.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, July 16, 2013

Wisdom in Book "The Christian Atheist"



Judul Buku                   : The Christian Atheist
Penulis                         : Craig Groeschel
Jenis Buku                   : Rohani Kristen
Penerbit                      : BENAIAH Books
Dibeli di                       : Gak beli alias GRATISSSS, hahahaha, dapat dari menang kuis yang
   diadakan Cakra  di grup fb LITTLEFLOCKS ^^V

Resensi
Craig Groeschel memaparkan dengan sederhana bagaimana sesungguhnya kekristenan sejati, bagaimana orang Kristen bersikap dan bertindak dalam keseharian. Jika kita hanya membaca judulnya, kita akan mengira ini adlah buku tentang seseorang yang tidak percaya kalau Tuhan itu ada, tetapi sebenarnya yang dipaparkan Craig adalah tentang orang-orang yang mempercayai Tuhan itu ada, tetapi bersikap seolah-olah dia tidak ada. Ada beberapa hal yang dikatakannya sebagai tanda bahwa kebanyakan kita adalah Kristen yang ateis, bahkan dengan jujur dia mengakui kalau dia juga adalah Kristen ateis. Craig bercerita  dengan jujur mengenai pergumulannya. Bagaimana dia awalnya tidak menganggap apa yang dilakukannya dosa. Sampai bagaimana dia mulai mengoreksi hidupnya, dan mendapati dia ateis dalam berbagai jenis. Dan, salah satu jenis Kristen ateis adalah orang Kristen yang suka KUATIR. Well, kalo mau tahu pemaparannya yang lain, silakan cari toko buku terdekat ya :p


Hikmat
Di bagian sampul buku ini tertulis demikian:
Percaya Kepada Tuhan Tetapi Hidup Seakan Dia Tidak Ada 
Dan kalimat ini yang bener-benr aku ingat dan membuatku mengoreksi hidupku, caraku berpikir, berkata-kata maupun bertindak. Aku tahu pasti, aku percaya pada Tuhan, tapi mengakui dengan jujur kalo aku ateis dalam berbagai cara merupakan hal yang berbeda. Ternyata banyak sekali yang aku lakukan dalam kehidupanku dan menunjukkan aku hidup seakan Tuhan gak ada. Menampar-nampar dah buku ini. Pengennya sih berkata, bukan aku yang dibicarakan di buku itu, bukan aku yang ateis, hahahahaha, tapi ternyata aku masih ateis. Mungkin ini hal yang simple, tapi selama ini saat aku KUATIR saja pun telah menunjukkan keateisanku *sigh* Tambahan ya, my personal opinion,aku harus bilang ini buku terbaik yang kubaca di tahun 2012 kemaren ^^

APLIKASI
Alarm berbunyi di kepalaku tiap aku kuatir:”Ah kamu Meg, macam gak ada Tuhan aja, pake acara kuatir”. Aku jadi yang mengingatkan diri sendiri gitu setiap aku bersikap/berpikir/bertindak ateis, dengan bilang ke diri sendiri kalo aku dah mulai ateis, waktu aku melakukan itu. Ngeri jadinya, dan tobat, karena dipikir-pikir iya juga ya, ngapain sih kuatit kalo aku percaya Tuhan masih ada. Ngapain sih aku berbuat dosa, kalo Tuhan ada dan sedang mengamat-amatiku, bukannya itu akan mendukakanNya. Well, intinya sih jadi malu bertindak sama dengan mereka yang gak percaya Tuhan itu ada, harusnya beda kan ^^

Kasongan, 16 Juli 2013
-Mega Menulis-

No comments:

blog comments powered by Disqus

FoLLoWeRs