Posts

1 Samuel 31, Amsal 31

Amsal 31:27-28 (TB)  Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya , makanan kemalasan tidak dimakannya . Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia , pula suaminya memuji dia: Kemarin malam sehabis nyusuin Sofi dan sehabis saat teduh, aku gak bisa tidur. Bingung mau ngapain akhirnya aku bersih-bersih sampai pagi, pagi-pagi suamiku dah heran aja melihatku dah bangun dan melakukan banyak hal. "Wah, rajin sekali istriku, tumbennnn....". Jederrrr!!!! Yang awalnya senang karena dipuji jadi lemes dengar kata 'tumben' tadi 😢 Memang sih, aku gak terlalu suka urusan bersih-bersih. Aku kalah jauh sama suami, orangnya resik'an banget deh, asli. Kadang aku ngasal kalau urusan bersih-bersih, cepet sih aku ngerjakannya tapi gak maksimal. Beda dengan suami yang lambat kalau dah bersih-bersih tapi kinclong clong, bener-bener kasih yang terbaik deh dia kalau urusan ginian. Sedangkan aku? Kalau aku boleh memilih, mending disuruh masak atau ngurus anak deh diban...

1 Samuel 30, Amsal 30

1 Samuel 30:23 (TB)  Tetapi Daud berkata: " Janganlah kamu, saudara- saudaraku , berbuat demikian, dengan apa yang diberikan TUHAN kepada kita; sebab Ia telah melindungi kita, dan menyerahkan ke dalam tangan kita gerombolan yang menyerang kita. Daud bisa saja berpikiran seperti orang jahat dan dursila itu, toh dia sudah pergi memimpin orang-orangnya merebut lagi milik mereka dan menjarah musuhnya, nampaknya sah-sah saja dia melakukan itu. Lagipula, kalau dipikir-pikir , dimana logikanya sih, jatah yang pergi berperang dan yang tinggal bisa sama (nampaknya kalau aku ikut berperang bersama Daud di zaman itu, aku adalah salah satu orang dursila itu #sigh). Jawaban Daud membungkam semua orang dursila itu karena Daud mengingatkan mereka kalau kemenangan mereka adalah pemberian Tuhan. Pantas saja Daud berkenan di hatiNya, Daud gak cuma mengandalkan Tuhan tapi dia mengingat karya Tuhan dan gak mencuri kemuliaanNya. Daud gak pernah merasa kalau kemenangannya adalah karena kehebatanny...

1 Samuel 29, Amsal 29

Amsal 29:20 (TB)  Kaulihat orang yang cepat dengan kata-katanya; harapan lebih banyak bagi orang bebal dari pada bagi orang itu. Selalu berhati-hati dengan apa yang kita ucapkan, jangan asal ngomong karena akan merugikan diri sendiri. Pokoknya, apa yang keluar dari mulut kita harus dipikirkan dulu. Ayat di atas mengingatkanku sharing suamiku, dia cerita kalau bosnya dulu bisa tahu-tahu memberhentikan orang yang bekerja dengannya dalam proyek yang dikerjakannya 'hanya' karena orang tersebut banyak bicara dan suka mengeluh, diberhentikannya tanpa penjelasan lo kepada yang bersangkutan. Belakangan ketahuan juga akhirnya sama si bos kalau orang tersebut tidak disukai oleh teman satu timnya karena suka sok ngatur teman yang lain dan berlagak jadi bos. Si bos tambah gak menyesal dong memberhentikannya, padahal masih ada hubungan keluarga lo orang itu, si bos gak peduli. Dari pengalamannya itu suamiku bilang kalau itu membuat dia lebih berhati-hati dengan mulutnya, gak asal ngomon...

1 Samuel 28, Amsal 28

1 Samuel 28:3, 7 (TB)  Adapun Samuel sudah mati. Seluruh orang Israel sudah meratapi dia dan mereka telah menguburkan dia di Rama, di kotanya . Dan Saul telah menyingkirkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal . Lalu berkatalah Saul kepada para pegawainya : " Carilah bagiku seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah ; maka aku hendak pergi kepadanya dan meminta petunjuk kepadanya ." Para pegawainya menjawab dia: "Di En-Dor ada seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah ." Gak salah nih Saul? Setelah sebelumnya dibilang menyingkirkan para pemanggil arwah dan roh peramal eeehhhh...tahu-tahu dia mau minta petunjuk pemanggil arwah (pake acara nyamar pulak). Di sini dah kelihatan kalau Saul gak berintegritas dan selalu ingin dipandang baik oleh orang lain(. Gak ada kesesuaian antara apa yang dia yakini, pikirkan, dan lakukan. Lah, konyol aja kan, dia yang ngelarang adanya pemanggil arwah eh dia yang minta petunjuk pemanggil arwah...

1 Samuel 27, Amsal 27

Amsal 27:23 (TB)  Kenallah baik-baik keadaan kambing dombamu , perhatikanlah kawanan hewanmu . Seminggu lebih ditinggal suami ke luar kota, aku harus kerja ekstra mengurus kawanan domba kami alias duo gadis kami. Biasanya kami berbagi, saat aku fokus mengurus Sofia, suamiku mengurus Sara, begitu juga sebaliknya. Tapi biasanya lebih banyak aku sih yang bareng Sofia. Sekarang, ditinggal suamiku, aku jadi lebih mengenal Sara. Beberapa hari ini sih sebenarnya. Awal-awal aku bingung dengan apa yang diinginkan Sara, jadi aku pusing mengurus dua anak sendirian, makin ke sini, karena aku sudah tahu apa yang diinginkannya, jadi lebih gampang. Pelajaran buatku, aku harus fokus kasih perhatian penuh sewaktu bareng anak-anakku, supaya mengenal mereka dan bangun keintiman dengan mereka. Senang banget aku, sekarang Sara mau nurut waktu dikasih tahu. Ada kalanya sih dia masih ngotot dengan maunya, cuma lumayan bangetlah dibanding sebelumnya 😊 Mengenali anak-anak memampukanku bersab...

1 Samuel 26, Amsal 26

Amsal 26:11 (TB)  Seperti anjing kembali ke muntahnya , demikianlah orang bebal yang mengulangi kebodohannya . Kalau dengar kata 'diskon' aku bisa kalap, jadi membeli barang yang gak aku butuhkan dengan beralasan 'mumpung'. Dah sering terjadi tuh, aku beli barang hanya karena diskon terus ujung-ujungnya gak kepake, atau kalau pun dipakai sebentar aja, atau gak perlu banget sekarang tapi jadi beli. Jadinya nyesal deh karena sebenarnya ada keperluan lain yang lebih penting. Nah, kemarin tahu ada diskon 10% di Tokopedia aku dah tergoda aja mau belanja ini itu. Di wishlist ada sih beberapa barang yang aku inginkan sejak lama, buku-buku,  mainan buat Sara, parfum, dll. Sudah sempat aku masukkan ke keranjang, terus begitu lihat total nominalnya jadi elus-elus hati, hahahaha. Di kepala dah kayak perang: Ini serius mau beli Meg? Kamu gak perlu banget lo sekarang. Kamu lagi ngumpulin dp rumah lo Meg. (Emang nominal yang mau dibelanjakan masih jauh dari dp, tapi kapan terku...

1 Samuel 25, Amsal 25

1 Samuel 25 Hari ini aku belajar dari seorang Abigail banyak hal, di antaranya : ✔️ Abigail perempuan yang bijaksana dan cepat tanggap 1 Samuel 25:18 (TB)  Lalu segeralah Abigail mengambil dua ratus roti, dua buyung anggur, lima domba yang telah diolah, lima sukat bertih gandum, seratus buah kue kismis dan dua ratus kue ara, dimuatnyalah semuanya ke atas keledai, Abigail tahu dia harus segera melakukan sesuatu untuk menyelamatkan seisi rumahnya. Dia tahu kalau suaminya tidak bisa diberi tahu sehingga dia mengambil inisiatif menyiapkan berbagai makanan untuk meredakan amarah Daud. Abigail tahu apa yang diinginkan Daud melalui apa yang disampaikan bujangnya dan meresponinya dengan tepat. Abigail tidak menunda-nunda untuk memberikannya. ✔️ Abigail manis kata-katanya Hati Daud yang panas mungkin berasa diguyur air es kali ya mendengarkan perkataan Abigail di 1 Samuel 24-31. Abigail mengucapkan perkataan yang bijak dengan mengingatkan Daud tentang Allah...