Posts

Showing posts with the label Kesaksian

Ketampar Tulisan Sendiri

Sudah membaca tulisanku yang N o More Christmas Christians ? Aku ketampar tulisan itu hari ini L Aku menuliskannya beberapa bulan yang lalu untuk Majalah Pearl, dan baru kuposting di blogku 2 hari yang lalu. Nah, hari ini sewaktu ibu kantin mengumpulkan wadah kue dan gelas (jadi, dia yang menyediakan kue dan teh untuk kami setiap pagi, dan siang ia mengumpulkan wadahnya), tiba-tiba dia berkata seperti ini:”Main dong ke kantin Ga. Kok di ruangan terus?Kok gak pernah main?”. Waks, aku terdiam sesaat. Rupanya kehadiranku dirindukan di kantin.LOL #mintaditabok Akhirnya aku berkata,”Iya bu, kapan-kapan laah…” Girls, sejujurnya, aku males kemana-mana :p Beneran, kalo dah pantat duduk di kursi kantorku ini, kalo gak ada keperluan yang mendesak kayak ke WC, mesti ke kantor lain, ato ke ruangan lain buat minta data, aku betah duduk di ruanganku sepanjang hari. Bahkan makan siang pun aku bawa bekal dari rumah, dan makan di kursiku. Parah ya aku? Kalau jam istirahat teman-teman...

Ilustrasi Bakpao

Kemarin (ini kemarinnya orang Jawa ya,jadi gak bener-bener kemarin ya, hehehehe), aku dan Ogar membicarakan seseorang yang kami anggap bejo banget alias beruntung. Secara, dia dengan mudahnya mengklaim hasil kerja orang lain. Dia datang di saatnya menuai, sementara orang lain yang menabur dah pergi, kasarnya gitu deh. Enak banget ya. Kita berlelah-lelah sementara orang lain yang menikmati hasilnya. Kalo tau gitu, rasanya mending gak usah berlelah-lelah kali ya, hahaha. Dan entah kenapa kemudian aku teringat sebuah ilustrasi tentang kesaksian yang aku dengar bertahun-tahun lalu.Ilustrasinya demikian: Seseorang memakan sebuah bakpau, namun karena bakpau yang pertama belum mengenyangkannya, dia makan bakpau kedua. Dia masih lapar, lalu dia melanjutkan dengan bakpau ketiga. Belum juga kenyang. Akhirnya dia terus makan hingga bakpau ketujuh, baru dia merasa kenyang. Pertanyaannya, jika dia tidak makan bakpau kedua apakah dia akan kenyang? Atau, apakah tanpa bakpau ketiga dia akan keny...

Pengalamanmu Pelayananmu

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.2 Korintus 1:3-4

And You will Learn

Senang banget membaca   postingan Novi yang berjudul Lesson From My Student   Novi adalah seorang guru looo.... ^^ Dan di postingannya itu, dia berecerita tentang banyak hal yang dipelajarinya dari muridnya. Membaca tulisan Novi, aku jadi teringat seorang ibu guru berumur 50 tahun yang mengajar di Papua, aku pernah mewawancaranya untuk Majalah Pearl   beberapa waktu yang lalu. Aku lupa edisi ke berapa yang jelas temanya tentang Misi. Ibu guru yang mengajar di Papua itu bukan asli sana lo, dia berasal dari Jawa. Kalo mau baca cerita lengkapnya, klik di sini  , rupanya aku juga pernah postingkan di blogku ini, gkgkgkgk.   Ibu itu sangat ramah lo, padahal aku juga kenalnya dari temen doang, dan wawancara juga Cuma dari telepon, tapi dia baek banget, dan berasa bener kecintaannya sama pelayanannya. Membaca kisah Novi aku jadi pengen membaca lagi wawancaraku dengan ibu guru di Papua itu, dan betapa terkejutnya aku ternyata dia juga bernama Novi, hahaha. ...

Gak Ngerti Rencananya Tuhan

Kehilangan orang yang kita kasihi secara gak terduga membuat kita mempertanyakan banyak hal. Berandai-andai untuk banyak hal juga. “Kenapa ya...” “Seandainya saja...”

Ria dan Kesaksian Pujiannya

Ya Allah, Kau tahu rancanganMu yang ada padaku Kau telah sediakan bukanlah rancangan yang jahat Namun membawa kebaikan REFF : Segala yang terjadi untuk membawa kami lebih mendekatMu selalu segala yang terjadi biar membuat kami mengingat akanMu (Mengingat AkanMu-NIKITA)

Kisahnya di Hari Istimewa Itu

bdk Lukas 5:12-16 Dia sudah menderita sangat lama karena penyakit kusta, dihina dan diasingkan oleh banyak orang sudah cukup buruk-semua orang menjauhi dan memandangnya jijik. Tapi yang paling buruk dari semua ini ialah ia tidak dapat menyentuh dan memeluk keluarganya. Dan suatu hari dia bertemu Yesus, sudah lama didengarnya tentang Yesus, ia pernah mendengar bagaimana Yesus telah memberi makan banyak orang dengan mukzizatNya. “Mungkin Dia dapat menyembuhkanku.”, pikirnya,tidak ada salahnya mencoba. Tapi, apa yang harus dikatakannya, bagaimana jika Yesus jijik melihatnya seperti banyak orang selama ini? 

Single On Mission-Pelayanan Pendidikan

Seorang ibu berusia 51 tahun, Ibu Novi Astuti Y.L   telah melayani di Papua, tepatnya di Kabupaten Yahukimo sebagai tenaga administrasi di Sekolah Kristen Anugerah Dekai yang didirikan Forum Pelayanan Papua (FPP) sejak tahun 2007. Selain tugas utamanya sebagai tenaga administrasi, dia juga mengajar apabila ada guru-guru yang berhalangan di sekolah tersebut. Kesaksiannya selama melayani di sana sungguh memperkaya hidup saya (Mega), sungguh suatu kehormatan dan sukacita mengenal ibu Novi ini.

Single on Mission-Pelayanan Kesehatan

Image
Beberapa waktu yang lalu, saya (Mega) berkenalan dengan seorang dokter hewan yang dipakai Tuhan melayaniNya dalam pelayanan pengobatan Sahabat Gloria, salah satu program Yayasan Sahabat Gloria, sebuah yayasan Kristen yang berada di Yogyakarta. Sejak tahun 2005 drh.Kukuh Julian alias Mas Kukuh (demikian saya memanggilnya), dibelokkan Tuhan dari misinya di bidang pelayanan pendidikan ke bidang pelayanan kesehatan dan dipercaya menjadi kordinator pelayanan kesehatan tersebut dari tahun 2007 hingga sekarang. Sharing nya sangat menarik bagi saya, karena membuat saya menyadari betapa pentingnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat (yahhhh....saya tahu kesehatan itu penting, tapi melayani orang lain agar sehat dan hidup sehat juga tidak kalah pentingnya ^^).

Tenang Meg, Tutup Mulutmu!!

Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya   dan merenungkannya. Lukas 2:19 Menyimpan suatu perkara di dalam hati bukanlah hal yang mudah buatku. I really need to talk now. Pengen banget berbagi ‘hal ini’, hiks.....T_T Menahan diri. Menutup mulut. Itu gak mudah. Sudah aku bicarakan habis dengan Tuhan, tetapi saat aku ingin bercerita ke orang lain, Dia ingin aku menahan diri, dan diingatkan teladan Maria. Simpan Meg. Keep it for you. Aihhh..... Kenapa sih Tuhan, aku gak boleh bercerit a tentang ‘ini’?

Pemuda Kaya yang Bodoh

Aku dikagetkan SMS Widhi beberapa minggu lalu, lupa persisnya, pokoknya dia bilang kalo barang-barangnya habis semua dalam sebuah kebakaran di kosnya. Begitu dia sms, langsung aku telepon adekku ni, gak diangkat, ya sudah lah. Tapi sorenya kami bisa berbicara dan aku tambah terkejut gara-gara dia cerita kejadiannya beberapa hari sebelum pernikahan sodaranya, Adi. Bahkan beberapa jam sebelum kejadian itu, aku dan Widhi chatting via whatsap dan dia sempat mengirimkan foto baju baru yang akan dipakainya di pernikahan Adi. Sempat aku ejekin sih tuh dia, gara-gara baju pilihannya yang pucat itu :p Well, blom sempat dipakai baju itu terbakar T_T Gak terbayang kejadian itu bisa terjadi padanya.