.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Saturday, July 2, 2011

Day 2- The Birth of Jesus

Matius 1:18-25
Lukas 1:26-38

Matius 1:18-25 (Kelahiran Yesus Kristus)

Membaca bagian ini sekali dan yang langsung menarik perhatianku adalah ini:
Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, Matius 1:24

Saat Yesus tidur, dalam mimpinya malaikat datang dan berkata agar Yusuf tetap mengambil Maria sebagai istrinya walaupun Maria sedang mengandung, karena anak yang dikandung Maria adalah dari Roh Kudus. Dan, SESUDAH BANGUN, Yusuf BERBUAT SEPERTI YANG DIPERINTAHKAN MALAIKAT TUHAN.

Huaaaaa.... Mantap! d^^b Aku bisa bayangkan ALLAH tersenyum melihat apa yang dilakukan Yusuf. Mungkin ALLAH akan berkata dengan bangga pada para malaikat,”Tuh liat Yusuf, AKU menyukai dia, emang AKU gak salah pilih.” Hehehehehehe....

Hebat ya Yusuf, waktu Allah melalui malaikat meminta Yusuf melakukan sesuatu, dia SEGERA MELAKUKANNYA, gak ada penundaan. Kalo buatku sih, wajar aja kok kalo mikir dulu, merenung...tu tadi bner malaikat ato gak ya, ini tadi kan Cuma ‘mimpi’,  keputusan ini ntar dampaknya apa ya, harus banyak persiapan nih kalo menikahi wanita yang sudah mengandung. Pokoke kalo aku jadi Yusuf, mungkin aku akan mikir-mikir dulu.... Kalopun memutuskan iya, ntar dulu lah ya datangin Maria dan menikahi dia, besok aja, ato lusa, gkgkgkgkgkgk (untunglah Yusuf bukan kamu Meg, hahahahahaha). Yup, aku sering kebanyakan pertimbangan, kebanyakan mikir, dan......(ini yang paling sering) kebanyakan penundaan. Padahal dah tau (dari Rick Warren di bukunya Purpose Driven Life) kalo KETAATAN YANG DITUNDA SAMA DENGAN KETIDAKTAATAN.

Wuih..... Jadi salut, kagum n respek banget ma Yusuf, dia gak hanya BERBUAT SEPERTI YANG DIINGINKAN ALLAH,
tapi dia juga SEGERA mengerjakannya.
Aku belajar kalo YUSUF tu TAAT.
Dia tidak menunda-nunda melakukan kehendak Allah.

Wowww......
Ketampar-tampar dah, Yusuf SANGAT BERBEDA denganku.
Bukan saja aku SERINGKALI MENUNDA MELAKUKAN APA YANG AKU TAU JADI KEHENDAK ALLAH tapi aku juga SERING MEMILIH TIDAK MELAKUKAN KEHENDAKNYA.

Hari ini aku belajar tentang ketaatan dari Yusuf, dan aku tau  itulah yang harus kuperjuangkan seumur hidup. Karena  taat gak bisa cuman hari ini, atau sekali ini, tapi besok, lusa, juga hari-jari mendatang, saat Allah berfirman, I learn to say:
“YES LORD, I DO.”
Gak pake WILL ato LATER....

Lalu, aku membaca bagian lain di LUKAS 1:26-38, yang menceritakan tentang Pemberitahuan tentang Kelahiran Yesus. Kali ini malaikat Gabriel mendatangi Maria, kalo di bagian seblomnya yang kubaca kan Yusuf yang didatangi malaikat. Aku baru menyadari suatu keanehan (cieee.....) Iyo, dulu dah pernah baca 2 perikop ini, Matius 1:18-25 dan Lukas 1:26-38, tapi baru sekarang nyadar, Yusuf didatangi malaikat dalam mimpinya tapi Maria beda lhooo.....Malaikat masuk ke rumah Maria dan berkata-kata pada Maria. Mungkin Maria sedang menyapu, ato bersih-bersih rumahnya, menata rumahnya (tentunya dalam keadaan bangun kan, masa sambil tidur :p), dan....CLING.....malaikat Gabriel datang memberi salam padanya, aku sempat curiga jangan-jangan Maria mengira malaikat ini tamu biasa awalnya, hahahahaha.

Ternyata ada yang gak biasa dari “tamu” ini.
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.Lukas 1:28-29
Sebelumnya, mungkin blom ada tamu yang pernah datang ke rumah Maria dan berkata seperti ini.

Dan perkataan selanjutnya dari “tamu” ini semakin mengejutkan:
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." Lukas 1:30-33

Tamu ini membawa berita “aneh” dari Allah. Well, sebenarnya ini berita sukacita, Maria akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang akan disebut anak Allah, yang akan diberkati  luar biasa, bahkan menjadi raja.

Baca sekali lagi bagian di atas. Ada hal yang menarik, hehehehe, aku juga baru menyadarinya.
Sudah ketemu?
Belum?
Ok, cari lagi ya...Hahahahaha.

Aku kasih tau ya, yang menarik adalah, malaikat ini Cuma berkata Maria akan mengandung dan melahirkan kan? Dia blom bilang kalo Maria akan melahirkan dari Roh Kudus kan. Lah, bisa aja ntar Maria menikah dengan Yusuf tunangannya dan mengandung dari Yusuf, lalu anaknya laki-laki, dan Maria menamainya Yesus kan? Tapi Maria gak berpikir seperti itu, dia memandang keadaannya saat itu yang blom bersuami, gimana mungkin punya anak?

Dan reaksi Maria adalah:
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Lukas 1:34

Kalo aku jadi Maria sih ngarepnya malaikat bilang,”Iye Mar, ntar kamu nikah ma Yusuf tunanganmu, aku dah kasih tau Yusuf buat ngelamar kamu, trus kamu bakal punya anak laki-laki, kasih nama dia Yesus yeee...”
Dan aku bakal bilang,”Sip, tuan malaikat, aku juga pengen banget nikah ma mas Yusuf, aku cinta dia. Wah, punya anak laki-laki dari dia, bahagianya.....*terharu* makasih ya......”
Hahahahahaha, again..Thx God, bukan aku Marianya.

Yang mengejutkan adalah jawaban malaikat:
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Lukas 1:35-37

“WHATTTT? Aku melahirkan tanpa suami! Mana mungkin? Apa kata orang nanti? Mana mungkin mereka percaya ini anak dari Roh Kudus? Aku pasti dikira perempuan ga bener. Trus, mana mau mas Yusuf menikahiku? Siapa yang bakal menikahiku? Bagaimana aku membesarkan anak tanpa suami”, ini reaksiku, bukan Maria sih.....hehehehehe. Wajar kan aku mikir gitu. Ingat, malaikat gak bilang kalo Yusuf bakal menikahi Maria.

TAPIIII......
Maria gak bereaksi seperti itu. Liat nih apa yang dikatakan Maria.
Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Lukas 1:38

Huaaa.......
ANEH.ANEH.ANEH
Masa Cuma gitu?
Iya. Maria benar-benar berserah kepada Allahnya.
Keren ya?
Dengan perkataannya itu Maria seakan-akan mau bilang, “Apapun yang Kau mau terjadi padaku, terjadi aja dah Tuhan. Aku emang gak tau harus gimana ntar, aku bingung,  tapi aku mau belajar percaya padaMu. You know the best. I trust You.”

ITU YANG SEHARUSNYA KAMU LAKUKAN MEG!
Berserah sama Tuhan, apapun yang terjadi, Dia punya rencana buat hidupmu.
Waaaa.....Aku belajar banyak banget dari Maria hari ini.
Aku belajar bahwa Tuhan seringkali memberi kabar gembira, menceritakan rancangan-Nya bagi masa depanku, tapi aku seringkali hanya fokus sama keadaan sekarang. Aku gak percaya apa yang dikatakanNya akan terjadi, karena keadaan SEKARANG sepertinya gak memungkinkan. Padahal, bagi Allah gak ada yang mustahil kan Meg? Ingat itu!! Bahkan semakin mustahil suatu keadaan terjadi, semakin besar kemuliaan yang akan diterima Allah, saat hal itu terjadi. Why? Supaya nyata, Allah berkuasa dan sanggup mengadakan apa yang telah Dia katakan. Supaya jelas, semua terjadi bukan karena kuat gagahmu Meg, tapi karena Allah luar biasa, Dia senang dengan hal-hal yang mustahil kok ^^’ Jangan pernah meragukan Allahmu Meg.

Apapun yang terjadi dalam hidupmu sekarang, tetaplah bersukacita menantikan janji-Nya digenapi Meg. Allahmu setia Meg. Apapun yang diizinkanNya terjadi dalam hidupmu sekarang, terimalah dengan rasa syukur. Belajarlah mempercayai Allah. Hanya karena keadaan sekarang gak seperti yang dijanjikan-Nya, bukan berarti itu tidak terjadi. Semua akan indah pada waktunya. Berserahlah kepadaNya, tubuh roh dan jiwamu Meg. Kasihi Allah, percayai Dia, ikuti Dia trus, kamu gak akan kecewa. *ingat lagu Berserah kepada Yesus nih*

O, iya...Kalo-kalo Maria meragukan Allah, malaikat memberitakan kabar luar biasa
Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Lukas 1:36

Dan aku sempat membaca di perikop selanjutnya, Maria mengunjungi Elisabeth, dan BENAR apa kata malaikat, Elisabeth sedang mengandung di usia tuanya. Allah yang mengerjakan hal mustahil di dalam Elisabeth, pastinya juga sanggup mengerjakan hal yang mustahil dalam hidup Maria. Praise The Lord \(“,)/

Kalo aku menganggap mustahil terjadi apa yang dijanjikan dalam hidupku, mungkin aku juga perlu melakukan seperti yang dilakukan Maria, melihat Allah mengerjakan hal-hal mustahil dalam hidup “Elisabeth-Elisabeth” di sekelilingku ^^V

Orang tua yang diberikan Allah dalam hidup Yesus sungguh luar biasa, Yusuf-bapak yang taat dan Maria-ibu yang berserah kepada Allah dalam tiap langkahnya d^^b





Palangka Raya, 2 Juli 2011
-Mega Menulis-


No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs