.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, July 6, 2017

Yunus 1-4, Roma 6, Amsal 6

Yunus 1:4, 6 (TB)  Tetapi TUHAN menurunkan angin ribut ke laut, lalu terjadilah badai besar, sehingga kapal itu hampir-hampir terpukul hancur.
Datanglah nakhoda mendapatkannya sambil berkata: "Bagaimana mungkin engkau tidur begitu nyenyak? Bangunlah, berserulah kepada Allahmu, barangkali Allah itu akan mengindahkan kita, sehingga kita tidak binasa."

Yunus lari dari panggilan Tuhan,  tetapi Tuhan tidak membiarkannya. Tuhan intervensi dalam pelarian Yunus dengan menurunkan angin ribut, tetapi Yunus bisa tidur dengan tenang di tengah badai.

⚠ Kita gak bisa lari dari panggilan Tuhan,  kalau lari dari panggilan Tuhan harus bersiap-siap saat Tuhan mulai 'membelokkan' kita ke tempat dimana kita berada seharusnya. Melarikan diri dari Tuhan membuat kita menutup hati dan telinga kita,  hal ini berbahaya karena membuat kita gak bisa mendengarkan Tuhan.

Yunus 2:7 (TB)  Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah doaku kepada-Mu, ke dalam bait-Mu yang kudus.

Tuhan selalu punya cara untuk membuat kita mengingatNya. CaraNya berbeda bagi setiap orang,  Dia mengenal kita, Dia paling tahu apa yang membuat kita kembali padaNya. Kalau pada Yunus, Tuhan membawanya berada dalam ikan karena Dia tahu situasi itulah yang paling diperlukan Yunus dan membuatnya berseru kepada Tuhan.

Saat ini, situasi apa yang sedang kita hadapi? Apakah itu membuat kita berseru kepada Tuhan atau nggak?

Yunus 3:10 (TB)  Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Ia pun tidak jadi melakukannya.

Membaca kisah pertobatan Niniwe,  aku diingatkan betapa besar kasih karunia Allah bagi mereka yang berdosa,  pengampunan tersedia saat kita datang dengan sungguh ke hadapan-Nya dan bertobat. Selagi masih hidup,  ada kesempatan untuk bertobat.

👉  Beberapa kali aku diingatkan untuk mendoakan anggota FPI,  aku gak mau berdoa untuk mereka. Mereka gak layak menerima kasih karunia Tuhan. Mereka pantas menerima hukuman. Tapiiii... Aku juga gak layak sebenarnya 😥 Hari ini, aku mau berdoa lagi bagi mereka. Supaya Tuhan nyatakan kasihNya pada mereka.

Yunus 4:3-4 (TB)  Jadi sekarang, ya TUHAN, cabutlah kiranya nyawaku, karena lebih baik aku mati dari pada hidup."
Tetapi firman TUHAN: "Layakkah engkau marah?"

Awalnya aku juga menolak dorongan untuk berdoa bagi FPI,  belum sih sampai Yunus yang minta dicabut nyawanya. Lol. Tapi baca ini berasa Tuhan ingatkan aku kalau aku gak layak marah pada mereka. Sebenarnya sih, mereka kan gak pernah berbuat jahat secara langsung kepadaku, tapi aku benci mendengar apa yang mereka perbuatan​. Aku sangat marah!

❓LAYAKKAH KAMU MARAH MEG
😥

Amsal 6:28 (TB)  Atau dapatkah orang berjalan di atas bara, dengan tidak hangus kakinya?

Setiap pilihan buruk memiliki akibat buruk, itu hukum alam, suka gak suka pasti ada konsekuensi dari apa yang kita lakukan.
Bolos kerja 👉 Dikasih peringatan, potong gaji,  dipecat
Hubungan seks di luar nikah 👉 Hamil,  penyakit kelamin,  gak dinikahin,  jadi ibu padahal belum siap,  malu
Malas 👉 Pekerjaan gak terselesaikan,  pekerjaan menumpuk, ada saja yang gak dikerjakan, target gak tercapai, menjadi miskin
Dll...

Sebelum berbuat dipikir dahulu, jangan sampai kita berbuat lalu berdoa supaya tidak mendapatkan konsekuensi buruk, harus siap menerima konsekuensinya! Kalau gak siap mending gak usah dilakukan! Allah memang penuh kasih karunia,  Dia mengampuni setiap piliham buruk kita jika kita minta ampun dengan sungguh, tapi jangan lupa kalau kita gak terbebas dari konsekuensinya.

👉  Hari ini aku mau memilih melakukan yang baik, yang kudus dan berkenan di hadapan Tuhan.

Roma 6:23 (TB)  Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Dalam ayat ini ada 2 kabar, kabar baik dan kabar buruk.
Kabar buruk 👉 Upah dosa ialah maut, gak peduli dosa apa yang dilakukan,  dosa ya dosa. Standar kekudusan anak Tuhan sangat tinggi. Saat menjadi hamba dosa, kita tidak bisa berkata tidak pada dosa.
Kabar baik 👉 Allah memberikan karuniaNya sehingga kita beroleh hidup kekal, kita dimampukan berkata 'tidak' pada dosa.

Aku gak punya alasan untuk menyerah kepada dosa karena Roh Allah ada di dalam diriku, aku BISA melawan keinginan berbuat dosa, persoalannya aku MAU atau NGGAK.
👉 Hari ini dan seterusnya aku MAU terus berkata tidak pada setiap keinginan untuk berbuat dosa. Aku BISA karena kasih karuniaNya !!!! 💪 💪

TUHAN, tolong aku berkata 'tidak'  pada dosa. Amin

Kasongan,  6 Juli 2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs