.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Saturday, January 21, 2017

Ayub 29-31, Yohanes 11, Amsal 11

AYUB 29-31

Ayub 29:2 (TB)  "Ah, kiranya aku seperti dalam bulan-bulan yang silam, seperti pada hari-hari, ketika Allah melindungi aku,
Ayub tahu kalau dulu sewaktu segala sesuatunya berjalan luar biasa dalam kehidupannya adalah karena perlindungan Tuhan. Yang dia gak tahu, saat dia dalam kesusahan berat pun Tuhan masih melindungi dia. Ayub masih hidup adalah bukti perlindungan Tuhan.
Aku gak boleh lupa, baik dalam senang maupun susah, Tuhan selalu melindungi aku.
Tuhan, ampuni aku saat aku lupa mengucap syukur untuk perlindunganMu, padahal Kau gak pernah lalai. Terima kasih Tuhan karena Engkau penjagaku yang gak pernah tertidur.

Ayub 30:1 (TB)  "Tetapi sekarang aku ditertawakan mereka, yang umurnya lebih muda dari padaku, yang ayah-ayahnya kupandang terlalu hina untuk ditempatkan bersama-sama dengan anjing penjaga kambing dombaku.
Ayub ternyata sombong juga ya dulunya, ini terlihat dari pengakuannya yang memandang hina orang lain. Wah, ternyata apa yang diizinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita, sekalipun hal yang buruk membuat kita semakin mengenal Tuhan, diri kita sendiri maupun orang lain. Dengan kejadian ini Ayub jadi mengenal bagaimana karakternya, dia rupanya sombong dahulunya. Dulu dia mungkin tidak menyadarinya.

Ini refleksi buatku, apakah aku sudah mengenali diriku yang sebenarnya. Lalu, setelah aku mengenali diriku, apakah aku mau diubahkan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Tuhan, ajar aku mengenali diriku Tuhan. Tunjukkan siapa sebenarnya aku lewat segala peristiwa dalam hidupku, baik maupun buruk. Biarlah saat aku kedapatan gak benar di hadapan Tuhan, aku boleh ditolong untuk berubah. Amin


Ayub 31
Begitu banyak hal baik yang diperbuat Ayub. Kalau dipikir-pikir, dia sepertinya hidup tanpa cela di hadapan Tuhan. Dari apa yang dikatakan ya kita bisa mengenali karakter Ayub.Karakter Ayub:
-Ayub jujur
-Ayub memiliki pengendalian diri sehingga dia dapat menjaga perilakunya
-Ayub menikmati hasil pekerjaan tangannya,dia tidak mau mengambil hak orang lain
-Ayub membenci perzinahan
-Ayub selalu memperhatikan hamba-hambanya
-Ayub berbelas kasihan pada orang yang kurang beruntung
-Ayub selalu ramah pada orang asing
Tuhan, aku tahu gak mudah memiliki karakter seperti Ayub. Tolong aku Tuhan untuk hidup benar di hadapanMu. Amin.

YOHANES 11

Yohanes 11:15 (TB)  tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya."
Lazarus mati karena Allah ingin menyatakan kemuliaanNya melalui Yesus.Yesus melakukan mukzizat dengan menyembuhkan banyak orang. Mungkin ada yang beranggapan itu biasa,toh tabib ato dokter juga melakukannya kan? Tapiiiii....Kali ini Yesus ingin orang melihat kalau BAPA-Nya berkuasa atas kematian. Bagi orang lain, kematian Lazarus merupakan akhir hidupnya. Tapi, semakin mustahil suatu keadaan, semakin besar hormat yang diterima Allah kita saat hal itu terjadi.

Saat itu banyak orang bersiap hendak membunuh Yesus, dan murid-muridNya mencegahnya mendatangi Lazarus karena sangat beresiko, mereka takut, jangan-jangan mereka juga mati dibunuh orang-orang yang ingin membunuh Yesus. Tapi Yesus bilang Dia ingin mereka belajar percaya kalau Dia sungguh mesias dan Anak Allah, sebab siapakah yang berkuasa atas kematian kalau bukan dari Allah.

Bayangkan kalau para murid memilih untuk gak pergi bersama Yesus, mungkin mereka gak akan melihat Yesus membangkitkan Lazarus. Mereka akan kehilangan kesempatan untuk menguatkan kepercayaannya bahwa Yesus adalah mesias dari Allah.

AMSAL 11
Amsal 11:24 (TB)  Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.
Takut memberi karena kekurangan???
It's me banget 
Apalagi di masa-masa sulit (tsahhh...)
Padahal kalo mau ingat-ingat dan lihat ke belakang, gak pernah tuh aku kekurangan. Sewaktu aku memberi aku pun menerima. Dan kalo dipikir-pikir,gak ada tuh milikku yang bukan pemberian Tuhan. Lalu kenapa aku merasa berat memberi.
Tadi pagi aku kesal sewaktu panen cabe,gara-garanya ada orang yang ngambil tu cabe ga permisi. Padahal masih ada sih cabenya, masih cukup kok untuk konsumsi sendiri. Mulai sekarang aku gak mau kesel lagi karena cabe,aku mau mengucap syukur saat diberi kesempatan berbagi karena itu artinya aku diberi berkelimpahan.
Tuhan,tolong ingatkan aku kalau segala
segala sesuatu yang kumiliki adalah pemberianMu. Aku mau jadi saluran berkat bagi orang lain. Jangan biarkan aku pelit dengan berkat yang telah aku terima. Tolong aku ya Tuhan,ajari aku memberi. Amin

Kasongan, 11 Januari 2017
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs