Posts

Teologi Kucing dan Anjing (Bab 8): Teologi Kelompok Pemenang

Lanjuuuttsss..... Ini nih Bab 8 dari buku Teologi Kucing dan Anjing yang sedang aku tulis eh ketik reviewnya. Silakan dibacaaaa..... ^^ Kalau Allah mempunyai suatu tujuan, mungkinkah tujuan itu menyebabkan kita kehilangan nyawa? “Tidak mungkin”, Kucing akan berkata demikian. Kucing selalu menghubungkan kehidupannya dengan “Pemenang”, “Penakluk”, dan “Juara” dalam Alkitab.” Mereka selalu menghubungkan diri dengan tokoh utama di dalam Alkitab, mereka tidak menghubungkan diri dengan tokoh pembantu. Mereka menginginkan dan mengharapkan supaya kehidupan aman, nyaman, mudah, terjamin, dan selalu berada di atas. Mereka percaya itulah yang dikehendaki Allah bagi kita semua. Anjing mencari pelajaran dari luar lingkaran pemenang. Apa maksudnya? Mari kita lihat contoh sederhana! Pernah mendengar tentang dosa Daud yang menghitung prajuritnya dalam 1 Tawarikh 21? Iblis membujuk Daud untuk menghitung prajuritnya, Tuhan tidak senang dengan itu. Daud menunjuk kepada dirinya sendiri dan dan tidak m...

Teologi Kucing dan Anjing (Bab 7):Kehidupan Seharusnya Adil

Ini nih kelanjutan review buku Teologi Kucing dan Anjing, kita dah nyampe di Bab 7 yang ngebahas tentang keadilan. Kucing beranggapan kehidupan seharusnya adil, benarkah demikian? O,iya bagi yang bingung dengan sebutan ‘Kucing’ dan ‘Anjing’ yang aku gunakan, silakan membaca review bab-bab sebelumnya ^^ So,kita lanjutkan ya.... Kalau kepadamu ditanyakan: Apakah Allah ‘adil’? Apakah jawabmu? Hmm...di bab ini kita akan mempelajari tiga kasus yang melibatkan tokoh-tokoh Alkitab yang dalam hidupnya mengalami berbagai cara yang berbeda dalam mengungkapkan kemuliaan Allah. Yabes Kisahnya ada di 1 Tawarikh 4:10 (aku merekomendasikan buku berjudul DOA YABES untuk lebih mendalami kisah ini ^^), ayat tersebut berbunyi: “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku , dan kiranya tangan-Mu menyertai aku , dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa  aku !” Doa Yabes sepertinya contoh “KUCING BANGET” kan? Tapi ternyata Allah mengabulka...

Cara Bersyukur

Hehehehe..... Baru dapat sesuatu yang menarik dan ngena banget di hati nih,sebenarnya mau ditulis besok coz dah ngantuk, tapi rindu share SEKARANG (lagi dapet feelnya neh, gkgkggkgk). Jadi gini, tadi ngobrol ma Widhi dan sharing cerita tentang kerjaan, betapa serba salahnya kami ni, GAK PERNAH PUAS, GAK BERSYUKUR BANGET. Coba deh bayangkan... Kalo pas di kantor gak ada kerjaan, gak dikasi tugas sementara orang lain sibuk buanget, dalam hati berucap, “Duh, emang aku gak bisa kerja ya?Kok gak dipercaya gini sih? Kenapa sih dia melulu yang dipercaya?” TAPIIIII..... Giliran dapat kerjaan, buanyak pula, ehhh...bukannya puas dan ngerjain dengan sukacita, malahan dalam hati ngeluh, “Duh, capenya.....!!! Kenapa sih aku melulu yang disuruh ngerjain? Mentang-mentang aku anak baru ya?” SEE? Payah banget ya, selalu aja gak pernah puas dengan apa yang dah ada, selalu menginginkan apa yang gak ada. LUCU YA..... Apa yang kemaren kita inginkan, bisa jadi hal yang paling gak kita inginkan hari ini....

STT-Stres Tingkat Tinggi

Aarrrgghhhh......!!!!!!!!!!! *tereak keras-keras* Gilooo.....stres buanget aku ni, kerja di bawah tekanan dah brapa hari ini, dari hari Jumat kemaren BUANYYAAAAKKKKKKK buanget kerjaan (God, help me please... somebody, help me please... ^^’). Mau nangis aja aku rasanya (eh, hari ni dah nyampe tahap ‘berkaca-kaca’ deng mataku, fiuhh...). Ria, akhirnya aku merasakan yang kau rasakan, mau nangis-nangis gara kerjaan di kantor, hahahaha, it’s my turn ndu.....^^V Tapi, hari Sabtu yang lalu, sore-sore aku masi sempat sms temanku, isinya kurang lebih gini gini: So sleepy and so tired. Huaaaaa....banyak banget kerjaaan di kantor hari ni, capeee... ^^’ tapi BERSYUKUR sih, itu artinya aku masih punya pekerjaan. Thank’s God.... Jiah, hari Sabtu tu aku masih bisa ngucap gitu, hahahahaha, bijak sekali ya diriku? Narsis.com then....KEMAREN aku melupakan apa yang aku ucapkan sendiri! Aku benar-benar HILANG INGATAN untuk bersyukur, bawaannya pengen ngeluh aja... Keluhanku kurang lebih gini.... “Duh G...

Teologi Kucing dan Anjing (Bab 6):Teologi Rasa Nyaman-Membaca dan Mendengar Secara Selektif, Penerapan Selektif dan Teologi Selektif

Fiuh....Bab 6 ni blom nyampe separoh isi buku ini lo, hahahahaha, jadi bagi yang ga sabar nyeleseinnya (aku maksudnya ^^V), sabar ya.... ^^’ Eiwei, aku baru sadar ya kalo aku blom bilang buku Teologi Kucing dan Anjing ini terdiri dari 16 bab, so....please, read slowly yo... Bab 6. Teologi Rasa Nyaman:Membaca dan Mendengar Selektif, Penerapan Selektif dan Teologi Selektif Tanpa sadar, kebanyakan orang Kristen memiliki proses penyaringan di dalam pikirannya,akibatnya mereka hanya berfokus pada menghapalkan ayat yang membuat mereka merasa nyaman. Jika kita amati, kita akan menemukan bahwa ayat-ayat tersebut biasanya berhubungan dengan penghiburan dan perasaan aman. Contohnya,Kucing senang menghapalkan ayat-ayat seperti Mazmur 103:11-13 atau Yeremia 29:11-13 atau Mazmur 40:2-4 (pokoke yang intinya berkatlah...) Tapi, coba tanyakan pada mereka isi 1 Petrus 1:21 yang berisi panggilan untuk menderita, hmm.... Kucing senang berdoa menggunakan doa Yabes(tau kan doa Yabes?^^’, kucing banget ...

(selingan) Teologi Kucing dan Anjing

Bab ini bukan bab ke-6 review Buku Teologi Kucing dan Anjing, bagian ini adalah SELINGAN, hahahaha, ada-ada aja kamu Meg...IYO...beneran kok, di   bukunya, pas bagian ini tertulis: SELINGAN SEPULUH BAHAYA TEOLOGI KUCING HAL-HAL YANG MENJADI SALAH Eniwei, bahaya-bahaya tersebut adalah: Kucing memiliki teologi rasa nyaman Kucing membaca dan mendengar secara selektif Kucing memiliki penerapan yang selektif Kucing memiliki teologi selektif Kucing memiliki teologi kelompok pemenang Kucing beranggapan hidup itu harus adil Kucing mengembangkan prioritas yang salah Kucing memanjatkan doa yang mementingkan diri sendiri Kucing memeluk humanisme Kucing merampas kemuliaan Allah   Oke, that’s all, kita ketemu di review bab berikutnya ya.... ^^ Kasongan, 24 Maret 2011 -Mega Menulis-

Statusnya Mas Coco Hari Ini

Hari ni, pagi-pagi dah onlen, mau posting tulisan di fesbuk dan blogku. Baru buka wall, ternyata ada statusnya Mas Coco, hmm.... 2 jam yang lalu dia tulis status itu. Aku tersenyum membaca statusnya, mengingatkanku pada seseorang, seseorang yang kadang membuatku bersedih saat aku  mengingatnya :’( Tapi nampaknya, karena baca statusmu Mas, sekarang saat aku mengingatnya aku akan TERSENYUM, with A BIG SMILE  Mas.....  I promise, hehehehe *janji jari kelingking* O,iya statusnya Mas Coco seperti ini: Jangan bersedih tentang seseorang yang ada di masa lalumu. Tuhan pasti punya alasan terbaik mengapa dia tidak ada di masa depanmu! Percayalah pada keputusan Tuhan. Karena sampai detik ini, (dan sampai kapanpun) Dia tidak pernah salah. *kata-kata dalam kurung tu tambahanku sendiri ^^V Aku mau nge-LIKE status itu, tapi kurasa itu gak cukup untuk ungkapin terima kasihku buat apa yang aku rasakan waktu membacanya, rasanya LEEEEGGGAAAAA...... buanget, I’m so blessed Mas, hehehehe. ...