.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Sunday, August 6, 2017

2 Raja-Raja 18:9 - 19:37, Mazmur 46, Mazmur 80, Mazmur 135, Amsal 27, Pengkhotbah 12

2 Raja-raja 18:11-12 (TB)  Raja Asyur mengangkut orang Israel ke dalam pembuangan ke Asyur dan menempatkan mereka di Halah, pada sungai Habor, yakni sungai negeri Gozan, dan di kota-kota orang Madai,
oleh karena mereka tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allah mereka, dan melanggar perjanjian-Nya, yakni segala yang diperintahkan oleh Musa, hamba TUHAN; mereka tidak mau mendengarkannya dan tidak mau melakukannya.

Israel dibuang dan harus mengalami kehidupan yang gak menyenangkan karena :
✔️ Tidak mau mendengarkan Tuhan
✔️ Melanggar perjanjiannya dengan Tuhan

Bagaimana denganku,  apakah aku mendengarkan Tuhan? Seringkali aku tahu kebenaran, aku tahu apa yang dikehendaki Tuhan tapi aku gak melakukan, berarti aku gak mendengarkan Tuhan.
Apakah aku memegang perjanjianku dengan Tuhan? Saat aku menerima firmanNya seringkali aku berjanji ini itu, tapi aku sering gagal.

👉 Saat aku mengalami hal yang gak menyenangkan dalam hidup, bisa jadiboni karena aku gak mau mendengarkan Tuhan dan gak memegang perjanjianku dengan Tuhan. Ini bukan sekedar perkara Tuhan menghukum, TAPIIII.... Tuhan ingin kita mendengarkan perkataanNya dan memegang perjanjian kita dengannya karena ADA BERKAT dalam ketaatan kita.

Gampangnya gini, Tuhan ingin kita menghargai kekudusan pernikahan, Dia gak mau kita berhubungan seks sebelum menikah. Nah, kalau ternyata kita tetap ngotot melakukannya lalu mengalami berbagai kesusahan, salah siapa? Saat kita gak mendengarkan Tuhan, kita sendiri yang mengalami kesulitan.

Mazmur 46:10 (TB)  (46-11) "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!"

Diam. Ketahuilah Dia lah Allah.
👉 Sediakan waktu untuk berdiam dan mengenal Tuhan.
Seringkali begitu bangun pagi berbagai kesibukan sudah menanti, banyak aktivitas membuat kita gak punya waktu untuk semakin kenal Tuhan. Kalau mau kenal Tuhan, aku harus mau berdiam dari segala kesibukan dan duduk bersama Dia, mendengarkan Dia,  mengenal siapa Tuhan yang sebenarnya.

Mazmur 135:1 (TB)  Haleluya! Pujilah nama TUHAN, pujilah, hai hamba-hamba TUHAN,

Pujilah Tuhan!
Dalam pasal ini 8x dikatakan pujilah Tuhan!
Jangan melewatkan hari ini dengan memuji Tuhan.
Pujilah Tuhan karena siapa Dia.
Pujilah Tuhan karena kebaikanNya.
Pujilah Tuhan karena perbuatanNya
Kita selalu punya alasan untuk memuji Dia, karena hanya Dia yang layak dipuji. Amin

Pengkhotbah 11:4 (TB)  Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.

Pengkhotbah 11:4 (BIMK)  Siapa menunggu sampai angin dan cuaca sempurna, tak akan menanam dan tidak pula memetik hasilnya.

Aku pengen jualan ini itu tapi sampai sekarang gak terwujud dengan alasan belum dapat supplier yang murah jadi mau survei dulu (padahal sudah sering survei) , belum ada modal (padahal baru dapat bonus),  sibuk dengan pekerjaan di kantor (padahal berapa lama sih order barang). Endingnya jadi mikir: Nanti aja lah, nunggu waktunya pas.

Aku pengen punya bisnis tapi belum dapat lokasinya yang pas, belum ada partner yang bisa dipercaya, belum cukup modal. Ujung-ujungnya gak jalan karena gak ada action.

Keinginan tanpa tindakan gak menghasilkan apa-apa, sama seperti menunda-nunda tapi gak berbuat juga hasilnya nihil.

👉 Aku sudah punya list barang yang pengen aku jual lagi, hari ini aku order. Titik. Ga ada alasan buat menunda.

Amsal 27:9 (BIMK)  Sebagaimana minyak harum dan wangi-wangian menyenangkan hati, demikian juga kebaikan kawan menyegarkan jiwa.

Menerima kebaikan seseorang, apalagi saat kita sangat memerlukannya akan membuat hati terasa hangat. Membuat kita merasa diperhatikan dan dikasihi oleh orang lain. Oleh Tuhan yang memakai tangan orang lain. Siapa yang tahu kalau kita menjadi jawaban doanya kepada Tuhan saat kita melakukan sebuah kebaikan,  even yang terkecil sekalipun.

Hari ini, dengan sepenuh hati aku mau memperhatikan orang lain di sekelilingku dan dengan sengaja melakukan kebaikan buatnya, itu bisa berarti:
👉 membawakan bawaannya yang berat
👉 memujinya
👉 mentraktir minum
👉 memberikan telinga untuk mendengarkan
Dll

🙏 Tuhan,  tolong tunjukkanlah buatku kepada siapa Engkau mau menyatakan kebaikanMu melaluiku hari ini dan beri aku ketaatan untuk bertindak.  Amin

Kasongan, 27 Juli 2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs