.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, July 18, 2017

2 Raja-raja 18, 2 Tawarikh 29-31, Mazmur 48, Pengkhotbah 2, Amsal 18

2 Tawarikh 29:1, 3 (TB)  Hizkia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh sembilan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Abia, anak Zakharia.
Pada tahun pertama pemerintahannya, dalam bulan yang pertama, ia membuka pintu-pintu rumah TUHAN dan memperbaikinya.

👑 Hizkia menjadi raja pada umur yang muda tetapi sejarah mencatat bahwa Ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan.Bayangkan, umur 25 tahun menjadi Raja! Gak peduli berapa pun umur kita, Tuhan bisa berikan kepercayaanNya jika kita dapat dipercaya.

🎓 Jangan ada seorang pun menganggap rendah aku karena aku muda. Tuhan bisa mengangkatku dan memberikan kepercayaanNya kapan pun Dia mau. Dulu aku kira ayat ini bicara tentang bagaimana supaya orang lain gak menganggapku rendah karena aku muda maka aku harus melakukan sesuatu. Hari ini aku diingatkan kalau seringkali aku yang menganggap diriku sendiri rendah dengan berpikir :
Ah,aku masih muda, belum waktunya melakukan ini.
Aku gak bisa, aku belum punya pengalaman.
Aku gak dapat melakukan itu, terlalu sulit bagiku
Dll
Seringkali aku yang merendahkan diriku dengan membatasi Tuhan. Padahal kalau Tuhan sudah berperkara, Dia sanggup melakukan apapun dalam hidupku dan menjadikanku apapun yang Dia mau.

2 Tawarikh 29:34 (TB)  Tetapi jumlah imam terlalu sedikit, sehingga mereka tidak sanggup menguliti semua korban bakaran. Oleh sebab itu saudara-saudara mereka, orang-orang Lewi, membantu mereka sampai pekerjaan itu selesai dan sampai para imam menguduskan dirinya. Sebab orang-orang Lewi itu lebih bersungguh-sungguh menguduskan dirinya dari pada para imam.

Sebab orang-orang Lewi itu lebih bersungguh-sungguh menguduskan dirinya dari pada para imam.
Siapa bilang hanya imam atau pendeta yang harus hidup kudus?
Siapa bilang hanya pelayan Tuhan yang full timer yang harus hidup kudus?
Setiap anak Tuhan harus hidup kudus karena Tuhan yang disembahnya kudus. Saat kita berjuang hidup kudus maka Tuhan akan memakai kita untuk melayaniNya.

👉 Tuhan, aku mau hidup dalam kekudusan supaya Tuhan dapat dengan leluasa memakai hidupku untuk kemuliaan-Mu. Tolong aku ya Tuhan. Amin

Pengkhotbah 2:25 (TB)  Karena siapa dapat makan dan merasakan kenikmatan di luar Dia?

Beberapa kali baca pasal ini dan aku berulang kali membaca kalimat pada ayat ini, benar-benar mak jleb karena diingatkan :
GAK ADA KENIKMATAN DI LUAR TUHAN.
Yes. Hanya Dia yang bisa memberi sukacita dan damai sejahtera yang sejati.
Di dalam Tuhan,  segala hal yang kelihatannya gak nikmat pun bisa terasa nikmat lo, karena hanya Dia yang mampukan untuk bersyukur.
Sewaktu aku dulu awal-awal kredit rumah dan kredit motorku belum selesai, aku beberapa kali merasakan yang namanya makan nasi sama sambal doang, tapi kalau aku ingat sekarang, kok enak aja ya (pake nambah lagi nasinya.lol).
Gak perlu ngiri sama orang lain.
Nikmati segala pemberianNya.
Saat aku hidup di dalam Dia dan Dia di dalamku,  ada kenikmatan yang dunia gak bisa berikan.
Jadi, kalau aku mulai mengeluh ngiri sama orang lain,  intinya gak menikmati hidup pemberianNya lah, jangan-jangan aku sedang hidup di luar Tuhan.

Amsal 18:1 (TB)  Orang yang menyendiri, mencari keinginannya, amarahnya meledak terhadap setiap pertimbangan.

Saat sendiri, aku jadi fokus kepada diri sendiri dengan cara mencari cara menyenangkan diri sendiri, mencari cara untuk memenuhi keinginan sendiri. Mungkin karena itu Tuhan ingin aku gak cuma asyik dengan diri sendiri tapi juga bersekutu dengan orang lain, supaya aku belajar bagaimana mengasihi dan memperhatikan kebutuhan orang lain.

Sepertinya aku membaca terlalu banyak artikel yang bilang kalau ibu rumah tangga butuh yang namanya me time supaya punya waktu pribadi untuk merefresh dan merecharge diri sendiri, jadi bawaannya uring-uringan kalau dalam seminggu gak bisa menikmati waktu sendiri. Yang bisa menyegarkanku seharusnya adalah saat-saat aku bersama Tuhan, bukan saat aku melakukan hal yang menyenangkan diriku sendiri.

👉 Tuhan, aku gak sekedar butuh me time untuk mencari keinginanku, aku butuh disegarkan olehMu setiap kali bersamaMu.

Kasongan,  18 Juli 2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs