.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, February 22, 2011

Selidiki aku, lihat hatiku, ya Tuhan...

Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku, 
selidikilah batinku dan hatiku. 

(Mazmur 26:3)



Daud meminta TUHAN agar :
  1. Mengujinya
Ujian bertujuan untuk mengetahui apakah kita menguasai apa yang telah ajarkan pada kita, apakah kita sudah bisa dinyatakan lulus, atau harus diuji lagi. Dia ingin memurnikan kita.

Seperti pandai perak yang memurnikan peraknya, demikianlah Allah memurnikan kita. Tau gak sih kamu kalo pandai perak membakar peraknya untuk memurnikan peraknya, lalu, dia ‘bercermin’ di peraknya untuk melihat apakah peraknya dah murni blom, kalo dia bisa melihat bayangannya di perak itu, berarti tu perak dah murni.

Mungkin saat ini, kita merasa ‘dibakar’ dengan api yang kuat dan puanaaassss, masalah seperti gak berhenti hadir dalam hidup kita. Gak tau dah berapa derajat panas yang digunakan TUHAN untuk memurnikan kita, tapi itu semua karena Dia rindu melihat bayanganNya tercermin dalam hidup kita ^^

  1. Mencobainya
Pencobaan bertujuan untuk melihat bagaimana sikap hati dan keputusan kita sebenarnya, manakah yang lebih kita pilih, menyenangkan diri sendiri atau TUHAN. Apakah kita benar-benar memilih untuk taat dalam setiap kesempatan yang TUHAN beri atau hanya taat saat kehendak-Nya sama dengan kehendak kita. Pada masa sulit/sukar/terdesak/terhimpit biasanya baru keluar nih gimana sifat dan karakter kita sebenarnya.

  1. Menyelidikinya
Kita perlu diselidiki lebih lanjut untuk mengetahui siapa diri kita sebenarnya, menyingkapkan hal-hal yang selama ini kita sembunyikan, sadar ataupun gak sadar.  Kita perlu menyadari kerinduan kita yang terdalam apa, apakah hidup untuk diri sendiri atau TUHAN.
Selidikilah aku ya TUHAN....

Aku baru nyadar sesuatu nih.
Yang minta diuji sapa? Daud.
Yang minta dicobai sapa? Daud juga.
Yang minta diselidiki sapa? Again.... Daud lagi!

Daud tau, dia sendiri yang sangat memerlukan ketiga hal itu, dia perlu lebih mengenal siapa dirinya yang sebenarnya, bagaimana dia di hadapan TUHAN, apakah sungguh nyata dia hidup dalam kebenaran, apa sungguh dia mengasihi TUHAN dengan segenap apa yang dimilikinya. Daud yang perlu tau, supaya dia bisa mengoreksi dirinya, mengubah sikap hati dan hidupnya apabila selama ini ada yang masih tersembunyi dan tidak berkenan di hadapan TUHAN.

Kalo TUHAN sih sudah pasti mengenali siapa diri kita sebenarnya, tanpa menyelidiki atau mencobai atau menyelidiki kita sih Dia dah tau siapa kita, Dia tau kemampuan kita, Dia mengerti hati kita, Dia mengenali kelemahan kita, tak ada yang tersembunyi di hadapan-Nya. Kalopun TUHAN melakukan ini semua, Dia mau memurnikan kita dan agar kita makin mengenal siapa ALLAH yang kita sembah selama ini. Betapa Dia ALLAH yang kasih-Nya luar biasa ^^

Seperti Daud yang meminta ALLAH menyelidikinya, aku juga mau melakukan hal yang sama, supaya nyata benar siapa sebenarnya diriku sekarang. Silahkan ya TUHAN, singkapkan semua yang terselubung, semua kejahatan dan busuk-busuknya aku, siapa aku sebenarnya, silahkan TUHAN bukakan semuanya bagiku. Supaya aku kenal siapa diriku, dan aku bisa berubah menjadi lebih baik, hanya dan oleh karena pertolonganMu, untuk kemuliaanMu, ya TUHANku. Amin

This song is my prayer now :

Selidiki aku, lihat hatiku, 
apakah ku sungguh mengasihiMu Yesus
Kau Yang Maha Tau dan menilai hidupku
Tak ada yang tersembunyi bagiMu

Chorus :
Tlah kulihat kebaikanMu, yang tak pernah habis di hidupku
Ku berjuang sampai akhirnya, Kau dapati aku tetap setia


Kasongan, 22 Februari 2011
-Mega Menulis-


No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs