.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, July 30, 2015

Hati-Hati Dalam Bercinta



Eunike atau Febe ya waktu itu yang bilang kalau tulisan yang jadi hits di Majalah Pearl adalah yang temanya tentang cinta (tsaaahhhh…), tema yang kagak ada matinya dah, hahahaha. Reaksi awal adalah,SEDIH, rupanya fokus ciwik-ciwik umumnya memang kehidupan percintaan, padahal buanyak lo hal yang menarik untuk dibaca selain tentang love, contohnya KEUANGAN, hahahaha (mentang-mentang selalu tertarik tema ini :p). Bukannnn….bukan aku anti tema cinta-cintaan ini ya, aku juga pernah kok melakukan hal yang sama-sewaktu blogwalking, menemukan sebuah blog yang menarik, lalu melihat daftar tema, dan jika ada cinta-cintanya, itu yang aku baca dahulu, I want more detail \(“,)/. Kemudian, jika setelahnya aku masih tertarik dengan blog tersebut, aku akan membaca blog tersebut dari postingan terlama hingga yang terbaru (kind a stalker, huh? LOL).


Semua berubah sejak negara api datang menyerang :p Gak deng, semua berubah sejak aku patah hati, aku gak terlalu tertarik mengetahui secara detail kisah cinta seseorang. Mungkin karena habis patah hati ya, jadi agak-agak sinis getoh, hehehe. Tapi sejak pengampunan dilepaskan (asekkkkk…), kembali deh suka blogwalking dan baca cinta-cintaan lagi, hahahaha, terutama kisah cinta para blogger wanita yang cinta TUHAN. Asli, serius jadi suka+mupeng+mipen (bahasa di tempatku yang kurang lebih artinya pengen banget) punya kisah cinta seindah mereka, gimana gak indah, BABE di sorga yang nulis, hehehehe. Walaupun tiap kisah punya alur yang berbeda, tapi tetap indah looo… luar biasa bagaimana Tuhan membentuk karakter pria dan wanita yang berjuang mengasihi Tuhan, mempertemukan mereka yang berbeda karakter, membuatnya dekat, menumbuhkan kasih, hingga akhirnya mereka berkomitmen dan dipersatukan dalam pernikahan kudus. GOD is awesome \(“.)/

Dahulu, setiap membaca kisah cinta orang lain, aku berkhayal, berharap, bermimpi dan berdoa mengalami seperti yang mereka alami. Bertemu seseorang yang akan menjadi pasangan hidup dengan cara yang ajaib, menjalani hubungan dengan penuh keyakinan akan menikah sampai akhirnya benar-benar menikah, tapi benarlah ini:

Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.1 Korintus 2:9

Setiap kisah cinta memang berbeda. Pertemuanku dan abangku kupikir biasa-biasa saja, hubungan LDR kami diwarnai pasang surut, terkadang ngambek (aku dunk yang ngambek :p), orang tua yang gak langsung merestui, dll yang biasaaaa…banget. Kami pernah gagal. Aku sering gagal mengasihi abangku.Tapi kami merasakan kasih kami bertumbuh satu sama lain.  Pada akhirnya, (meminjam kalimat kak Ida) sungguh karena anugerah maka dua orang pendosa seperti kami bisa saling mencintai.

Aku teringat saat aku masih suka membaca kisah cinta orang lain dan mengharapkan yang sama dalam hidupku lalu TUHAN ingatkan aku untuk tidak mengingini milik sesamaku. Kemudian aku mulai membaca kisah mereka dengan sikap hati yang berbeda. Aku mulai mengagumi pekerjan TUHAN dalam kisah mereka lalu berdoa supaya kisah cintaku pun menjadi sarana TUHAN dimuliakan sebagaimana aku diberkati membaca kisah mereka.

Banyak wanita yang kukenal merindukan hadirnya seorang pria sebagai pasangan hidupnya dan akhirnya bertemu seseorang, tapi tidak semua kisah mereka menginspirasi. Satu persamaan dari mereka yang kisah cintanya menginspirasiku melibatkan pria dan wanita yang mengasihi TUHAN dengan sungguh dan membiarkan TUHAN memimpin kehidupan mereka, mereka menjadikan TUHAN sebagai yang terutama. Aku belajar bahwa ternyata kehidupan percintaan seseorang, masa-masa jatuh bangunnya dalam percintaan, pengalaman dan pelajarannya dapat menjadi sarana memuliakan Tuhan jika mereka sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Karakter seseorang diubahkan dan bisa jadi apa yang dialaminya berdampak bagi orang lain.  

Sesungguhnya, hidup kita bagaikan surat Kristus yang terbuka dan dibaca oleh banyak orang. Jika banyak orang tertarik dengan kisah cinta orang lain, tentunya kehidupan percintaan seseorang dapat menarik (atau menjauhkan) orang lain dari Kristus bukan? Pernah gak dengar ginian,”Dih, katanya dua-duanya aktif di gerejaaaa…Tapi pacarannya kesana kemari peluk-pelukan melulu. Apaan tuh!”
See?
So, hati-hati dalam bercinta girls!
Orang lain dapat melihat bagaimana Tuhan dipermuliakan atau dipermalukan dalam kehidupan percintaanmu.

Hiduplah sedemikian rupa sehingga orang lain yang mengenalmu ingin mengenal Kristus. Anonim

Kasongan, 30 Juli 2015
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs