.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, June 24, 2010

Melihat apa yang dicari

Salah satu buku favoritku yang dulu sering kubaca berulang-ulang berjudul Visioneeering karangan Andi Stanley, tapi udah berapa bulan ini aku dah gak ngbaca buku itu, jangankan ngebaca, ngeliatnya aja ngga, hohohohoho….. Jadi gini, catatan ini didedikasikan bagi seseorang yang meminjam tu buku dan belum dibalikin sampe sekarang. Andraa…….balikin bukuku…..!!!! Wekekekek……. Gak deng Ndra becanda ja, tapi kalo kamu merasa tersindir…Syukurlah……^^V Piss……!!
Bukan sekedar mau nagih buku itu sih,hehehehe, hari ini aku teringat salah satu kalimat yang ada di buku itu, Om Andi bilang: Kita melihat apa yang kita cari. Waktu dia nulis gitu di bukunya, dia berbicara tentang visi. Kalo saat ini kita belom melihat visi yang Tuhan tarohkan untuk kita, itu karena kita gak pernah mencarinya. Gitu maksudnya.

Kalo gak salah ingat (maklum ingatanku buruk, hohohohoho) dia dapat kalimat tadi dari pengalamannya berlibur bersama anak-anaknya. Suatu hari mereka sekeluarga berlibur di pantai, dan dia memberikan tugas buat anaknya untuk mencari kerang dan untuk tiap kerang yang dikumpulkan, dia akan membayar mereka. Hal ini dia lakukan untuk memberikan anak-anaknya kegiatan, sehingga dia bisa bersantai, toh sejauh matanya memandang pantai, dia tidak melihat kerang. Dan apa yang terjadi.....Ternyata dia harus membayar banyak untuk kerang-kerang yang ditemukan anaknya!!! Anak-anaknya membawakannya banyak kerang. (Baca bagian ini aku ketawa, dan bilang: rasain Om.......hehehehe).

Om Andi jadi sadar suatu hal, dia ga melihat kerang-kerang itu karena dia gak mencarinya, berbeda dengan anak-anaknya yang dengan gigih mencarinya. Terpaksa dia membayar mahal untuk kerang-kerang itu. Aku gak tau dia nyesal gak membayar mahal untuk kerang-kerang itu, tapi untuk pelajaran yang dia dapat, kupikir dia membayar murah. Hari itu matanya terbuka. YA, KITA MELIHAT APA YANG KITA CARI. Aku yakin Om Andi dah tau FirTu ”Carilah maka kamu akan mendapat” sejak lama, tapi hari itu, bener-bener seperti kebenaran baru buat dia.

Sama, buatku juga, waktu baca bagian itu di buku itu, aku angguk-angguk gak jelas...Dan bilang:Iya, beneran, aku bisa membayangkan berada di posisinya dan terkaget-kaget melihat penemuan anaknya, gimana gak kaget, toh awalnya dia gak liat, ya kan?

Selama ini apa yang kamu inginkan dalam hidup? Apakah kamu sudah melihat semua yang kamu inginkan? Belum? Sama dunk.....Hehehehehe. Mungkin kita blom juga melihatnya, karena selama ini kita gak mencari. Maunya aku sih...(Ga tau kalo kalian), ga usah dicari tau-tau dapat, kan enak tuh gitu, tau-tau yang kita inginkan muncul di hadapan kita, hehehehe, piss GOD....^^V

Sebenarnya, ngapain sih kita minta sesuatu ma Tuhan, toh dia tau semua isi hati kita, ngapain juga kita nyari, toh kalo Dia mau, Dia sanggup mengadakan apa yang kita inginkan sekarang juga. Perkara kecil buat Tuhan melakukan itu. Tinggal minta aja kan? (”,) Ngapain kita haris nyari segala, mbok tinggal minta aja kan enak, hihhihhi. Tapi emang kita perlu kok mencari, karena mencari merupakan suatu bentuk pernyataan kalo kita benar-benar menginginkan apa yang kita inginkan tadi. Menunjukkan seberapa besar kesungguhan kita menginginkannya. Tentu saja dengan kesadaran, bahwa segalanya gak bergantung semata-mata karena usaha kita, tapi karena kasih karunia Tuhan yang mau memberikannya. Pada akhirnya Tuhan akan memberikan ato tidak, kita tinggal percaya bahwa Allah dengan segala hikmat-Nya tau apa yang terbaik bagi kita.

Seperti seorang bapak di dunia yang suka melihat anak-anaknya melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh, berusaha dengan sungguh, mencari dengan sungguh-sungguh apa yang jadi keinginannya. Kupikir Bapa kita di Sorga juga sama kok, Dia tersenyum dan suka melihat kesungguhan kita. Kesungguhan kita dalam mencari pasangan hidup, pekerjaan, pelayanan yang sesuai dengan talenta kita, gereja tempat kita bertumbuh, penghasilan, jiwa-jiwa buat Tuhan, dll yang sesuai dengan kehendakNya, Dia liat semuanya lhoo..... Dan aku suka membayangkan waktu Dia, Bapaku di Sorga berkata, ”Aku suka meliat kesungguhanmu Mega, Aku menyukai apa yang kamu lakukan.” Wow....!!! Membayangkannya aja aku rasanya penuh banget, penuh sukacita!Hahahahahaha. Ga ada kata lain selain: seneng...seneng...seneng..

. *full of smile* Ayo kita mencari!!!
Jangan berhenti mencari sampai kita melihat apa yang kita cari!


Kasongan, 17 Juni 2010
JEILU

M E G A

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs