga ada artinya kalau tanpa melibatkan Tuhan.

Lukas 10:28 (TB)  Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup."

Seringkali aku seperti pemuda ini, tahu apa yang benar dan baik untuk dilakukan, mengerti jawaban dari berbagai pertanyaan tapi Tuhan mau kita gak hanya tahu dan mengerti tapi MELAKUKAN SESUATU👉ACTION.
Mengetahui kebenaran harus disertai dengan melakukan yang benar.

Aku gak selalu ingat Firman Tuhan yang kubaca,  tapi sungguh Tuhan ingatkan apa perkataanNya sewaktu aku dihadapkan pada berbagai hal. Aku tahu yang harus dilakukan tapi seringkali aku gak mau tunduk pada firmanNya. Hari ini aku diingatkan : LAKUKAN!!!

Amsal 10:17 (TB)  Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat.

Didikan dan teguran emang gak enak didengarkan pada awalnya. Tapi kalau diabaikan lebih ga enak lagi akibatnya nanti.Orang yang gak mau ditegur adalah orang yang sombong karena merasa dirinya sudah baik dan gak memerlukan teguran. Terkadang aku masih susah ditegur,  sudah dikasih tahu tapi masih aku ulangi kesalahanku.

Tuhan, tolong aku,  jangan berhenti menegurku ya Tuhan. Aku mau belajar menerima teguran lewat siapa pun yang Tuhan pakai. Amin

Kasongan, 10 Juni 2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs